
"Bukan cuma mengetahui aku adalah iblis dari 7 dosa besar, namun kau juga menebak semua pikiran ku. Seperti yang kau bilang, setelah peperangan beribu tahun yang lalu, aku memutuskan mencoba tinggal dengan para manusia. Bahkan aku di asuh oleh nenek tua dan juga dia merawat ku. Namun setelah kematian nya aku menjadi seperti seorang anak yang terlantar. Aku juga harus berpindah-pindah tempat dan mengubah identitas karena akan ada kecurigaan jika seorang manusia hidup namun tidak menua setelah ribuan tahun." Kata Lena sambil merenungi masa lalu nya."
_________________________________
[Shield]
*Duarr...
Sebuah serangan tepat mengenai Ryouta dan Lena yang sedang berbicara jika Ryouta tidak lebih dulu menggunakan sihir nya
[Pentagon of Confinement]
Menjulang sebuah perisai kokoh dengan masing-masing warna di sudut nya.
"Akhirnya kau keluar."
Lena melihat ke arah yang di tatap oleh Ryouta.
"Mammon!? Bagaiamana kau?"
Lena sungguh kaget melihat Mammon mengikuti nya sedari awal.
"Bajingan pengkhianat."
"Pengkhianat? Hahah bukankah kalian lah yang dari awal yang mengkhianati ku, aku sangat ingat saat itu kalian hampir menjadi kan ku tumbal untuk membangkitkan Tuan. Jika saja saat itu aku tidak mengubah salah satu jenderal menjadi diriku dengam sihir dan juga andaikan Ritual sihir pembangkitan itu gagal, sekarang aku sudah mati di tangan kalian."
"Kalau begitu percuma saja kau lari karena aku akan memunsahkan mu disini." Kata Iblis Mammon dengan tatapan tajam nya.
"Kalian semua keluar lah dari pelindung ini dan pergi secepat nya ke kerajaan Pioggia. Setelah aku selesai maka buat lah portal dengan sihir [Gate] agar aku bisa kesana tanpa membuang waktu."
[Gate]
"Gerbang ini akan membawa kalian keluar dari pelindung."
__ADS_1
"Ha!? Ingin kabur, kalian pikir kalian bisa melakukannya."
*Wush...
*boom...
Mammon mengeluarkan tekanan nya yang membuat yang lain tidak bisa berkutik Zterkecuali Ryouta dan Lena.
"Kau.... Takkan ku biarkan."
Lena kembali ke wujud iblis nya dan membentangkan sayap nya.
*Boom....
*Boom....
Tekanan menghilang, itu menjadi kesempatan untuk Yuki dan yang lainnya pergi. Setelah semua nya masuk ke dalam portal suara ledakan kembali berbunyi dengan keras. Adu pukul antara 2 iblis ini membuat angin yang sangat besar.
[Blast Magma]
"Wanita sialan."
*Wossh....
Mammon terbang dan menendang Lena hingga terpental ke belakang, lalu dia terbang melebihi kecepatan terpental nya Lena hingga sampai di belakang nya. Mammon menendang Lena lagi dari belakang hingga membuat Lena tersungkur di tanah, Mammon segera ke tempat Lena. Tanpa di sangka Mammon memutuskan 1 sayap Lena, yang membuat Lena berteriak kesakitan, saat Mammon ingin memutus sayap yang tertinggal.
"Aarrrrh...."
*Siuuut....
Tangan Mammon yang memegang sayap Lena pun terputus. Itu membuat Mammon berguling kesakitan hingga dia kembali terbang ke atas dan lari.
Dengan cepat Mammon lari karena betapa panik nya bagaimana dia kehilangan tangan nya, sampai-sampai dia lupa bahwa sihir pelindung Ryouta masih aktif.
__ADS_1
"Sial."
[Meteor Dark]
[Dark Beam]
"Kenapa? Kenapa? Pelindung ini tidak hancur."
Disisi lain Ryouta menghampiri Lena, Ryouta melihat Lena sendiri yang mencabut sayap nya.
"Ini bukti bahwa aku membuang kehormatan ku sebagai iblis."
*Kraak...
"Arghhhh."
"Wanita bodoh."
"Kau?"
"Diamlah."
Ryouta mengulurkan tangan nya ke tubuh Lena dan luka-luka Lena pun menutup.
"Maafkan aku Ini tidak bisa menyembuhkan sayap mu."
"Terima kasih, tapi bukan kah tadi sihir cahaya? Bagaimana aku bisa sembuh dengan sihir penyembuhan itu aku adalah iblis?"
"Bukan, aku hanya mengalirkan Mana ke tubuh mu."
"Ah..? Bagaimana Mammon?"
"Tenang saja kau lihat pelindung itu. Itu takkan bisa di tembus bahkan dengan sihir sekalipun."
__ADS_1
_________________________________