
"Apakah kau menyukainya?"
"Ya tuan aku menyukai nya bisa kah aku meminta yang seperti ini?"
"baiklah. paman bisakah kau membuat kan Satu Rapier, Long Sword dan Long Sabre lalu Dua Katana yang panjang nya berbeda, yang satu sama kan saja panjang nya dengan RedNight ku lalu satunya di buat lebih pendek saja.
___________________________________
"Baiklah bocah kau bisa mengambil nya dua atau tiga hari lagi."
"Lalu kalian, apakah kalian tidak memakai armor?"
"Bicara soal armor kami bisa meminta ayah untuk itu, lalu kau sendiri apakah tidak memakai armor?"
"Aku lebih memfokuskan kepada kecepatan, karena itu lah aku tak memakai armor. Setelah ini kalian melakukan apa?"
"Mungkin berlatih, kami tak ada kegiatan lagi untuk di kerjakan."
"Baiklah kalian sekarang ikut aku."
Aku membawa mereka berempat ke Guild untuk mendaftarkanya. Sesampainya aku di Guild kejadian saat aku pertama kali ke Guild terulang lagi yaitu ada manusia otak otot menghalangi ku.
"Hei ku lihat wanita mu sangat cantik, berikan kepada dan aku ku-"
Belum selesai di berbicara aku menjentikkan jarika dan.
[Dark Side]
Dia terdiam tapi ekspresi nya menunjukkan penyiksaan dan ketakutan. Orang orang yang melihat itu menyingkir dari jalan ku, aku pergi ke resepsionis.
"Marie."
"Ya tuan bolehkah aku tahu siapa anda?"
"Ayolah Marie bisakah kau mengenali ku hanya lewat suara?"
__ADS_1
"Ohh Ryouta ternyata itu kau."
"Ya itu aku dan ini kartu ku apapun yang kau lihat jangan beritahu siapa pun yang kau lihat dan daftarkan mereka berempat, Aku akan mencari Laura terlebih dahulu."
"Laura sedang di kamar nya bukan di Ruang kerja nya."
Aku tak mendengarkan lalu berjalan ke lantai dua dan aku lupa dimana ruangan Guild Master, dan berjalan lalu membuka sembarang pintu dan melihat Laura yang sedang telanjang dan ingin memakai pakaian.
"Ohh maaf, boleh aku tahu ruangan Guild Master dimana?"
"Tunggu sebentar."
Laura pun keluar dengan wajah memerah lalu menuntun ku ke dalam Ruangan Guild Master.
"Apakah ada masalah yang kau bicarakan Ryouta?"
"Tidak ada aku hanya bosan saja menunggu Empat orang di bawah, apakah kau sibuk?"
"Tidak!"
Laura berdiri dan memperkenalkan dirinya begitu pula mereka berempat.
"Laura aku ingin mencari Quest untuk melatih mereka, bisakah kau membantu ku?"
"Ada Quest untuk memburu goblin di dekat desa Neil, kalian bisa ke sana, dan ini kertas permintaan nya, setiap Quest kau harus membawa tanda bukti atau bisa dilihat dari kartu petualang mu."
"Baiklah Terima Kasih."
"Sama - sama"
Kami berjalan ke bawah dan menghampiri meja resepsionis, aku belum mengambil kartu ku setelah aku memberikannya kepada Marie.
"Marie dimana kartu ku?"
"Ini dan juga imbalannya, aku tak menyangka kau begitu kuat."
__ADS_1
"Ya begitulah."
Aku melihat kedalam kantong dan mendapati sekitar 50 koin emas di dalamnya, lalu kemasukkan kedalam cincin ruang.
"Baiklah kita akan ke desa Niel."
Aku menyuruh mereka menggunakan "[Thunder Step] untuk mempercepat ke desa Niel karena desa itu tak terlalu jauh dari ibu kota kerajaan.
Sesampainya disana kepala desa menjelaskan bahwa desa mereka selalu di serang goblin beberapa hari ini dan bagus nya tidak ada korban satu pun.
Saat dilihat ke dalam hutan ternyata ada sebuah desa goblin yang cukup besar. Aku lalu menyuruh mereka menyerang tanpa rencana agar itu bisa membuat mereka terbiasa untuk berpikir cepat. Aku hanya akan membantu jika benar - benar di butuhkan.
Sebelum itu aku mengajarkan mereka [Body Enchant], [Sword Enchant] dan mengalirkan "Mana"Elemen ke sebuah objek seperti pedang.
Mereka lalu menyerang, aku tak menyangka mereka lebih beringas, mereka menebas dan menusuk setiap goblin yang ada. Berapa saat berlalu tumpukkan mayat goblin semakin meninggi, hingga King Goblin muncul.
"Baiklah Boss nya sudah tiba kalian bekerja sama lah."
"Baik!" Ucap mereka semua
Mereka menyerang goblin king yang tingginya dua setengah meter sangat kesulitan.
"baiklah Starla bekukan lah terlebih dahulu, sebelum itu Lisa juga gunakan [Paralyzed] untuk melumpuhkan nya lalu gunakan sihir terkuat kalian."
setelah mereka menghentikan Goblin king itu mereka lalu mengluarkan sihir andalan mereka.
[Sword of Punishment]
[Destiny of the Spear of Ice]
[Holy Wind]
[Lightning of Judgement****]
Yuki menyerang dengan Elemen Api nya, Starla dengan Elemen Ice, Lisa dengan Elemen Petir dan Clara dengan Elemen Angin nya. Membuat Goblin king yang sedikit menerima Goresan pedang seketika musnah menjadi debu.
__ADS_1
___________________________________