Eternal World

Eternal World
Chapter 10: Clara


__ADS_3

Marie yang awal nya membeku karena melihat wajah Ryouta, lalu tambah membeku melihat kejadian Yuki dan yang lainnya saat kesadarannya ingin pulih.


dia teringat dengan nama gadis bertudung  yang memberikan biaya ganti rugi atas kerusakan, tanpa disadari mulutnya terbuka.


___________________________________


Diperjalanan Aku yang masih di seret oleh Yuki dan semua orang yang melihat itu keheranan.


Disisi lain Marie yang membuka mulutnya karena sedang mengingat tentang Starla akhirnya sadar karena bantuan Guild Master, setelah itu Guild Master berbicara dengan Marie.


"Marie kenapa kau melamun seperti itu?"


"Ta...tadi ada tuan pu..putri Starla yang terkenal pendiam dan katanya jelek ternyata sa..sangat cantik."


"Rumor tetaplah rumor."


"Lalu Guild Master sendiri apa yang anda lakukan disini, tidak biasanya anda kebawah?"


"Aku merasakan orang yang sangat kuat dan mendominasi di sini apa kau merasakannya?"


"Aku tidak tau Guild Master tapi ada pemuda bernama Ryouta yang mendaftar menjadi petualang dan saat di meletakkan tangan nya di Crystal cahaya yang keluar sangat terang namun dia hanya peringkat B.

__ADS_1


-----------------------------------


*Rank petualang dibagi menjadi E, D, C, B, A, S DAN SS Guild di seluruh benua terhubung jadi ketika memasuki kota atau kerajaan lain tidak perlu membuat ulang kartu guild.


___________________________________


Guild Master tampak berpikir sebelum dia berbicara.


"Marie saat orang itu kesini suruh dia menemuiku."


"Anu.. Guild Master besok Ryouta akan kesini dan jangan paksa dia membuka tudung nya"


"Hm... kenapa?"


 


Marie yang mengingat wajah Ryouta pun memerah. Kepala guild yang sudah pergi kelantai dua tidak melihat itu.


Ditempat Ryouta dan yang lainnya sedang berjalan jalan tiba tiba ada kerusuhan, kami lalu mendekat dan melihat seorang Wanita dikelilingi beberapa pria dan kelihatannya mereka sedang bertarung.


Starla terkejut sekaligus khawatir wanita yang sedang bertarung itu adalah kakak nya putri Clara, aku diam diam membantunya, ke lima pria itu menyerang bersamaan menggunakan sihir api.

__ADS_1


Clara yang tidak siap menerima serangan itu hanya  mencoba melindungi diri nya, namun sebelum kelima bola api itu mengenai putri Clara aku membuat dinding air untuk melindunginya.


 Clara yang tersadar akhirnya menggunakan Sihir angin nya dan saat tebasan angin itu ingin mengenai kelompok 5 orang tersebut aku menambahkan sedikit sihir api serangan nya lebih berdampak.


*Duarr


"Sejak kapan sihir ku bisa menghasilkan ledakan sedangkan aku tak mempunyai elemen api?" Pikirnya


Lalu tanpa sengaja dia melihat Mana berasal dari serangan nya tadi mengarah ke seorang pria yang di berjalan bersama Tiga gadis, walau pun dia menggunakan tudung bisa dipastikan dia pria.


Setelah semua selesai kami  berjalan pulang ke istana namun putri Clara menghalangi jalan kami.


"Kakak kenapa kau menghalangi jalan kami?"


"Ara.. Starla aku cuma ingin berterima kasih!


Sebelum Starla berbicara Clara dengan cepat membuka tudung ku dan ....


Yuki dan Starla yang ingin bertanya seketika membeku dan Clara sudah pergi meninggalkan kami ke dalam istana.


Tiba - tiba aku merasakan hawa membunuh yang lumayan pekat dan aku merasa tidak nyaman pada punggung ku, saat aku berbalik aku melihat Yuki mengepalkan tangan nya dengan mata putih nya yang menyala - nyala lalu Starla dengan Jarum Es besar di belakang nya yang mengarah padaku, wajah nya memerah dan kelihatan marah.

__ADS_1


Dan...... *Boom


___________________________________


__ADS_2