
Marcello tersenyum ke arah sang istri, " kau jangan cemas, aku juga sudah meminta Yoga untuk mencari tahu siapa dalang di balik semua ini, seperti nya ada kaitan nya dengan orang orang yang memantau rumah kita seperti kata mu"
"hmm. bisa jadi iya mas, aku baru sadar setelah kejadian kemarin, tadi pagi waktu aku sedang perjalanan kesini, di tempat mereka bersembunyi aku tak melihat keberadaan mereka, biasa nya aku selalu melihat mereka tengan bersembungi di balik pohon agar tak terlalu mencurigakan. " ucap Citra.
"kita tinggal menunggu hasil nya saja sayang, kamu nggak usah terlalu memikirkan hal itu, semua sudah ada yang menyelesaikan nya, kamu fokus saja dengan anak anak kita"
sebenarnya Marcello dan Yoga sudah mengetahui siapa orang yang telah memata matai kediaman nya selama ini sejak kemarin, waktu itu setelah Citra menceritakan tentang apa yang ia lihat, Marcello segera menghubungi sang asisten untuk membantu nya mencari tahu siapa sebenar nya orang orang itu, dan juga meminta Yoga untuk mengirim beberapa orang untuk mengikuti kemana mereka pergi setelah memata matai kediaman nya, dan jawaban dari Yoga cukup membuat Marcello terkejut, namun ia tak langsung memberi tahu sang istri ia ingin mencari tahu sebenarnya apa yang membuat mereka begitu gencar memata matai kediaman nya, belum sempat orang orang suruhan nya memberi kabar, orang itu sudah bergerak cepat hingga membuat dirinya terluka.
"iya mas, kamu benar. mas istirahat saja aku akan menemani kamu disini"
"aku belum ingin tidur sayang, jika kamu lelah kamu duduk saja di sofa disana lebih empuk dari pada kursi itu, atau kamu mau tiduran di sini temani aku" ucap Marcello
"emang boleh? " tanya Citra ragu ragu
"boleh lah, sini naik pelan pelan" jawab Marcello sembari menepuk kasur kosong di sisi nya
Citra pun dengan senang hati naik ke atas brangkar dan langsung merebah kan tubuh nya di samping suami nya kemudian memeluk erat tubuh suami nya untuk melepas kerinduan nya selama beberapa jam tidak bertemu.
"ahh.. nikmat nya" gumam Citra sembari membenamkan wajahnya di dada sang suami
Marcello tersenyum lucu melihat tingkah istri nya yang tanps ragu ragu langsung memeluk nya, ia kemudian mengusap kepala sang istri sembari mendepaknya.
"tidurlah sayang, " ucap Marcello.
__ADS_1
beberapa menit kemudian Citra yang sudah sangat nyaman berada di pelukan sang suami pun akhir nya tertidur dengan pulang, Marcello yang tahu istri nya tengah tidur pun memutus kan untuk ikut tidur sebelum keluarga nya yang lain datang.
*****
Di mansion Marcello
Bella dan oma Sonya kini tengah berkutat di dapur sembari menunggu Al dan Cia bangun tidur.
"haahh.. akhirnya selesai juga oma" ucap Bella setelah selesai memberi toping keju pada kue brownish nya.
"hmm.. seperti nya enak nih" puji oma Sonya
"pasti enak lah oma, ini kan mommy yang ngajarin bikin brownis, pasti enak.. sebentar Bella potongkan untuk oma" ucap Bella kemudian mengambil pisau dan juga piring kecil dan garpu.
"makasih sayang, oma cobain ya" mama Sonya kemudian mencicipi kue buatan Bella yang rasa nya benar benar lezat.
"emm.. ini brownis nya enak banget, lembut dan juga rasa nya pas nggak kemanisan sama sekali, kamu semakin lama semakin pinter masak ya " puji oma Sonya
"bener kan apa kata Bella, ya sudah ini Bella potong potong lagi yang belum. biar yang lain nya juga bisa menikmati brownis buatan Bella"
"iya kamu potong potong dulu kue nya, oma panggil dulu Bu Fatma dan mbak Ayu yang lagi nemenin anak anak" ucap oma Sonya dan bergegas pergi ke kamar Al.
Bella pun mulai mengiris kue brownis nya dan meletak kan di piring kecil untuk semua orang yang ada di mansion daddy nya agar mereka bisa mencicipi dan memberi kritik saran mereka Untuk Bella kedepan nya.
__ADS_1
setelah selesai memotong, Bella meminta bibi Ana untuk memberikan kue kue itu untuk penghuni mansion.
"sayang... " panggil seorang pria dari ruang tengah menghampiri Bella yang ada di dapur.
"loh kak, bukan nya nrmenin daddy ya kok pulang? " tanya Bella yang melihat suami nya datang
"mommy sama daddy yang minta aku buat pulang, sebetul nya bukan pulang sih, tapi ke kantor tapi berhubung aku belum mandi jadi nya aku mampir ke rumah dulu buat mandi dan ganti baju, kemudian menyusul kamu kesini" jawab Gilang.
"daddy dan mommy nyuruh kamu buat pergi kak? " tanya Citra
"iya sayang, lagi pula tadi kata mommy kalian juga akan kesana kan, jadi ya sudah aku pergi saja lagi pula pekerjaan kantor juga sangat banyak jadi aku mutusin buat pergi" ucap Gilang
"hmm. kamu itu nggak sadar sadar kak, kamu itu di usir halus sama mereka, soalnya kalau kamu ada di sana jelas mereka berdua nggak bisa mesra mesra an, tau sendiri kan kalau merek berdua tadi malam nggak tidur berdua jadi sekarang mommy sama daddy pasti sedang melepas Rindu" ucap Bella terkekeh.
"haish,, biar lah sayang. em, Cia mana kok sepi? "
"masih tidur, Al juga sama mereka tidur barengan tadi habis sarapan, tapi mungkin sebentar lagi mereka bangun, soalnya sudah lama juga merek tidur nya"
"ya sudah kalau begitu aku langsung berangkat ke kantor saja ya, nggak jadi nengokin Cia, takut dia nya bangun terus nyariin aku"
Bella pun mengangguk kemudian mencium punggung tangan suami nya "hati hati mas, semangat kerja nya" ucap Bella kemudian memberikan kecupan di pipi sang suami.
"iya sayang... "
__ADS_1