Eternal World

Eternal World
18


__ADS_3

"Tuan..Hik anda pingsan selama Dua minggu dan itu sangat lama."


Persiapan ku pergi untuk berpetulaang tinggal sekitar 2 sampai 3 bulan hingga aku pergi meninggalkan ibu kota.


___________________________________


Diruangan Raja ketika mereka ingin berbalik tiba - tiba saja mereka tersentak dan itu membuat raja bertanya.


"Kenapa kalian tiba - tiba seperti itu?"


"Ryouta sudah bangun!"


Ucap mereka serempak, Raja Erza yang mendengar itu pun tanpa sadar bertepuk tangan dan mengikuti mereka pergi. Sesampai nya mereka disana mereka melihat Ryouta sedang melihat keluar jendela dengan Lisa di samping nya.


Yang membuat Raja Erza termenung melihat itu karena bagai lukisan yang berisi sebuah ketenangan dan keindahan.


"Oh paman lama tidak bertemu?"


"Lama juga Ryouta, aku sempat kaget saat mereka mempunyai insting yang aneh."


"Apa maksud mu paman?"


"Mereka tiba - tiba saja tersentak dan berkata jika kau sudah bangun."


Aku pun melihat mereka tapi mereka hanya menunduk dan itu membuatku bingung. Tanpa di sadari wajah mereka memerah karena insting aneh yang di katakan oleh Raja.


___________________________________


*Itu cuma reaksi "Mana", karena masing masing dari mereka memasukkan "Mana" ke dalam tubuh Ryouta. hingga saat "Mana" itu tiba - tiba bekerja keras untuk memulihkan stamina Ryouta, itu memperngaruhi mereka dan sebab itu mereka bisa merasaknnya.

__ADS_1


-----------------------------------


Raja ingin berbicara secara pribadi dengan Ryouta dan meminta mereka menunggu di depan pintu sebentar dan itu membuat mereka menghela nafas.


"Baiklah Ryouta aku ingin minta pendapatmu tentang ini."


"Apa maksud paman?"


"Mereka bertiga ingin mengikuti mu berpetualang."


"Itu semua terserah pada paman, apakah paman tidak melarang mereka?"


"Aku sudah melarang mereka tapi tetap saja mereka keras kepala, katanya kau akan melatih mereka. Masalah tentang perang mereka mengatakan padaku bahwa kau lah orang yang sangat membantu."


"Huh baiklah aku akan melatih mereka dan membawa mereka tapi apakah paman tidak keberatan, dan juga tentang perang itu apakah Clara yang mengatakannya?"


Raja menggelengakan kepala dan aku bingung apa maksudnya dengan itu.


Saat pintu ditarik ternyata mereka menguping dan hanya cengengesan dan itu membuat wajah Raja kesal. Baikah disini tinggal Mereka berempat dan Raja sudah kembali ke ruangan nya.


"Baiklah ku mulai dari Clara, kepada siapa saja kau mengatakan kalau aku adalah orang bertopeng?"


"Hanya kepada ayah."


"Lalu apakah kalian tahu jika itu aku?"


Aku mengalihkan pandangan ku dan mereka mengangguk.


"Yaa aku tahu karena Seni pedang mu dan pedang katana yang kau pakai."

__ADS_1


"Hmm RedNight ya? Gumam ku


"Lalu Starla dari mana kau tahu jika itu aku."


"Memang siapa lagi yang bisa menggunakan seluruh Elemen yang ada, dan ternyata orang itu adalah Si Elemen putih."


"Apa! Jadi Ryouta bisa menggunakan Semua Elemen?"


"Ya kakak bahkan dia yang mengejarkan ku ini."


Starla pun mengeluarkan Elemen Es nya dan itu membuat Clara tambah terkejut. Sedangkan Yuki hanya terdiam karena dia bisa mempelajari sihir dari Starla dan Staral juga di latih oleh Ryouta.


Aku lalu menunjukkan tornado api kecil, Jarum Es, dan bola magma di telapak tangan ku.


"Jika kalian perhatikan ini semua adalah penggabungan Elemen, tornado api yang ku buat ini adalah penggabungan Api dan Angin, sedangkan Es yang kubuat adalah Air dan Angin dan bola magma ini terbuat dari Elemen Tanah dan Api, sebenarnya masih banyak penggabungan elemen yang bisa di gunakan tapi hanya itu yang bisa ku jelaskan?"


"Ke..kenapa kau tak mengajarkan nya itu padaku?"


"Jika kalian ingin meminta ku melatih kalian, Syarat nya adalah setidaknya kalian bisa memojokkan Luna dalam berpedang dan juga menguasai seluruh Elemen!"


Aku lalu tersenyum dan itu membuat mereka bergidik lalu lari pergi kelapangan untuk berlatih.


Disisi lain Luna dan Leon sedang melatih para Pahlawan tiba - tiba mereka di kejutkan oleh empat orang yaitu Yuki, Starla, Lisa dan Clara merek terlihat gemetar.


"J..jendral la..latih lah kami."


"Ka...kami disuruh Ryouta berlatih sampai bisa memojokkan mu."


Mendengar perkataan itu Leon tertawa. Lalu datang datang Ryouta.

__ADS_1


"Yoo Luna mulai hari ini aku akan meminta mu melatih mereka, sebelum itu kalian berdua maju lah!"


___________________________________


__ADS_2