
Di kediaman Bella.
Setelah Bella mendapat kan telepon dari mommy nya gegas ia menghubungi sang suami yang sudah berangkat ke kantor sejak pagi tadi.
"halo sayang ada apa? " setelah beberapa saat panggilan pun di angkat oleh Gilang di seberang sana.
"ya halo kak, Bella mau minta izin buat keluar sama mommy, di ajakin ke butik tadi buat cari pakaian buat nanti wisuda" ucap Bella.
"pergi lah tidak apa apa, lalu Cia bagaimana? " tanya Gilang
"Cia tidak ku ajak soal mya adik adik juga di rumah, nanti aku ajak Cia buat main ke rumah daddy sekalian menghampiri mommy " jawab Bella.
"ya sudah itu lebih baik, dari pada nanti Cia rewel karena bosan. pegi lah hati hati di jalan ya sayang" ucap Gilang
"iya kak, terima kasih suami ku. kalau gitu aku tutup ya telpon nya" pamit bella.
"iya sayang, aku juga akan ke ruang merting sebentar lagi"
"iya kak" Bella kemudian menutup sambungan telepon nya dan bergegas menuju kamar untuk segera berganti pakaian,
sedangkan Cia ia langsung titip kan ke pengasuh nya dan meminta untuk menyiap kan beberapa pakaian dan perlengkapan Cia untuk di bawa ke rumah oma nya.
"nggak terasa sudah mau wisuda saja, padahal rasa nya baru kemarin aku masuk kuliah" gumam Bella sambil memilih pakaian yang hendak ia kenakan.
15 menit kemudian Bella pun telah siap kemudian segera keluar dari kamar untuk menghampiri putri nya yang sudha menunggu nya di lantai bawah.
__ADS_1
"ayo sus kita ke rumah mommy" ajak Bella kepada pengasuh Cia.
sedangkan di mansion Marcello
Citra juga baru saja bersiap siap kemudian turun ke lantai bawah untuk bermain dengan azzam dan azura sembari menunggu Bell datang.
"Bella belum sampai sus? " tanya Citra kepada pengasuh si kembar.
"Belum ada datang Nya" jawab salah satu pengasuh nya.
Citra pun mengangguk kemudian menghampiri si kembar yang tengah bermain bersama. belum juga ia benar benar duduk, terdengar suara dari luar yang teriak teriak memanggil nya, siapa lagi kalau bukan si kakak sulung.
"mommy... "
"mommy yuhuu... " teriak Bella memasuki mansian nya.
"jangan teriak teriak Bella.. mommy nggak budek" ucap Citra ketika Bella telah sampai di tempat nya.
Bella pun nyengir kemudian duduk di sofa. " habis nya sepi banget, biasa nya kan Al selalu lari larian main pesawat di luar, sekarang karena udah mulai masuk sekolah jadi mansion sepi" ucap Bella.
"tapi nggak teriak teriak juga kakak, tuh liat anak dan adik adik kamu, anteng nggak kayak kakak nya" ucap Citra menepuk jidad nya.
"biar rame aja sih.. ya udah kita jadi bberangkat kspan nih, sekarang atau nanti? " tanya Bella.
"sekarang aja deh, mumpung Al juga masih sekolah, biar nggak terlalu siang juga, jadi nanti kita bisa sampai rumah sebelum Al pulang" jawab Citra.enteng.
__ADS_1
"paling paling juga nanti molor kayak yang sudah sudah di rencana awal nya cuma ke satu tempat akhir nya setelah berangkat jadi dua atau tiga ttempat yang di kunjungi" seru Bella mengejek sang mommy
itu dulu Bell, sekarang nggak lagi, ada anak anak yang selalu mencari mommy nya kalau mommy nya lama di luar" jawab Citra.
"hm, okelah kita berangkat sekarang saja mom"
kemudian Bella menghampiri Cia " sayang mama pergi dulu ya, kamu main sama om dan tante dulu ya" pamit Bella kemudian mengecup kening sang putri.
setelah itu beralih ke si kembar " kakak pergi dulu sama mommy ya, jangan rewel di rumah" ucap Bella kepada kedua adik kembar nya.
setelah acara pamitan selesai kedua nya bergegas keluar untuk berangkat ke butik bersama. di mobil sesekali mereka bercerita tentang masa lalu nya ketika masih duduk di bangku SMA, di mana dulu mereka hanya lah sepasang sahabat yang saling melengkapi, namun sekarang justru hubungan mereka semakin lebih dekat dari pada seorang sahabat.
mengingat itu Citra tersenyum kecil ketika teringat permintaan Bella yang awal nya di pikir Citra permintaan teraneh yang pernah Bella minta.
bagaimana tidak, jika seorang sahabat sendiri meminta nya untuk menjadi ibu nya, itu berarti menjadi istri dari ayah nya, ia berpikir bahwa permintaan Bella saat itu hanyalah gurauan, lelucon yang aneh. tetapi ternyata salah, ternyata permintaan itu tulus nyata dari Bella.
sempat ia menolak permintaan Bella, tapi lagi lagi sebagai seorang sahabat akhir nya Citra mengabul kan permintaan Bella untuk menikah dengan daddy nya, yang di awal ia berumah tangga namun terasa hambar sebab tidak ada cinta di antara kedua nya, namun lambat laun Cinta itu mulai tumbuh di antara kedua nya. dan sekarang mereka hidup bahagia dengan keluarga kecil nya. hal besar yang selalu Citra syukuri.
di tengah lamunan nya tepukan keras di pundak nya mengaget kan Citra.
"astagfirullah.. " Citra langsung tersadar.
"ngelamunin apa sih mom, sampai nggak tahu kalau kita sudah sampai mana ngelamun nya pakai acara senyum senyum segala lagi" seru Bell kesal.
"nggak kok Bell, nggak ngelamunin apa apa, ya udah yuk kita turun" kilah Citra kemudian mengajak Bella untuk turun
__ADS_1
Bella pun hanya mengangguk kemudian ia langsung turun, ia juga tidak mau terlalu ambil pusing sebab walau bagaimana pun Citra adalah mommy nya, orang yang harus ia hormati.