Eternal World

Eternal World
43


__ADS_3

"Akhh benar juga."


Mereka lalu melepas nya dan deratan suara benda berat jatuh hingga getaran terus di bangku paling depan penonton. Para penonton yang merasakan dan mendengar itu pun tak bisa berkata kata bahkan berpikir, bagaimana bisa kecepatan tak terlihat itu masih menggunakan sesuatu yang sangat berat.


___________________________________


7 melawan 1 dengan kecepatan tak masuk akal, orang tegang tapi mereka tak bisa melihat apa yang terjadi bahkan segelintir orang hanya melihat percikan bunga api dari pedang beradu.


[Confinement of Pentagon]


Mereka bertujuh terkurung di dalam nya namun Ryouta masuk. Ryouta membuat sihir itu untuk meminimalisir dampak dari pertarungan mereka.


[Sword of Punishment]


[Destiny of the Spear of Ice]


[Death Rain]


[Lightning of Judgement]


[Holy Dragon]


[Earth Elemental: Crystal Sword]


[Replication]


 Secara beruntun mereka mengarahkan sihir mereka ke segala arah dan dengan bantuan sihir [Replication] dari Iris menyebabkan Ryouta sedikit menerima dampak walau pun sudah menggunakan [Shield].


"Hei apa kalian kira aku sudah serius?"


"Jadi kau belum serius?"


"Ya."


Ryouta mengeluarkan RedNight dari cincin nya, lalu melakukan kuda - kuda.


[Moonlight Sword Art]Gerakan pertama: White Horizon


[Moonlight Sword Art]Gerakan kedua:One Light Vertikal


[Triple Accel]


Moonlight Sword Art]Gerakan ketiga: Craying Rain


___________________________________


*Gerakan ketiga dari Seri Moonlight Sword Art yang berupa tusukan, diambil dari hujan yang tak henti hentinya turun.


___________________________________

__ADS_1


Mereka bertujuh tak kuat menahan serangan dari Ryouta walau pun hanya tiga gerakan. Lisa dan Sina gugur secara bersamaan sekarang tersisa 5 orang lagi.


[Shield]


[Thunder Armor]


Mereka bersiap - siap dengan serangan Ryouta.


"Jangan bertahan, terus serang, jika dia menyerang serang juga."


[Moonlight Sword Art]Gerakan keempat:Moon Slash


Pertahanan mereka berhasil dan mulai membalas serangan yang Ryouta lancarkan tanpa menunggu gerakan ke lima ke 5. Para penonton yang melihat pertarungan itu tak bisa berkata kata.


"Hey ayolah apa hanya segini kemampuan kalian Hahahahah Lemah."


Kepribadian Ryouta benar - benar berubah saat memegang RedNight nya.


[Dark Sword]


[Blue Ice Fire Sword]


*Syuut


*Boom


[Moonlight Sword Art]Gerakan keenam: Silent


*Booom....


*Booom.....


*Duarr....


Dentuman dan hempasan berbunyi dan ketujuh orang wanita itu terluka namun tidak pingsan.


[Recovery]


"Bangun lah kita kedatangan tamu."


"Ini....?"


"Aura Iblis..!"


Aku bergegas menghubungi paman di kerajaan Servámon menggunakan sihir [Telekinesis].


"*Paman apakah di sana juga di serang oleh pasukan Iblis?"


"Tunggu.. apakah ini kau Ryouta?"

__ADS_1


"Benar paman ini aku."


"Ryouta disini pasukan iblis juga menyerang."


"Baiklah paman tunggu sebentar*."


Ryouta mengumpulkan Yuki dan yang lainnya.


"Kami bisa tenang saja."


"Apakah dari kalian ada yg bisa menggunakan [Teleport]?"


"Baiklah aku akan mengantarkan kalian."


"Kema-"


[Teleport]


Sebelum Starla selesai berbicara Ryouta terlebih dahulu mengirim mereka ke kerajaan Servámon menggunakan sihir [Teleport].


"*Kalian ku pindahkan ke kerajaan Servámon untuk mengalahkan pasukan iblis disana."


"Bagaiaman dengan dirimu sendiri?"


"Tenang saja ini akan menjadi pertarungan sangat singkat*."


Ryout lalu pergi ke gerbang selatan Kerajaan dan ternyata sudah banyak orang yang bersiap, bahkan para petulangan ikut mempertahan kan kerajaan ini.


Dilihat dari banyak pasukan nya para iblis ini berkisar kurang lebih 10 ribu pasukan. Mungkin ini lebih sedikit dari peperangan dengan para moster kata Ryouta.


"Baiklah, saat di mulai."


Ryouta melempar 50 pisau nya dan mengendalikan nya dengan sihir angin.


[Death Rain]


[Moonlight Sword Art]Gerakan keenam: Silent


Menerjang dan membunuh setiap iblis yang berada di mana pun. Di dalam dunia yang masih berwarna abu - abu dan di waktu yang terhenti Ryouta terus menusuk dan menebas para iblis setiap pisau angin, iblis yang mati bertambah dan bertambah banyak sampai akhirnya waktu berjalan kembali dan seperti semula.


Saat sadar semua orang melihat pria dengan rambut hitam dan mata hitam berdiri di tenga tengah pasukan iblis lalu seketika para iblis diluar mau didalam radius 20 Meter jatuh dengan tubuh terbelah dan kepala terpisah.


Sedangkan yang jauh di luar jangkauan terkena jarum berwarna dari langit yang menusuk setiap iblis disana.


Tiba - tiba 2 iblis yang tergolong kuat dan kemungkinan adalah salah satu Jendral Iblis menyerang Ryouta.


Lalu dari arah belakang Ryouta Iblis yang satu nya menendang dengan kuat dan.


*Boom..

__ADS_1


Seseorang terpental dan terguling di tanah sejauh 50 Meter....


___________________________________


__ADS_2