
Malam hari nya.
Di mansion, seperti biasanya Citra selalu menunggu suaminya di teras sembari mengelus dan mengajak anak yang di dalam perutnya berbicara, padahal Marcello sendiri sudah mengatakan bahwa ia tak perlu menunggunya di luar rumah, tetapi karena cinta nya kepada suaminya, Citra enggan menunggu di dalam dan memilih untuk menunggu di luar sembari menghirup udara malam yang dingin.
"sehat sehat di dalam ya sayang " ucap Citra sembari mengelus perutnya yang sedikit buncit.
"iya mommy.. " sahut Bella yang tiba tiba datang menyembulkan kepalanya di pintu sambil terkekeh
"ish kau ini, bikin kaget aja.. " seru Citra yang kaget dan langsung menoleh kearah Bella .
"lagian, masak duduk di depan rumah sambil ngomong sendirian, panggil aku kek di dalem biar nggak sendiri disini" ucap Bella kemudian duduk di samping Citra
"tadi kamu kan lagi nyelesain tugas kamu, yaudah aku mutusin buat kedepan aja sambil nunggu daddy pulang " ucap Citra.
"naahhh.. itu yang di tungguin dari tadi udah datang.. " seru Bella dengan pandangan kearah Marcello yang baru saja turun dari mobil.
"kenapa pada di luar malem malem begini? " tanya Marcello menghampiri Citra dan Bella.
"daddy kayak nggak tahu mommy saja, ya pasti nya sedang menunggu suami tercinta nya pulang dong dad, apalagi tuh si adek di perut yang katanya rindu sama daddy nya, padahal kan mommy yang rindu, tapi malu buat ngaku.. " seru Bella panjang lebar meledek Citra. yang di ledek langsung memeluk suaminya dan menyembunyikan wajahnya ke dada bidang suaminya.
__ADS_1
"apaan sih Bell " ucap Citra yang masih berada di pelukan suaminya.
"sudah sudah, kalian ini seperti anak kecil saja. sekarang kita masuk sudah malam " ucap Marcello segera mengajak anak serta istri nya masuk ke dalam rumah.
"dad, mom aku ke kamar dulu ya " pamit Bella setelah masuk ke dalam rumah.
"iyaa" sahut Marcello sembari berjalan menuju ke kamar nya bersama Citra.
sesampainya di kamar, Marcello bergegas pergi Ke kamar mandi, sedangkan Citra memilih untuk menyiapkan pakaian untuk suaminya sembari menunggu suaminya selesai mandi.
15 menit kemudian, Marcello keluar dari kamar mandi. kini tubuhnya sudah kembali segar setelah mandi.
lagi lagi, Citra kembali terpana melihat suaminya yang baru selesai mandi, padahal pemandangan itu menjadi makanannya sehari hari, namun entahlah ia tak pernah bosan memandangi tubuh suaminya yang kekar itu.
"eh dad, enggak kok. siapa yang mandangin daddy" sanggah Citra cepat.
"jangan mengelak sayang " ucap Marcello mendekat kearah Citra.
semakin mendekat kan wajahnya ke wajah Citra, Citra yang melihat itu pun langsung menutup matanya.
__ADS_1
CUP
Marcello mengecup singkat pipi Citra yang bersemu merah. kemudian berkata.
"terima kasih sudah menyiapkan pakaian untukku sayang " ucap Marcello kemudian menyambar pakaiannya yang ada di sebelah Citra dan memakainya.
*****
Di tempat lain
seorang wanita paruh baya sedang menunggu suaminya selesai mandi. ia ingin segera mendengarkan penjelasan dari suaminya tentang pertemuannya tadi siang itu.
tak berselang lama suaminya keluar dari kamar mandi, dan wanita itu langsung menyodorkan pertanyaannya.
"bagaimana pa, apa papa sudah berbicara kepada tuan Marcello mengenai istri nya? "
"sudah ma, mama tenang saja, tuan Marcello akan membantu kita, terlebih dia juga berharap istri nya bisa bertemu kembali dengan orang tua nya, maka dari itu dia menyetujui nya. " jelas tuan Bagas.
"syukur lah, mama jadi nggak sabar mendengar kabar baiknya pa" ucap nyonya Sonya.
__ADS_1
"mama berdoa saja, semoga penantian kita selama ini terbayarkan semuanya ma" seru tuan Bagas.
"iya pa, mama sangat merindukan putri kita" ucap nyonya Sonya memeluk suaminya sambil memangis.