
Keesokan hari nya waktu hanya di habiskan untuk berlatih dan juga para pahlawan menjadi semakin kuat.
Dan di hari selanjutnya Ryouta dan yang lainnya berpamitan dengan Raja dan Ratu, lalu pergi untuk ke mengambil senjata di tempat paman Dwarf.
Disisi lain di kerajaan Ares...
_____________________________________
Beberapa orang di panggil ke dunia yang sama dengan tempat Ryouta dengan alasan yang sama juga, seorang gadis dengan rambut yang sangat hitam dan beberapa temannya sangat kebingungan. Gadis itu bingung apa yang terjadi dengannya dan teman - teman nya.
Yang tak dia sangka tubuhnya tiba - tiba bergetar, dan entah mengapa dia menjadi sangat senang. Setelah orang yang paling penting dalam hidup nya tiba - tiba saja menghilang tanpa kabar sekali pun. dia menjadi pribadi yang sangat berbeda.
Kembali ke Ryouta dan yang lainnya, mereka berencana pergi ke Kerajaan Xylos terlebih dahulu. Perjalanan mereka di mulai dengan membeli kereta kuda.
Saat malam mereka menginap di desa terdekat.
Kemarin setelah kami mengambil senjata, kami lalu membeli kereta kuda. Saat malam aku memutuskan tinggal di sebuah desa dan menyewa penginapan. Lalu keesokan harinya pergi untuk melanjutkan perjalanan.
Saat di perjalanan kami di cegat oleh beberapa bandit, ketika aku ingin turun Lisa berkata.
"Tuan boleh kah aku yang melawan mereka?"
"Hm.. majulah dan bawa kepala nya, lalu simpan di cincin ruang mu."
"Baik tuan." Lisa lalu keluar dari kereta dengan pelan - pelan, karena yang lainnya masih mengantuk dan tertidur.
"Serahkan barang bawaan kalian, atau kami bunuh kalian satu persatu."
Lisa keluar dan berjalan dengan santai nya.
"Bos dia hanya seorang anak kecil, Hahaha."
__ADS_1
"Hahah anak kecil, kau sangat manis."
"Aku akan menangkapmu lalu menjual mu ke pasar budak."
Lisa yang mendengar itu pun hampir kehilangan kendali dan mengamuk.
"Tenanglah, dia tak akan bisa mengalahkan mu. Untuk apa kau semarah itu."
"Huh.. terima kasih tuan."
Lisa mulai tenang, dia maju dan terus menebas kepala para bandit itu dengan katana nya.
Hingga 10 bandit itu mati dengan kepala terpisah dari tubuh nya.
Keesokan hari nya kami beristirahat di hutan dan berkemah. Aku menyuruh mereka berlatih, sedangkan aku berburu untuk mencari persediaan makanan. Namun saat aku ingin berburu terdengar suara orang sedang bertarung.
Saat ku lihat ternyata beberapa pemuda sedang bertarung dengan Goblin dan ada desa nya lagi, entah mengapa aku terlalu sering bertemu dengan desa goblin. Aku memanggil yang lain untuk membantu mereka menghancurkan sarang goblin.
Hanya beberapa menit desa goblin itu musnah, karena kedatangan 6 wanita cantik, entah dari mana.
Sekelompok pemuda tersebut terdapat empat orang dengan dua laki - laki dan dua perempuan.
Terlihat mereka sepertinya masing masing adalah sebuah pasangan.
Aku lalu kembali ke tenda untuk tidur.
-------------------------------------
STARLA POV
"Terima kasih telah menolong kami nona."
__ADS_1
"Yah sebenarnya yang menolong kalian adalah seorang lelaki, dan dia sekarang pergi entah kemana."
"Dimana laki - laki itu nona? Apakah dia pengecut, jadi dia kabur dan meminta pertolongan kalian? Hhhaha" laki laki yang satu nya menjawab dengan nada mengejek.
"Jaga ucapan mu terhadap tuan, jangan pernah menghina jika ku dengar sekali lagi kau menjelek - jelekan nya aku akan memotong mu."
"Benar apa yang di katakan gadis kecil ini, cobalah untuk menghargai orang lain. Perkenalkan nama ku Rose"
"Cih."
"(Aku melihat Aura yang sangat kuat dari mereka semua, bahkan DemiHuman yg ada di hadapan ku ini.)"
"Perkenalkan nama ku Starla"
"Aku Yuki."
"Aku Kakanya Starla, panggil saja Clara."
"Nama ku Iris."
"Kau bisa memanggil ku Arisa."
"Kakak bisa memanggil ku Lisa."
"Baiklah Starla dan kalian semua, bisakah kami menemui orang yang kau maksud."
Aku, Yuki dan yang lainnya lalu membawa mereka ke perkemahan untuk bertemu dengan Ryouta. Sesampai nya disana kami melihat Ryouta sedang tidur.
"Bagaimana, apakah kalian akan menunggunya bangun atau langsung pergi?"
___________________________________
__ADS_1