
"Nah sekarang apa kalian mendapatkan sesuatu setelah mendengar hal yang di baca Yuki?" Tanyaku.
"Apa?"tanya Arisa
"Aku lupa." Tambah Starla
"Iris, Clara?"
"Hm... Ahh iya.... Aku ingat saat Yuki membacakan tentang mereka aku sedikit berpikir, bukan kah nenek moyang kami berasal dari dunia kalian?" Tanya Starla
_________________________________
"Itulah yang ku maksud, Clara, Starla dan Arisa, merupakan keturunan dari pendiri kerajaan Manusia dan patung-patung ini adalah nenek moyang kalian."
"Namun alasan mereka di jadiin Raja dan Ratu, aku ingin tahu alasannya?" Arisa bertanya dengan santai.
"Tentu saja mereka terkenal di seluruh Benua karena telah berhasil mengalahkan Bangsa Iblis dan Dewa Iblis itu sendiri. Jadi tidak akan ada yang mempermasalahkan itu. Selanjutnya siapa yang akan bertanya?" Kata ku
"Baiklah sekarang aku, apakah tidak ada kerajaan sama sekali sebelum mereka sampai disini?"
"Aku tahu kau pasti akan bertanya seperti ini Starla. Tentu saja ada tapi aku tak bisa menjelaskannya, semua akan terungkap di buku yang di katakan oleh Nona Alicia. Lebih baik kita masuk kedalam."
Kami berjalan masuk ke dalam Istana dan terdapat 7 patung legenda hidup di ujung ruangan, persis seperti yang ku baca di Arsip yaitu sang Raja Naga Hitam, Phoniex Biru, Hydra, Singa Putih, Garuda, Kura kura dan Ular Hitam.
Kami melangkah tanpa henti untuk sampai ke tujuan namun.
*Boom.....
Aku terkejut saat tiba-tiba muncul sebuah Golem dengan ukuran sekitar 4-5 meter menghantamkan pukulannya tepat ke arah ku. Bukannya tidak sempat menggunakan sihir namun entah kenapa aku tak bisa menggunakan sihir sama sekali. Pilihan lain, artinya aku hanya bisa menggunakan pedang, tapi ini adalah Golem.
__ADS_1
"Kakak!?"
"Ryouta!?"
"Tuan!?"
"Kalian coba lah kembali ke depan sana cepat!"
*Duar....
Suara benturan tanah dengan tanah sungguh memekakkan telinga.
RedNight
"Sudah lama tidak melihat mu. Ah yaa aku lupa aku baru saja memakai mu 2 jam yang lalu."
[Moonlight Sword Art] Gerakan Pertama:White Horizon
*Boom...
Suara ledakan yang Sia-sia, karena itu tak berdampak sama sekali pada sang Golem.
"Percuma, aku juga tidak bisa memanggil Rox karena tidak ada sihir."
"Ryouta!"
"Kenapa kalian masih disini?"
"Ada sebuah penghalang yang tidak bisa di hancurkan."
__ADS_1
"Jika begitu bantu aku."
*Boom
"Uargh...Bagaimana dia bisa begitu pintar dengan hanya hanya menyerang ku, apakah dia memiliki kecerdasan? Kalian buat lah dia mengalihkan perhatian kepada kalian!?"
Aku berencana mengincar bagian kepala belakang nya namun apa yang terjadi, Golem itu menangkisnya tanpa berpaling. Sekali lagi aku mencoba hal yang sama agar memastikan itu hanyalah sebuah kebetulan, namun nihil hasil nya tetap sama Golem ini benar-benar memiliki kecerdasan. Tapi dari mana semua itu berasal.
[Moonlight Sword Art] Gerakan kedua:One Vertical Light
"Hanya terkikis."
"Ryouta, bukankah disini ruangan tanpa sihir, namun mengapa Golem itu bisa bergerak?" Tanya Iris.
"Yang benar saja aku bahkan tak sempat terpikirkan."
"Kalian bantu aku menjatuhkan Golem ini!" Kata Ryouta lagi
"Baik, tapi sangat sulit jika tidak menggunakan sihir."
"Hancur kan saja kaki nya. Kalian tidak sendiri setidaknya bekerja sama lah."
"Baik."
Butuh waktu yang lama untuk menjatuhkan Raksasa batu yang satu ini, bahkan tenaga ku hampir setengahnya. Huh aku tak habis pikir, mengalahkan Raja Iblis lebih mudah dari sebuah tumpukan batu yang bisa melawan.
*Woosh....
Aku melemparkan batu ke arah kaki Golem itu dan batu yang ada di kakinya mengalami keretakan, mungkin aku mencobanya sekali lagi. Aku melempar dengan sekuat tenaga tapi siapa yang tahu bahwa itu benar-benar berhasil menghancurkan 1 kakinya.
__ADS_1
_________________________________