Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 69


__ADS_3

Siang hari nya.


Mama Sonya dan papa Bagas kini tengah bersiap siap untuk menjemput putri nya dan menemani nya pergi ke rumah sakit.


"ayo pa buruan, nanti Citra dan Bella kelamaan nungguin kita" teriak mama Sonya dari luar memanggil suaminya yang masih berada di dalam mansion mengambil kunci mobil yang ia letakckan di atas nakas kamar nya.


"iya iya ma, sabar dong. papa habis ngambil kunci mobil, ketinggalan di kamar" ucap papa Bagas yang baru saja tiba di depan istrinya


mama Sonya pun mendengus kesal, "lagian, disuruh pakai sopir aja nggak mau malah sopir nya disuruh pulang ke mansion "


"iya iya, besok kita pakai sopir lagi. kan ini pertama kali nya kita satu mobil dengan putri kita, papa cuma pengen merasakan bahagia nya bersama keluarga kecil kita ma. bukan kah mama dulu juga berkeinginan seperti Itu" ucap papa Bagas.


"hmm. papa benar juga sih, kita nggak pernah ngerasain kebersamaan dengan putri kita. ya sudah ayo kita berangkat sekarang aja pa, kasihan mereka berdua nanti kelamaan nungguin kita nya" ucap mama Sonya kemudian masuk ke dalam mobil.


35 menit kemudian sampailah mereka berdua di depan kampus lalu turun dari mobil menghampiri Citra dan Bella yang tengah duduk tak jauh dari tempat mereka berhenti.


"sayang, maaf ya kalian jadi menunggu kita lama" ucap mama setelah tiba di depan Citra dan Bella.


"ma... nggak apa apa kok lagian kita juga baru saja keluar " jawab Citra.


"ya sudah kita ke mobil sekarang " ucap papa Bagas di angguki ke tiga nya.


sesampainya di dalam mobil papa Bagas beegegas menyalakan mobil nya dan berjalan menuju rumah sakit.


"bagaimana tadi kuliah kalian? " tanya mama Sonya.


"melelahkan oma " jawab Bella lesu


"baik ma lancar" jawab Citra


"kamu kenapa Bella sayang? " tanya mama Sonya.


"semua mata kuliah hari ini ngasih tugas nya banyak sekali oma, belum di kerjain aja udah pusing ini kepala " ucap Bella


papa Bagas dan mama Sonya tak kuasa menahan tawa nya mendengar jawaban dari cucu perempuan nya.


"cucu opa harus semangat dong, masak udah kalah sebelum bertanding hm?.." ucap papa Bagas.

__ADS_1


"iya opa, ini semangat kok" ucap bella kemudian menghembuskan nafas nya kasar.


"pa, kita makan siang dulu aja. kata mas Marcell dia sudah mengatur jadwal pertemuan sama dokter pukul 2 siang, jadi kita masih ada beberapa waktu buat menunggu" ucap Citra


"baiklah, kita ke restoran favorit papa aja bagaimana, disana makanannya enak enak, papa jamin kalian pasti suka" ucap papa Bagas.


"iya pa boleh" ucap Citra.


sedangkan Bella termenung ketika mommy nya berbicara, seperti tengah memikirkan sesuatu yang berbeda dengan ucapan mommy nya.


tunggu, mommy nya menyebut daddy nya dengan sebutan 'Mas' , iya benar. ini adalah kali pertama semenjak menikah mommy nya memnyebut daddy nya debgan sebutan 'Mas' . Bella menoleh ke arah mommy nya.


"ada apa Bell? " tanya Citra yang mengetahui Bella tengah menatap dirinya dengan tatapan yang sulit di artikan.


"aku ngerasa aneh aja mom, baru pertama kali ini mommy panggil daddy dengan sebutan mas " ucap Bella.


"tapi nggak apa apa juga sih kalau mau manggil mas itu lebih baik, dari pada manggil daddy ntar mommy di kira nya orang yang denger ngiranya mommy anak nya daddy lagi. "sambungnya.


"iya nak, bener tuh kata cucu mama, panggilan mas juga bagus kok" ucap mama Sonya yang sejak tadi mendengarkan percakapan ke dua nya.


"tapi sebenarnya Citra malu sih ma kalau mau manggil mas, sebab dari awal daddy nyuruhnya panggil gitu" ucap Citra.


"iya mom, bener tuh kata oma, coba saja dulu" sahut Bella.


Citra pun pasrah dan mengangguk kan kepala nya "baiklah..."


tak butuh waktu lama perjalanan kini mereka semua telah tiba di sebuah restoran khas nusantara dengan beberapa menu dari daerah yang berbeda.


Citra, Bella, mama serta papa nya turun dari mobil kemudian melangkah masuk dan di sambut hangat oleh para pegawai disana.


"silahkan tuan, nyonya, nona mau pesan apa? " tanya salah satu pegawai yang datang mengampiri mereka setelah mereka duduk dan memberikan buku menu kepada mereka.


setelah membolak balik kan buku menu akhirnya mereka memesan makannya.


setelah menunggu kurang lebih 20 menit, pesanan mereka pun tiba. disana ada sate, gule kepala ikan, ikan dan ayam bakar, nasi goreng, dan beberapa menu lain nya yang terlihat menggugah selera.


Citra yang memang doyan makan semenjak hamil pun melebarkan senyumnya ketika makanan yang ia pesan telah tiba.

__ADS_1


"ayo ma, pa, bella. kita makan" ucap Citra kemudian menyendok kan nasi goreng ke mulut nya


setelah selesai makan, mereka bergegas melanjutkan perjalanan mereka menuju ke rumah sakit begitu juga dengan Marcello yang juga tengah bersiap biap pergi ke rumah sakit.


*****


Di kantor


"Yoga, setelah kamu mengantarkan saya ke rumah sakit, kamu pulanglah lebih dulu tidak usah balik ke kantor. nanti biar saya pulang bersama istri saya. "ucap Marcello dalam perjalanan menuju ke litft.


"baik tuan" ucap Yoga. kedua nya memasuki lift menuju lantai dasar.


Tring


pintu lift terbuka, kedua nya berjalan beriringan menuju keluar, beberapa karyawan yang kebetulan lewat berpapasan dengan Marcello dan juga Yoga pun menunduk kan kepala nya hormat.


Yoga berjalan cepat menuju parkiran mengambil mobil sedangkan Marcello menunggu Yoga berdiri di depan pintu masuk Lobi.


tak berselang lama Yoga datang, tanpa menunggu di bukakan pintu Marcello bergegas masuk ke dalam mobil, ia tak ingin terlambat menemani istri nya periksa.


hingga sekitar 20 menit perjalanan, Marcello dan Yoga telah sampai di pelataran rumah sakit, Marcello turun sendiri dan meminta Yoga untuk langsung pulang "pulang lah sekarang tidak apa apa Yoga" ucap nya.


"baik tuan " ucap Yoga.


bersamaan dengan pamit nya Yoga, Citra dengan rombongan nya pun tiba.


"udah dari tadi ya mas? " tanya Citra.


Marcello mengerutkan kening nya merasa ada yang aneh dengan istri nya, Citra yang mengetahui sirat kebingungan suami nya pun tersenyum. "mama dan Bella meminta Citra untuk memanggil seperti itu, nggak suka ya? " ucapnya.


"bukan, bukan begitu. aku suka. tadi aku sempat berfikir kalau istri ku ini salah sebut, makanya aku diam saja. ya sudah kita masuk sekarang" ucap Marcello menggandeng tangan istri nya dan di ikuti oleh mama papa serta bella.


mereka pun masuk dan langsung menuju ke ruang obgyn. beberapa saat menunggu akhirnya nama Citra pun di panggil.


"nyonya Citra " panggil perawat setelah membuka pintu


"iya saya suster" ucap Citra.

__ADS_1


"baik nyonya silahkan masuk, dokter sudah menunggu" ucap sang suster.


Citra pun mengangguk dan segera beranjak dari duduk nya menuju ke ruang obgyn bersama dengan suami, anak serta mama dan papa nya yang mengekor di belakang nya.


__ADS_2