
Perkenalkan nama ku Arazaki Ryouta sering di panggil Ryo terutama oleh teman masa kecil ku dan keluarga ku seperti ayah ibu dan adikku, namanya Kagami Yuki dan Ryouta oleh teman teman ku.
Kuperkenalkan secara singkat teman masa kecilku, namanya Kagami Yuki, seorang anak dari pendiri perusahaan Kagami Corp yang adalah perusahaan terkaya nomor Dua di jepang.*Back to topik*
Aku pernah berpikir, bagaimana cara ku
mengaplikasian imajinasi ku ini. aku selalu sendiri, ya karena memang aku tak tertarik dengan yang namanya bersosialisasi.
Terkadang bahkan aku sampai di bilang bodoh oleh beberapa murid di kelas ku, di karenakan hampir semua mata pelajaran ku hampir dibawah rata-rata.
Suatu hari, aku, teman masa kecil ku, ketua kelas dan beberapa murid di kelas ku sedang berada di dalam kelas, saat aku sedang berpikir.
tiba - tiba saja sebuah lingkaran dengan cahaya terang yang menyilaukan muncul dengan tulisan yang tidak bisa ku mengerti di dalamnya. Entah mengapa semua nya menjadi gelap.
__ADS_1
Dan saat aku sadar, kami sudah berada di ruangan yang sangat besar, di kelilingi oleh orang orang dengan baju abad pertengahan dan empat buah singgasana yang sedang di duduki oleh empat orang.
Aku berpikir bahwa empat orang tersebut yang sedang duduk di singgasana itu adalah seorang Raja, Ratu dan kedua putrinya yang sedang menunjukkan senyum ramah nya.
Disaat ke tujuh orang teman sekelas ku itu sedang di tengah kepanikan dengan apa yang terjadi, aku hanya bisa berpikir "bagaimana ini bisa terjadi, apa aku berpindah dimensi atau di panggil kedunia ini"
Namun aku tidak menemukan jawabannya sama sekali, itu membuat ku sakit kepala.
Yang perlu kalian tahu aku mempunyai kebiasaan, di saat aku berpikir keras aku selalu menggaruk benjolan kecil yang ada di daun telinga ku yang ada di sebelah kanan. Disaat aku sedang berpikir keras tiba tiba Yuki memanggil ku.
"Tidak, aku tidak memikirkan apa pun," jawab ku sambil bersikap senormal mungkin.
"Kau tidak bisa membohongi ku Ryo, aku tau semua kebiasaan mu. Lalu apa yang sedang kau pikirkan?" Tanya Yuki dengan lebih yakin, karena ia benar-benar tahu kebiasaan ku.
__ADS_1
"Huh... baiklah Aku hanya berpikir untuk apa kita di panggil ke dunia ini?" Aku mengatakan apa yang aku pikirkan dengan suara sekecil mungkin.
Tentu saja Yuki terkejut mendengarkan apa yang aku katakan, tubuh nya bergetar karena terkejut.
"A..a..apa yang kau maksud kita di panggil ke dunia lain Ryo?" Dia panik sekaligus bingung dengan apa yang terjadi
"Hah?! apa kau tidak melihat sekitarmu, dan singgasana yang di duduki oleh empat orang itu?" Jawabku dengan segera.
Yuki pun melihat sekeliling nya dan terdapat banyak orang di sekitar yang sedang memperhatikan, dia juga melihat nya empat orang yang sedang duduk di singgsana.
Aku yakin kalau Yuki juga pasti sangat kebingungan, aku pun mencoba menunjuk Raja, Ratu, dan kedua anak mereka yang duduk di singgasana mereka dengan mulut untuk mencegah sikap kurang sopan.
__ADS_1
Yuki yang mendengarkan apa yang aku katakan seketika merasa pusing dan memijat pelipis nya.
___________________________________