
Di kediaman Gilang.
Bella yang baru saja mendapatkan kabar dari bibi Ana pun segera membangunkan suami nya kemudian mengajak nya untuk ke rumah sakit.
"sayang bangun lah, ayo antarkan aku ke rumah sakit" ucap Bella menepuk lengan suaminya.
"ke rumah sakit?" tanya Gilang di tengah tengah antara sadar dan tidak sadar sebab baru saja bangun.
"apa? kenapa apanya yang sakit hm? " tanya Gilang seketika panik sesaat setelah mendapatkan kesadarannya. ia takut jika istri nya yang tengah hamil muda kenapa kenapa sembari mengecek tu buh istri nya.
Bella pun terkekeh geli melihat suami nya yang panik kemudian menghentikan tangan suami nya yang sibuk memegangi lengan nya.
"aku nggak kenapa kenapa sayang, cuma tadi bi Ana ngabarin aku kalau mommy sekarang ada di rumah sakit" ucap Bella pelan.
Gilang pun menghembuskan nafas nya lega sebab kekhawatiran nya tadi tak betul betul terjadi. "syukurlah kalau kamu baik baik saja sayang, ya sudah kamu siap siap dulu aku akan siapkan mobil nya dulu" ucap Gilang kemudian bergegas keluar dari kamar.
Bella pun mengangguk kemudian segera mengganti pakaian nya dengan pakaian hangat, ia juga mengambilkan jaket untuk suami nya, setelah itu ia keluar kamar dan menghampiri suami nya di luar rumah.
"aku sudah selesai sayang, kamu mau pakai pakaian tidur atau mau ganti dulu, ini aku cuma bawakan jaket kebawah buat kamu" ucap Bella sembari menyodorkan jaket ke arah suaminya.
"aku ganti baju dulu sebentar, nggak enak kalau ketemu mertua dengan pakaian seperti ini, kamu tunggu di ruang tamu sebentar aku nggak akan lama" ucap gilang kemudian segera pergi ke kamar nya yang ada di lantai 2.
Bella menunggu suami nya di ruang tamu sembari bertukar pesan dengan bibi Ana untuk menanyakan perkembangan mommy nya. setelah beberapa saat akhirnya Gilang pun turun dan menghampiri Bella di ruang tamu.
"ayo kita berangkat sekarang" ucap Gilang di angguki oleh Bella.
kedua nya pun masuk ke dalam mobil dan segera berangkat ke rumah sakit dimana Citra berada.
"oma opa sudah di beri tahu? " tanya Gilang sembari menyetir mobil nya.
"sudah tadi sama bi Ana. oma sama opa juga sudah dalam perjalanan ke rumah sakit. " jaeab Bella
"memangnya sejak kapan mommy di rumah sakit ? " tanya Gilang lagi
"kata bibi tadi sekitar jam setengah 1, tapi entah lah nggak ada yang lihat jam, soalnya kata bibi tadi daddy panik sampai sampai koper yang isinya keperluan mommy pun nggak di bawa padahal bibi udah ambilkan koper itu di kamar daddy, tapi begitu bibi sudah sampai di lantai bawah mobil nya udah keburu jalan" jawab Bella
"makanya sampe jam segini baru ada kabar, itupun dari bibi yang kebetulan ikut bersama pak Ujang waktu pak Ujang ambil koper mommy, mungkin daddy lupa buat ngehubungi yang lain nya karena saking sebegitu panik nya tadi " sambung Bella
"oh begitu, iya mungkin karena daddy sangat panik, kita berdoa saja semoga mommy sama adik kamu baik baik saja" ucap Gilang.
beberapa saat kemudian Bella dan Gilang pun sampai di rumah sakit, bertepatan dengan oma dan opa nya yang juga kebetulan baru saja turun dari mobil.
__ADS_1
"oma... " teriak Bella di dalam mobil dengan kaca pintu mobil yang sudah terbuka
mama Sonya pun menoleh. " eh sayang, kamu sudah sampai" ucap mama Sonya
Bella pun turun kemudian menghampiri oma opa nya sembari mencium punggung tangan kedua nya dengan takzim. " iya oma, tadi waktu bi ana selesai ngabarin aku langsung bangunin mas Gilang dan buru buru datang kesini" jawab Bella.
"oma opa.. " sapa Gilang yang baru saja datang setelah memarkirkan mobilnya.
"ya sudah sekarang kita segera masuk " ucap papa Bagas di angguki oleh ketiga nya.
mereka pun merjalan memasuki rumah sakit tersebut dan menanyakan keberadaan Citra kepada suster yang kebetulan jaga disana.
setelah mengetahui dimana Citra berada mereka pun bergegas pergi ke ruang bersalin.
"bi, bagaimana keadaan Citra? " tanya mama Sonya kepada bi Ana
"tuan, nyonya.. " ucap bibi Ana dan Pak Ujang serempak
"alhamdulillah nyonya Citra sudah melahirkan bayi nya nyonya, tapi kami juga belum tahu keadaan di dalam soalnya dokter dan suster belum ada memberi kabar" jawab bi Ana.
"alhamdulillah ... " ucap mereka bersamaan.
*****
"terima kasih sudah hadir di tengah tengah kebahagiaan kami nak" ucap Marcello lirih kemudian ia segera pergi untuk menghampiri istri nya dan tak lupa juga ia meminta suster untuk menemani bayi nya.
"sayang... " panggil Marcello.
"iya mas" sahut Citra sembari tersenyum dengan keadaan nya yang pucat.
"terima kasih... " ucap Marcello lirih kemudian memberikan kecupan di kening istri nya.
"sama sama mas. oh iya, apa mas sudah memberi tahu Bella dan mama kalau kita di rumah sakit? " tanya Citra.
"astaga aku lupa" seru Marcello kemudian menepuk keningnya.
"kalau begitu aku keluar dulu buat menghubungi mereka, kamu tidak apa apa aku tinggal lagi, atau aku hubungi mereka nanti saja? " tanya Marcello
"tidak usah, aku tidak apa apa lagi pula ada dokter dan suster disini, mas hubungi lah mereka dulu" jawab Citra.
"baiklah aku keluar sebentar" pamit Marcello
__ADS_1
Citra dan Marcello tidak tahu bahwa orang orang yang mereka berdua bicarakan sudah menunggu mereka berdua di luar dalam keadaan cemas.
Marcello pun bergegas untuk keluar ruangan tersebut.
ceklek
Marcello pun membuka pintu tersebut kemudian ia tersentak kaget ketika melihat mertua, putri dan yang lain nya berdiri di depan pintu sambil mondar mandir.
"bagaimana putri serta cucu ku nak? " tanya mama Sonya ketika melihat Marcello keluar ruang bersalin.
"alhamdulillah ma pa, cucu kalian sudah lahir dalam keadaan sehat dan berjenis kelamin laki laki" ucap Marcello kemudian menyunggingkan senyum nya.
"lalu kapan kita bisa menjenguk mereka? " tanya papa Bagas
"nanti setelah dokter selesai memberikan perawatan untuk istri ku, baru mereka berdua di pindahkan ke ruang rawat inap pa" jawab Marcello
"baiklah, kita akan menunggu disini sampai Citra di pindahkan" ucap papa.
"duduklah ma, pa. kamu juga nak.. mommy mu sudah tidak apa apa jadi duduklah nanti kamu kelelahan" ucap Marcello kepada putri nya yang tengah hamil.
"iya pa" ucap Bella kemudian menyusul oma opa nya yang sudah lebih dulu duduk di kursi tunggu.
"mau kemana dad? " tanya Gilang yang melihat mertua nya akn pergi
"aku mau mengurus administrasi nya di depan dulu" jawab Marcello
"biar aku saja, daddy disini saja menemani mommy" ucap Gilang
"baiklah terima kasih nak" ucap Marcello menepuk pundak menantu nya kemudian kembali berjalan ke arah pintu masuk ruangan bersalin.
Gilang pun berpamitan dengan istri nya untuk mengurus administrasinya dahulu.
"sayang aku ke depan dulu ya, mau ngurus administrasi nya dulu" pamit Gilang
"iya sayang, aku disini saja ya nungguin mommy" ucap Bella.
"iya kamu disini saja sama opa dan oma" ucap Gilang mengecup kening istri nya
"opa oma aku titip Bella sebentar ya, aku mau kedepan dulu" ucap Gilang
"kamu tenang saja, Opa akan menjaga cucu opa dengan baik" ucap papa Bagas
__ADS_1
"terima kasih opa" ucap Gilang kemudian segera berlalu.