Eternal World

Eternal World
11


__ADS_3

Tiba - tiba aku merasakan hawa membunuh yang lumayan pekat dan aku merasa tidak nyaman pada punggung ku, saat aku berbalik aku melihat Yuki mengepalkan tangan nya dengan mata biru gelap nya yang menyala - nyala lalu Starla dengan Jarum Es besar di belakang nya yang mengarah padaku, wajah nya memerah dan kelihatan marah.


Dan...... *Boom


___________________________________


Aku terlempar hingga menembus dinding aula, aku melihat raja yang khawatir sebelum pingsan.


Ratu yang melihat bahwa orang yang melakukkan itu adalah anak kedua nya Starla dan Pahlawan perempuan yang terkenal dekat dengan Ryouta.


"Ara Ara Starla ada apa ini?"


"Dia telah menggoda kakak sampai - sampai kakak menci..ci..ciumnya!"


Kata Starla dengan wajah marah nya. Ratu yang mendengar itu tersenyum lalu berkata.


"Ara.. sayang sepertinya Ryouta akan mempunyai istri lebih dari tiga dan kedua anak kita bersama pahlawan Yuki akan menjadi salah satu nya!?"


Lalu Clara datang dan memangku Ryouta.


"Benar ibu nampaknya Suamiku ini akan mempunyai banyak istri!"


Clara mengatakan itu sambil membelai wajah Ryouta.


"Hmm.. ibu nampak nya aku akan berlatih selama beberapa bulan ini untuk ikut berpetualang dengan Ryouta, tidak apa apa kan Ayah?"


Dia mengatakan itu dengan menggunakan sihir angin nya agar hanya bisa di dengar oleh Raja dan Ratu.


"T...tida-"


"Ehem!"


 


Saat Raja ingin mengatakan sesuatu tiba - tiba Ratu berdehem dan memotong perkataannya.

__ADS_1


"Baiklah tapi kau harus tetap berhati - hati Clara."


"Terima kasih ibu, aku akan membawa Suamiku  ke kamar ku"


Setelah berkata seperti itu Clara lalu menghilang menggunakan sihir angin, dan perkataan Clara itu di dengar oleh Yuki dan Starla, hawa membunuh yang awalnya sudah reda tiba tiba kembali memekat.


  Sambil berjalan menuju keluar Starla  menghancurkan pintu Aula lalu melanjutkan mencari Ryouta bersama Yuki. Ratu hanya tersenyum, namun Raja yang melihat itu lemas tidak berdaya ketika melihat Putri nya seperti sang ibu saat marah.


Ketika Starla dan Yuki sampai ke kamar Clara tapi tidak menemukan siapa pun mereka pun mencari ke ruangan lain.


Disisi lain Ryouta sedang di baringkan di oleh Clara, lalu Clara melepaskan pakaian nya dan tidur disebelah Ryouta. Sedangkan Yuki dan Starla mencari hampir ke seluruh istana dan mereka tidak kunjung menemukanya.


Lalu terbesit di pikiran mereka tempat yang belum mereka kunjungi.


"Masih ada satu tempat, kamar Ryouta!"


"Masih ada satu tempat, kamar Ryouta!"


Ucap Yuki dan Starla. Mereka pun  mencari ke kamar Ryouta, saat sampai disana mereka melihat Ryouta tertidur tetapi mereka tidak melihat Clara yang berada di sebelah kanan Ryouta sedang tertidur pulas, karena letak pintu berhadapan dengan sebelah kiri tubuh Ryouta.


Keesokan hari nya Putri Clara terbangun namun tubuh nya di peluk oleh Ryouta, karena tidak bisa bangun dia melanjutkan tidurnya dan membalas pelukanan Ryouta yang masih tertidur pulas.


Raja melihat Pahlawan Haruto dan Araki ingin bertanya.


"Pahlawan Araki dan Haruto apa kah ada yang ingin anda tanyakan?"


"Benar yang mulia, sedari tadi aku tidak melihat Ryouta?"


Lalu Araki menambahkan.


"Bukannya yang mulia mempunyai dua putri?"


Starla dan Yuki bertatapan lalu mengangguk, tiba - tiba mereka berdiri dan membuat semua orang yang di sana terkejut. Raja dan Ratu mengikuti mereka, sedangkan para pahlawan lainnya tidak bisa ikut karena jadwal latihan mereka bersama Jendral Lion dan Jendral Luna.


Saat Yuki, Ratu, Raja dan Starla tiba di depan pintu kamar Ryouta, Raja bertanya.

__ADS_1


"Perlu kah kita mengetuk pintu?"


"Tidak perlu yang mulia kita langsung masuk saja."


Yuki menendang pintu kamar Ryouta namun Ryouta masih tetap tidur.


Saat mereka masuk Yuki melihat Ryouta sedang memeluk sesuatu, lalu bertanya ke Raja Erza.


"Yang mulia apakah di dunia ini ada guling?"


"guling, apa itu?"


"Sesuatu yang di peluk saat tidur, selain bisa membuat seseorang lebih nyaman tidur, memeluk guling juga bisa meluruskan area punggung saat kita tertidur."


"Tidak ada benda seperti itu disini."


saat Yuki ingin mengatakan sesuatu tiba tiba Starla bergerak mengejutkan nya dan menarik selimut Ryouta karena sedari tadi merasa janggal.


Saat selimut ditarik betapa terkejut nya mereka melihat Ryouta memeluk Clara yang sedang telanjang saat tidur dan sebaliknya, sedangkan Ratu Eliza tiba - tiba teringat sesuatu.


Saat Yuki dan Starla ingin memukul Ryouta tiba - tiba Ratu bersuara.


"Ara.. sayang aku lupa jika putri kita tidak bisa tidur saat memakai pakaian!"


"Apa jadi dia menuruni sifat ku?"


Raja nampak berpikir.


Starla yang mendengar itu bertanya.


"kenapa aku tidak tahu tentang ibu?"


"bukankah kau tidak pernah tidur dengan kakak mu?"


Starla nampak berpikir lalu melihat Yuki dan mengangguk.

__ADS_1


lalu...*bukkk


___________________________________


__ADS_2