
Mereka menuruni satu persatu anak tangga dengan saling bergandengan, lebih tepatnya Marcello yang posesif memegangi istri nya guna untuk melindungi dan mencegah akan hal hal yang tidak di inginkan terjadi.
sesampainya di dapur Marcello pun meminta Citra untuk menunggu nya di ruang makan, sembari Marcello menyiapkan makanannya.
"kamu duduk lah sebentar disini, aku akan buatkan makanan untukmu" ucap marcello yang telah sampai di samping meja makan sembari menarik kursi ke belakang kemudian mendudukkan Citra di kursi tersebut.
"iya, terima kasih dad " ucap Citra tulus sembari tersenyum hangat.
Setelah memastikan istri nya duduk dengan tenang, Marcello pun bergegas menuju ke dapur untuk memasak. dengan lihai tangannya mengupas dan memotong tipis bawang merah dan bawang putih kemudian menyiapkan bahan bahan lainnya yang ia butuhkan.
Citra yang melihat suaminya begitu lihai memasak pun di buat terkagum kagum, sebab ini adalah pertama kali nya melihat suaminya memasak.
pengalaman menduda sangat lama membuat ia bisa mengerjakan semua hal, karena dulu ketika sang istri meninggal, ia harus bisa memberikan yang terbaik untuk putri nya, terlebih ia menjadi orang tua tunggal, otomatis membuat dirinya belajar banyak hal agar anaknya tak kekurangan kasih sayang bahkan untuk makan dan menyiapkan keperluan putri nya ia lakukan sendiri. bukan tak percaya dengan orang lain, tetapi ia hanya tak ingin putri nya beranggapan dirinya tak menyayanginya.
lalu bagaimana ART nya dulu? ART nya dulu pun sama saja, mengerjakan pekerjaan rumah, dan membantu Marcello menyiapkan semuanya.
maka dari itulah Marcello sedikit banyak bisa memasak.
setelah 20 menit menunggu suami nya memasak, kini masakan itu pun telah tersaji di piring di hadapannya. ada nasi goreng seafood, telur cepok dobel dan juga susu ibu hamil.
Citra melihat makanan yang tersaji di hadapannya dengan mata berbinar, nampak begitu menggiurkan membuat dia menelan ludah nya.
__ADS_1
"makan lah sayang, aku akan menemanimu disini" ucap Marcello yang duduk di sebelah Citra.
"kamu nggak makan sekalian dad? ini banyak banget loh nasi goreng nya sepertinya nanti aku nggak bakalan habis juga" tanya Citra
"enggak sayang, kamu makan saja. aku masih kenyang" ucap Marcello kemudian mempersilahkan istri nya untuk segera makan.
"baiklah " Citra pun segera menyendokkan nasi kemudian memakannya dengan lahap. membuat Marcello yang melihat nya pun merasa sangat gemas.
hingga beberapa menit kemudian makanan di piring pun tandas tak tersisa, padahal tadi ia sempat mengatakan bahwa tidak mungkin menghabiskan makanannya namun yang terjadi malah sebaliknya, ia menghabiskan semua makanannya bahkan satu gelas susu hangat pun ia habiskan.
setelah selesai ia pun mengelus perut buncitnya yang sudah kekenyangan.
"sama sama, sekarang mau langsung ke kamar atau mau disini dulu ?" tanya Marcello memandang istrinya.
"ke kamar aja deh dad, tapi aku mau nonton tv dulu, soalnya begah banget perutku, nggak enak juga kalau habis makan langsung tidur " jawab Citra.
"baiklah, sekarang kita ke kamar " ucap marcello kemudian segera menggendong istrinya.
"dad, astaga kau membuatku terkejut, aku bisa berjalan sendiri dad, nggak usah di gendong juga" ucap Citra.
"tidak apa apa, sudah kamu diam saja, kita hampir sampai" ucap marcello yang masih berjalan menaiki anak tangga.
__ADS_1
"seperti nya kita harus pindah ke kamar bawah, kasihan kamu kalau harus naik turun tangga seperti ini " ucap marcello.
"nggak apa apa dad, lagipula perutku juga belum terlalu besar jadi di kamar atas saja dulu nanti kalau udah nggak kuat naik turun tangga baru pindah kamar" ucap Citra.
"baiklah jika nggak mau pindah, besok aku akan suruh orang buat pasang lift disini supaya kamu tidak kelelahan naik turun tangganya" ucap marcello enteng sembari mendudukkan istrinya di sofa.
"nggak gitu juga dad, pasang lift buang buang uang saja" ucap Citra yang merasa sayang jika harus menghambur hamburkan uang hanya untuk memasang lift dirumah.
"sayang, apa kau lupa siapa suamimu ini hm? " tanya marcello.
"bahkan jika kamu meminta mansion yang lebih besar dari mansion ini pun aku bisa membelikan untukmu" ucap marcello.
"tidak tidak, disini saja cukup dad. baiklah lakukan apa yang daddy mau aku tidak akan protes " ucap Citra.
"tidurlah dad, aku akan nonton tv dulu, nanti aku menyusul " sambungnya.
"baiklah, aku akan tidur dulu, ingat jangan begadang. kalau sudah mengantuk segera lah tidur, kalau ada apa apa segera panggil aku " ucap marcello kemudian mengecup kening istrinya.
"iya, tidur yang nyenyak dad" ucap Citra.
"iya sayang"..
__ADS_1