Eternal World

Eternal World
39


__ADS_3

"Hoo sesuatu yang tidak asing, benarkan Yuki."


"Ya Colosseum!"


"Kalau begitu mari kita masuk dan melihat nama - nama kita."


Di tengah saat - saat masuk para perempuan membicarakan sesuatu dan itu tidak di sadari Ryouta karena dia berjalan didepan.


___________________________________


"*SELAMAT DATANG DI TAHUN INI KITA MEMILIKI BANYAK PETARUNG DAN MEREKA SEMUA ADALAH ORANG KUAT, SEBELUM ITU SEPERTI BIASA PEMIMPIN DARI KERAJAAN XYLOS YANG MULIA RAJA NOIR SELALU MENJADI PENONTON SETIA DARI PERTANDINGAN TAHUNAN INI. TUNGGU APA LAGI MARI KITA MULAI."


"DUA PESERTA PERTAMA KITA BERNAMA AZRA MELAWAN YANG MULIA PANGERAN PERTAMA VEAR*!"


"Ohh ternyata dia ikut juga yaa."


"Ada apa Ryouta?"


"Lihatlah itu Pangeran pertama."


"Sepertinya dia akan menjadi lawan juga Ryouta."


"Nee nee Ryouta bagaimana bisa suara nya bisa senyaring itu padahal dia tak memakai pengeras suara?"


"Simple nya itu adalah sihir angin."


"Aku tak mengerti."


"Lupakan."


Di tengah - tengah lapangan terdapat dua orang yang sedang berhadapan, mereka diam lalu pangeran Vear maju untuk menyerang terlebih dahulu. Sang pangeran menarik pedang nya dan menusuk dan menebas musuh nya, pria bernama Azre itu hanya menangkis dan mundur saat ada kesempatan pria itu menendang dan membuat pangeran mundur.


Azre yang juga memakai pedang maju dan mencoba menebas pangeran Vear namun dia sempat menghindar, dia mencoba menebas lagi dengan [Slash] namun lagi - lagi pangeran Vear menghindari nya menggunakan  [Accel].


Setelah pangeran menghindar mereka lalu diam dan sebelum menyerang lagi mereka menggunakan [Body Enchant] dan Azre menggunakan  [Slash] sedangkan pangeran Vear sudah sampai ketingkat [Triple Slash].


Azre terkena skill dari pangeran dan terlempar ke sisi arena. Lalu pemenang di umum kan, dan selanjutnya pertandingan Iris dengan pria bernama Rob.

__ADS_1


Para penonton.


"Bukan kah itu petualangan Rank A yang katanya terkuat di kerjaaan ini?"


"Itu Rob, yaa itu Rob aku pernah bertemu dengan nya saat pembasmian Naga dan dia benar-benar kuat."


"Habis lah wanita itu tapi mungkin saja Rob akan mengampuni nya."


Disisi lain Yuki dan yang lainnya berusaha menahan tawa dan berbicara dengan pelan.


"Hihihi, seorang murid dari orang yang melebihi seorang Raja dan Grand Master sihir di remehkan."


"Haha sangat puas jika aku melihat wajah orang orang itu ketika melihat orang bernama Rob itu tergeletak pingsan."


"Sepertinya akan cukup singkat."


Di Arena


"Hei gadis cantik menyerah lah atau kau akan terluka."


"Maaf tuan aku akan kalah saat melawan suami ku saja jadi jangan coba - coba meremehkan ku ya?"


"Maaf aku takkan pernah meninggalkannya. Ahhh, jika Kau ingin melihat kemampuannya tunggulah sampai Final, dan maaf aku menyerang terlebih dahulu."


"PERTANDINGAN DI MULAI."


Iris menghilang dan muncul di samping rob lalu menendang perut perut nya, Rob yang tidak siap pun terpental hingga dinding Arena hancur. Tetapi Rob masih bangun karena perisai yang belum dia gunakan dan terpasang di punggung nya menyelamatkan nya.


"Ohh tuan kau sangat beruntung, apakah kita akan mulai lagi?"


"Aku belum menyerah. Akhhh Rasakan!"


Rob menyerang dengan pedang besar nya namun dia kalah cepat dengan Iris.


[Earth Elemental: Spike Of Crystal]


-----------------------------------

__ADS_1


*Elemen Crystal adalah fase tingkatan dari elemen tanah.


-----------------------------------


Muncul batu Crystal dari bawah membuat Rob menghindar dan terus mundur hingga terpojok lalu menusuk Rob dengan rapier nya.


"PEMENANG DI PERTARUNGAN KEDUA ADALAH NONA IRIS. PARA HADIRIN KITA AKAN MELANJUTKAN KE PERTARUNGAN KETIGA PARA PESERTA SILAHKAN MASUK KE AREN. DI PERTANDINGAN KETIGA INI KITA MEMILIKI DUA ORANG GADIS BERNAMA NONA CLARA DAN NARA."


"Hoo ternyata Iris menggunakan nya, walau itu baru di temukan kemarin."


"Hai perkenalkan nama ku Clara."


"Hai juga, aku Nara, bisakah kita memulai nya sekarang?"


"Silahkan."


Nara maju dan mengayunkan tombak nya, tapi Clara hanya menangkis nya.


[Sword Enchant]


[Body Enchant]


[Accel]


[Triple Slash]


[Triple Slash]


[Triple Slash]


Nara belum sempat mengindar dan dia sudah terkena 9 tebasan, itu membuat nya terluka parah.


"Aku menyerah."


"Terima kasih dan ini sebagai imbalannya."


[Recovery]

__ADS_1


"i...i..ini."


___________________________________


__ADS_2