Eternal World

Eternal World
Chapter 07: Begitu lah wajah nya


__ADS_3

[Moonlight Sword Art]Gerakan pertama:White Horizon


Dengan tebasan menyamping aku menyerang nya lalu angin yang tercipta dari teknik itu muncul dan mendekat ke Akito. Tanpa di sadari semua orang saat serangan itu ingin mengenai Akito, seseorang menangkis nya.


___________________________________


Lalu menyerangku, aku yang hampir terkena serangan itu menghidar, saat orang itu ingin menyerang lagi. Aku juga bersiap untuk menyerang.


Aku mencoba membalas nya dan kami beradu serangan sekali lagi, saat aku mencoba mundur di dengan cepat menyerang  ku lagi. Dia terus memojokkan aku hingga melihat celah di pedang nya yang sedikit patah akibat serangan pertama ku.


 Aku pun mundur dan bersiap


[Moonlight Sword Art]Gerakan kedua:One Light Vertikal


___________________________________


*Moonlight Sword Art adalah teknik pedang keluarga Arazaki (Sun Sword Art) dan (Moon Sword Art) yang di modifikasi oleh Ryouta.


Moonlight Sword Art sendiri terdiri dari 7 gerakan dihitung dari gerakan pertama.


*Backtopik


___________________________________


Sesuai namanya aku mengayunkan pedangku secara Vertikal, lalu efek dari serangan itu mematahkan pedang orang tersebut. Saat aku ingin menyerang kembali, tiba - tiba suara teriakan membuat kami berhen


"Berhenti...!"


"Ryouta..!"

__ADS_1


Aku dan orang itu berhenti lalu aku menghadap ke mereka, begitu juga orang itu.


Namun seketika semua nya senyap keenam Pahlawan dan semua orang disana termasuk Starla dan Jendral Luna kecuali Yuki membeku.


Dan hanya ada suara Yuki yang mengkhawatirkan ku. Seketika kelima pahlawan berteriak dan Akito yang diam tambah terdiam. Saat aku bertanya ke Yuki dia pun bingung namun saat dia melihat wajah ku.


Dia tahu kenapa, lalu berkata.


"Pantas saja mereka begitu, coba kau lihat wajahmu."


"Hah melihat wajah ku bukan kah disini tidak ada cermin?"


"Ahh... aku lupa, rambut mu terpotong saat dia menyerang mu tadi dan wajah pembawa masalah mu itu akhirnya terpublikasikan."


"Hmm.. wajah pembawa masalah yaa, tapi kau menyukai nya kan?"


Wajah Yuki lalu memerah, tapi itu tidak disadari oleh Ryouta. Aku lalu menepuk tangan ku menggunakan sedikit mana agar suara nya menyadarkan mereka.


"Siapa kau!"


"Hey ayolah apa kalian tidak mengenaliku?"


Wajah para perempuan memerah bahkan jendral Luna dan Starla pun memerah. Yuki yang melihat itu pun memukul ku lalu mengatakan.


"Jangan menggoda mereka."


"Aww apa maksud m-" *BUKK


Suara pukulan Yuki menyadarkan para perempuan.

__ADS_1


Lalu Starla berbicara.


A..a.apa yang ka..kalian lakukan?"


Ucapnya dengan wajah masih memerah.


"Berkenalan dan bertukar serangan!" Ucap ku dengan orang itu.


Lalu kami bersalaman dan berkenalan seakan tak terjadi apa apa.


"Leon."


"Ryouta."


Aku bergumam dan berkata.


"Sepertinya aku harus memotong rambut ku dan menggunakan topeng saat berpetualang nanti!?"


Yuki yang mendengar itu pun membalas perkataan ku.


"Yaa sebaiknya kau menggunakan topeng agar tidak menggoda para perempuan di istana bahkan di dunia ini!" Seru Yuki.


Aku cuma berdehem dan berjalan ke Jendral Luna lalu mengembalikan pedang nya dan tersenyum. Jendral Luna yang melihat itu pun seketika wajah nya sangat merah dan tentu saja Ryouta tidak menyadari nya.


Yuki yang melihat itu berjalan ke arah Ryouta dan memukulnya lagi."


"Jangan menggoda orang lain" *BUKK


"Aww..aku tak menggoda nya, aku hanya berterima kasih."

__ADS_1


"Cih kau harus segera menutupi wajah mu itu."


___________________________________


__ADS_2