Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 71


__ADS_3

Hari hari di lalui Citra penuh dengan suka cita, hidup nya kini semakin berwarna bersama dengan keluarga nya, meskipun kini ia tengah hamil tapi tak menutup kemungkinan ia melakukan aktivitas yang ia sukai.


kini ia tengah sibuk membantu putri nya menyiapkan acara pernikahan nya, walaupun sang suami bisa meminta seseorang untuk menghandle nya tetapi Citra tetap ingin ikut andil dalam menyiapkan acara tersebut.


hingga waktu yang telah di tentu kan pun tiba.


tak terasa sudah 1 bulan Citra, Bella dan mama Sonya menyiapkan acara tersebut, itu tanda nya acara pernikahan Bella pun sudah ada di depan mata.


kini ke tiga wanita beda generasi itu tengah berada di kamar hotel dan tengah di rias oleh MUA.


"kamu cantik sekali Bell.." ucap Citra yang baru saja selesai di rias menghampiri Bella yang masih belum selesai di rias.


"makasih mom, mommy juga cantik" ucap Bella.


Citra pun tersenyum kemudian memilih untuk duduk di pinggiran kasur bersama mama Sonya yang juga sedang menunggu Bella selesai di rias.


tak berselang lama kemudian pintu kamar di buka, kemudian 2 laki laki beda generasi pun segera masuk


"cantik sekali istri ku" ucap Marcello kepada Citra yang tengah duduk di pinggiran kasur kemudian berjalan menghampirinya.


"bagaiama dengan kak Gilang mas, apa sudah datang? " tanya Citra kepada suami nya.


"belum, katanya tadi di telepon dia bilang sebentar lagi akan sampai, mungkin sekitar 15 menit an lagi. maka nya aku kesini, mau melihat kalian sudah selesai atau belum" jawab Marcello.


"aku dan mama sudah selesai, tinggal menunggu calon pengantin nya yang masih di rias" ucap Citra.


"kak, make up nya masih mala tidak? " tanya Citra kepada mua yang tengah merias wajah Bella.


"sebentar lagi nyonya, tinggal sentuhan akhir saja" jawab MUA tersebut.


"baiklah, tinggal sebentar lagi. mas sama papa keluar lah dulu, nanti biar aku sama mama yang antar Bella ke ballroom" ucap Citra.


"baiklah, aku keluar dulu kalau begitu, kasihan juga tamu yang sudah datang jika tuan rumah nya tidak ada " ucap marcello kemudian beranjak keluar bersama papa Bagas yang juga ikut keluar setelah berbincang sebentar dengan sang istri.


5 menit kemudian Bella sudah selesai di rias, ia terlihat sangat cantik dengan balutan kebaya berwarna putih itu.

__ADS_1


"sudah selesai nyonya, kalau begitu kami permisi dulu" ucap MUA tersebut kemudian undur diri bersama team nya.


"terima kasih kak" ucap Citra di angguki oleh MUA tersebut.


"cucu oma cantik sekali" ucap mama Sonya kemudian berjalan menghampiri Bella


"terima kasih oma" ucap Bella.


beberapa saat kemudian, salah satu wanita dari team WO memberi tahukan bahwa mempelai pria sudah tiba dan akan segera mengucapkan ijab qobul nya.


tok tok tokk


"permisi nyonya, saya di minta tuan Marcello untuk memberitahukan bahwa pengantin laki laki nya sudah tiba, dan 5 menit kemudian ijab qobul akan di mulai dan setelah selesai ijab qobul saya akan memberi tahu anda lagi. " ucapnya setelah pintu kamar di buka oleh Citra


"baik, terima kasih atas informasi nya kak" ucap Citra di angguki oleh wanita tersebut.


"pengantin laki laki nya sudah tiba, dan sebentar lagi akan mengucapkan ijab qobul " ucap citra berjalan ke arah Bella yang terlihat sangat grogi.


"sudah tidak apa apa, wajar jika kamu merasa deg deg an, perbanyak doa saja supaya hati kamu tenang" sambung Citra.


"nyonya ijab qobul nya sudah selesai, mempelai wanita nya di mohon untuk ke ballroom " ucap wanita tadi


"alhamdulillah.. " ucap ke tiga nya serempak


"baik kak, kami akan segera turun" ucap Citra


Bella pun mengembuskan nafas nya pelan kemudian tersenyum ke arah mommy serta oma nya.


"oma, mommy.. " ucap Bella lirih dengan mata ysng sudah mengembun


"selamat ya, sekarang cucu oma sudah menjadi seorang istri sudah jangan menangis, nanti make up nya luntur loh, " goda mama Sonya


"selamat ya Bell " ucap Citra kemudian memeluk Bella.


"sekarang kita temui suami kamu, tapi sebelum itu hapus dulu air mata kamu ini, dan pasang wajah bahagia mu" sambung nya.

__ADS_1


"iya mom.. " ucap Bella kemudian mengusap pelan air mata nya dengan tisu.


ke tiga wanit itu pun keluar kamar dengan posisi saling menggandeng satu sama lain, Bella yang tadi nya sempat menangis kini mulai memperlihatkan senyum indahnya, begitu juga dengan Citra dan mama Sonya. mereka tak henti henti nya tersenyum di hari bahagia ini.


sesaat kemudian mereka telah sampai di ballroom tempat acara ijab qobul serta pesta di gelar.


Citra menuntun Bella menghampiri Gilang yang sekarang sudah menjadi suami Bella kemudian mendudukan Bella di sebelah Gilang. kemudian Citra melangkah pergi menghampiri mama nya.


dengan senyum mengembang Bella duduk disamping suaminya. Gilang yang sejak awal melihat kedatangan Bella pun terbengong hingga suara mertua nya mengagetkan dirinya.


"ehhemm.. " Marcello berdehem keras membuat Gilang tersentak sadar.


"maaf" ucap Gilang salah tingkah


"baik, sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri, silahkan di tanda tangani buku nikah nya dulu disini" ucap penghulu tersebut kemudian menyodorkan buku nikah kepada kedua nya.


Bella dan Gilang pun menandatangi buku nikah tersebut dan menerima nya sesaat setelah penghulu tersebut mengecek nya.


Citra dan Marcello duduk berdampingan berseberangan dengan besan nya. kini Bella dan Gilang tengah melakukan sungkeman kepada kedua orang tua mereka.


Bella dan Gilang berjalan berdampingan menghampiri Marcello dan Citra.


Bella berjongkok di hadapan daddy nya, sedangkan Gilang berjongkok di hadapan Citra, membuat Citra merasa tidak nyaman dan langsung menoleh ke arah suami nya. marcello yang mengetahui istri nya seperti tak nyaman pun memberi pengertian. "ingat sayang Gilang sekarang adalah menantu mu, bukan lagi kakak mu," ucap marcello lirih. dan citra pun mengangguk kemudian tersenyum.


acara sungkeman pun telah selesai dan akan di lanjutkan dengan pesta pernikahan Bella dan Gilang.


Bella dan Gilang bergegas mengganti pakaian mereka dengan pakaian yang sebelum nya mereka persiap kan untuk pesta.


sedangkan Citra bergegas menuju kamar diikuti Marcello di belakangnya, ia ingin segera membaringkan tubuh nya yang lelah.


"istirahat lah dulu nanti aku akan membangunkan mu sayang " ucap marcello yang paham kan kondisi istri nya.


"maaf ya mas, karena aku kamu jadi tidak bisa menemui tamu tamu yang datang" ucap Citra


"tidak apa apa, sekarang ini kesehatan kamu yang lebih penting" ucap Marcello kemudian ikut berbaring di samping Citra kemudian mengusap pelan perut istri nya yang buncit.

__ADS_1


"sehat sehat di perut mommy ya sayang" bisik Marcello didepan perut Citra.


__ADS_2