Duda Tampan Suamiku

Duda Tampan Suamiku
bab 40


__ADS_3

Pukul 04.00 wib


Citra perlahan membuka matanya pandangannya tertuju kepada sosok di depannya yang masih tidur satu selimut bersamanya. di pandanginya wajah tampan suaminya yang membuat hatinya terus terusan berdebar, semakin hari ia semakin jatuh cinta kepada suaminya itu.


tangannya perlahan menyentuh matanya kemudian menyentuh hidungnya yang terakhir menyentuh bibirnya.


'terima kasih atas semua yang kamu lakukan untukku, aku benar benar telah jatuh sejatuh jatuhnya mencintaimu dad' gumam citra lirih.


ia terus mengelus pelan wajah suaminya. perlahan Marcello membuka mata kemudian tersenyum.


"aku juga sangat mencintai kamu sayang, berjanjilah tetap terus bersama ku selamanya.. " ucap Marcello kepada Citra


"daddy sudah bangun, sejak kapan..? " tanya Citra


"hmm, sejak kamu mulai menyentuh ku tadi kemudian bergumam sendiri" jawab Marcello sambil menahan senyum nya.


oh astaga, wajah Citra memerah bak tomat, ia sangat malu kepada suaminya. kemudian ia segera menenggelamkan wajahnya ke dada suaminya dalam dalam.


"jadi daddy pura pura tidur ya"


"kenapa nggak langsung bangun, kalau ketahuan begini kan aku jadi malu dad" ucap Citra yang masih setia menyembunyikan wajahnya di dada suaminya.


"kenapa malu, aku kan suami mu, lagi pula aku sangat senang mendengar pernyataan dari mu tadi.. " ucap Marcello.


"sudah ayo kita mandi .. " ajak Marcello yang langsung bangun kemudian menggendong istri nya menuju kamar mandi.

__ADS_1


*****


"haish.. berangkat ke kampus sendirian deh.. " ucap Bella nampak lesu karena ditinggal Citra yang sedang bulan madu.


kemudian ia bergegas menemui pak Ujang agar mengantarkannya ke kampus.


"pak, aku sudah siap kita jalan sekarang aja ya. " ucap Bella kepada pak ujang yang tengah duduk di teras menunggui nya.


"baik non, mari.. " ucap pak ujang sembari membukakan pintu mobilnya.


tak lama kemudian akhitnya Bella sampai di kampusnya .


"terima kasih pak ujang, nanti jangan lupa jemput aku lagi ya ". ucap Bella kemudian turun dari mobil


*****


Citra yang tengah menyisir rambut nya melirik kearah suami nya.


"sebentar dad, bentar lagi selesai.. " ucap Citra tanpa menoleh kearah Marcello.


"jangan dandan, seperti itu saja. aku tak suka jika istri ku di pandangi pria lain " ucap Marcello sembari memeluk Citra dari belakang.


"iya iya sekarang lepas pelukannya, aku sudah selesai. ayo dad" ucap Citra


"ayo.." Marcello menggandeng tangan istrinya keluar dari villa kemudian masuk kedalam mobilnya.

__ADS_1


setelah menempuh perjalanan kurang lebih 30 menit akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.


Citra dan Marcello kemudian turun dari mobil. setelah benar benar turun Citra mengedarkan pandangannya ke segara penjuru.


dilihatnya pemandangan yang memanjakan matanya, disana terdapat sebuah restoran yang sangat mewah yang menyuguhkan pemandangan langsung dari alam.. Citra yang sedang hamil semakin bahagia sebab ia bisa menghirup udara pagi hari yang sangat sejuk itu. tak jauh dari tempatnya terdapat hamparan kebun teh yang sangat luas menarik perhatian Citra.


"kita akan makan disini ?" tanya Citra kepada Marcello.


"iya, apa kamu menyukainya? " tanya Marcello balik


"aku sangat menyukainya" jawab Citra sembari mengangguk


jauh di lubuk hati Marcello ia merasa bersyukur memiliki istri yang tidak pernah menuntut apapun dari nya. seperti hal nya pagi ini, ia hanya ingin mengajaknya mencari sarapan citra bahkan begitu sangat antusias. padahal biasanya wanita lain jauh lebih senang diajak ke mall dengan tujuan belanja yang tidak penting, berbeda debgan Citra gadis cantik yang apa adanya.


"baiklah sekarang kita masuk, kasihan babynya pasti sudah lapar " ucap Marcello sembari menggandeng istrinya.


"daddy tahu aja, bukan baby nya aja yang lapar, mommy nya juga lapar " bisik Citra di balas kekehan dari Marcello.


kemudian mereka masuk dan langsung memesan makanan yang mereka inginkan.


30 menit menunggu kini pesanan mereka telah tersaji di meja.


"makanlah sayang " ucap Marcello


Citra pun mengangguk kemudian segera menyuapkan nasi kedalam mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2