Eternal World

Eternal World
25


__ADS_3

Yuki lalu berbicara dengan keras dan dengan nada marah.


"kau takkan bisa menikahinya sebelum kami ingat itu."


Dia yang sadar dengan perkataan nya menunduk malu lalu berdiri di belakang Starla.


___________________________________


Setelah itu semua kami pergi ke desa terdekat unutuk mencari Ratu dan kami menemukannya di rumah kepala desa di desa tersebut.


"Ibu aku akan ikut mereka kembali ke kerajaan untuk menangani masalah ini."


"Tapi disana berbahaya."


"Tenang saja ibu aku di lindungi oleh Ryouta."


"Ryouta?"


Arisa lalu menunjuk ku dengan wajah tanpa dosa nya.


"Apakah kau Nak Ryouta."


"Benar yang mulia."


"Sepertinya ikatan antara kerajaan Amora dan Servámon setelah ini akan menjadi membaik karena mereka memiliki menantu yang sama."


"Maaf yang mulia tapi anak anda tidak bisa cepat menikah sebelum kami?"


"Kenapa? Bukan kah bisa di waktu yang sama?"

__ADS_1


"Tak terpikirkan oleh ku."


Aku menjauh dari para wanita dan menarik Lisa dari sana.


"Lisa apa kau mau berlatih sebentar?"


"Bisa kah tuan."


"Tentu saja kau berlatih seperti biasanya ya itu mengayunkan pedang sebanyak Seratus Kali dan ambil pemberat ini di tangan dan kaki mu, mulai sekarang kau akan memakai ini."


Aku memberikan pemberat yang sudah ku siap kan untuk nya dan aku menyerahkan pedang Katana yang panjang untuk dia berlatih. Setelah lama berlatih mereka belum kekuar juga dan masih berbicara tanpa kenal waktu bahkan Lisa telah selesai berlatih.


"Tuan ini sangat berat, apakah  kau juga memakai nya?"


Aku lalu menunjukkan 2 di masing masing tangan dan kaki ku lalu di pinggangku.


"Tuan aku ingin tambah beratnya lagi, aku ingin kuat seperti mu."


"Kau harus terbiasa dulu dengan itu, coba lah berlari sekitar Sepuluh kali mengitari di desa ini."


"Baik tuan."


Aku sangat bosan menunggu lalu mencoba memanggang daging untuk Lisa nanti, sambil menunggu aku mencoba menggabungkan beberapa elemen dan akhirnya tercipta [Dark Fire] dan [Blue Ice Fire]


Saat aku  menggabungkan Elemen api dan kegelapan itu lumayan mudah namun saat aku menggabungkan Elemen berlawanan seperti Api dan Es, itu lumayan Sulit dan tercipta Bola Es yang di kelilingi Aura Api berwarna Biru.


 Aku mencoba melempar nya ke sebuah pohon dan pohon itu lalu berlubang beberapa saat bola Es itu tiba - tiba meledak dan membuat pohon itu di selimuti Es. Aku mencoba membuat nya lagi dan meletakkan nya di tanah, saat ku coba tanah itu berlubang seperti melelah dan di lapisi oleh sebuah Es.


Aku menghentikan Eksperimen ku dan melihat Lisa telah selesai berlatih.

__ADS_1


"Lisa makan lah."


"Apa itu daging Tuan? Terima kasih Tuan."


Aku memberikan daging yang ku panggang tadi untuk Lisa dan setelah dia memakannya dia tertidur. Para wanita itu akhirnya keluar dan ternyata mereka masih sempat - sempat nya mandi.


Aku berdiri dan menggendong Lisa yang sedang tertidur. Iris bingung ada apa yang terjadi dengan satu pohon dan tanah yang membeku itu, saat ingin bertanya.


"Tak perlu bertanya itu hanya hasil eksperimen ku."


"Apa kalian sudah siap?"


"Nee Ryo biarkan kami menginap disini satu hari ya."


"Huuh baiklah lagi pula Lisa sudah tertidur."


Aku memberikan Lisa pada Yuki dan pergi berlatih di gunung terdekat. Aku mengelilingi nya seperti biasa dan lanjut dengan nenyerap "Mana" alam untuk menambah kapasitas "Mana" ku. Setelah beberapa Jam menyerap "Mana" alam aku melihat Status, dan mendapati kapasitas "Mana" yang awal nya 'Dua belas ribu' menjadi 'Lima belas ribu.'


"Hari sudah hampir malam dan sepertinya aku harus kembali."


Sesampainya di desa ternyata disana banyak sekali orang berpesta, saat aku bertanya katanya untuk menyambut Ratu. Namun ternyata Ratu menolak untuk mengadakan pesta tetapi mereka tetap melakukannya.


Aku duduk dan bersandar di dekat pohon dan melihat mereka para gadis sedang berbicara dengan orang desa, lalu seorang anak lelaki beranbut biru gelap datang dan duduk di samping ku.


"Hei kak apakah kau tak bergabung dengan mereka?"


"Aku tak terlalu suka keramaian jadi aku mengasingkan diri."


"Kak bisa kah aku ikut dengan mu?"

__ADS_1


"Ikut kemana?"


___________________________________


__ADS_2