
"Entah mengapa aku yakin besok adalah hari yang menyenangkan bagi ku. Tapi hari ini aku harus berjuang agar bisa hidup besok, untung saja pihak kerajaan menyediakan kan mana potion yang sangat banyak."
Baiklah sekarang aku akan pergi ke peperangan lagi untuk membantu teman-teman.
Sesampainya disana dia maju dan menebas para iblis walau tubuhnya juga terkena serangan dari para iblis, mendapat goresan-goresan dan luka bakar dari sihir.
___________________________________
"Huh...huh....aku tak menyangka hanya 5 jam aku di tengah Medan perang sudah terluka sangat parah."
"Hoi... Kau bilang hanya 5 jam, tapi lihatlah yang jatuh berserakan itu Yumi."
"Hehe tapi kan mereka masih banyak?"
"Benar tapi mereka sekarang sudah mundur, apakah kau ingin bunuh diri."
"Apa!? mereka juga bisa mundur?"
"Tentu saja mereka iblis bukan hewan tentu saja mereka bisa berpikir untuk mundur."
Mood Yumi sedikit membaik karena perasaannya tentang besok hari dan setelah membunuh para pasukan iblis. Mereka kembali kekerajaan dan membersihkan diri lalu tidur.
Disisi lain Ryouta pergi ke kerajaan Ares dengan 7 orang yang kalian tahu itu siapa. Mereka tidak menggunakan teleportasi karena menggunakan sihir itu hanya bisa di gunakan ke tempat yang sudah di tandai atau di kunjungi oleh pengguna.
Dengan kecepatan yang luar biasa mereka sampai hanya beberapa jam. Dan sesampainya di kerajaan tinggal 3 jam lagi matahari akan terbit, karena mereka pergi sangat terlambat karena menyiapkan sesuatu terlebih dahulu.
Sesampainya di Kerajaan Ares mereka bahkan tidak disambut sebagai utusan, mereka hanya di berikan tempat tidur masing-masing.
Keesokan pagi nya Ryouta dan yang lainnya dipanggil untuk menghadap kepada raja Morgan sedangkan Yumi masih baru saja selesai mandi dan membersihkan badan. Mereka semua sengaja mengenakan tudung agar tidak terlalu mencolok apa lagi dengan rambut Ryouta dan Yuki, Iris yang seorang Elf, Starla dan Clara yang di ketahui sebagai tuan putri kerajaan Servámon lalu Sina dan Lisa, namun raja Morgan tidak mengetahui sebelum perkenalan.
"Cepat berlutut di hadapan ku."
Starla maju dan berkata
__ADS_1
"Kami takkan berlutut karena kalian lah yang meminta bantuan dari kerajaan kami."
"Lancang sebut nama mu."
Starla maju selangkah dan membuka tudung nya lalu memperkenalkan diri.
"Aku Servámon Starla anak kedua dari Raja Erza."
"Sedangkan aku Kakaknya Clara."
"Perkenalkan nama ku Lamora Arisa."
Tanpa di perintah mereka berdua juga memperkenalkan diri dari dan itu membuat para bangsawan berkeringat dingin dan berpikir bahwa mereka sudah salah menyinggung seseorang, namun mereka juga tahu bahwa raja mereka akan berbuat lebih.
Yuki maju dan memperkenalkan diri sebagai salah satu pahlawan dan itu membuat bangsawan di aula semakin takut kerajaan mereka di hancurkan oleh dua kerajaan.
Tanpa di ketahui siapa pun pangeran Vear dari kerajaan Xylos datang untuk mengantar kan hadiah pemenang, tapi dengan cara tidak terlihat yang disadari oleh Ryouta.
"Keluarlah Vear."
Habis lah kerajaan kita, itu adalah apa yang di benak para bangsawan yang terkulai lemas tak berdaya setelah mengetahuinya. Raja Morgan saja mulai lemas mendengar itu ditambah setelah itu Vear berkata akan ikut berpetualang dengan Ryouta.
"Serang mereka!"
Raja Morgan berseru untuk memerintahkan para pasukan nya menyerang namun hanya dengan aura Ryouta mereka berjatuhan.
[Elemental Ball]
Vear terkejut bahwa Ryouta bisa mengendalikan semua elemen.
"Itu!?"
"Ya orang yang melebih Grandmaster dalam sihir. [Elemental Ball]"
__ADS_1
"Kami di ajarkan oleh nya untuk menguasai semua sihir dan berpedang."
Vear yang mendengar itu terkejut karena dia tahu betapa kerasnya itu.
"Tenang saja latihan sihir akan mudah namun jika berpedang itu akan sangat keras."
Disisi lain saat Yumi ingin keluar kamar bersama ke tujuh teman-teman nya merasakan aura yang membuat mereka lemas sedangkan Yumi tiba-tiba saja tersentak lalu berlari ke arah aura itu berasal.
Yumi melihat 8 orang disana lalu lari ke arah seseorang yang berada di tengah tengah mereka lalu memeluknya.
Yuki yang menyadari bahwa ada yang memeluk Ryouta terkejut dan saat dia melihat wajah orang itu betapa lebih terkejut nya lagi.
"Yu...Yumi."
"Kak Yuki? Jadi benar dia kakak?"
Dengan wajah terkejut dan tanpa tahu siapa yang dia peluk Yumi terdiam.
"Jadi kau tidak tahu siapa yang kau peluk?"
"Yah begitulah aku hanya merasakan bahwa dia adalah kakak."
"Luar biasa."
Kata yang lainnya melihat itu, teman-teman Yumi saja kaget ketika melihat dia memeluk seseorang.
"Hai...Yumi apakah kau baik baik saja."
Suara yang menggetarkan perasaan Yumi, suara yang selalu dia ingin dengarkan sekarang orang itu sedang berada di pelukan nya dan dia takkan ingin melepaskannya lagi.
Yumi lalu menangis......
___________________________________
__ADS_1
*Aku hanya bisa merindu di malam ku, aku hanya bisa merenung di siang ku dan aku hanya memikirkan mu di kala senja yang berlalu.