Eternal World

Eternal World
Chapter 69: Mirip dengan mu


__ADS_3

Di hari pertama hanya berjalan seperti biasa nya membosankan mungkin itu yang bisa aku ucapkan, karena hanya mendengar rintihan dan rengekan dari anak-anak. Aku sangat terbantu oleh Clara karena dia telah menyelesaikannya lebih dulu jadi dialah yang menemani ku berbicara dan juga dia orang yang penuh kasih sayang setelah benar-benar kuamati.


_________________________________


"Bisakah kau ceritakan aku tentang kehidupan mu sebelumnya?"


"Bukan kah kau sudah tahu itu?"


"Tapi aku ingin mendengar langsung bagaimana kau menceritakan nya."


"Yah sederhana saja, aku hanyalah anak sekolah yang terkenal kutu buku dengan satu orang adik perempuan. Berasal dari keluarga yang menjunjung tinggi kemampuan bertempur di mana setiap anak-anak di latih dengan keras."


"Lalu bagaimana dengan orang tua mu?"


"Bisa di bilang Ayah ku adalah pria yang hebat, orang bodoh yang selalu mementingkan orang lain dan keluarga nya dari pada dirinya sendiri."


"Bukan kah kau juga begitu, kau sungguh tidak sadar. Lalu bagaimana dengan Ibu mu?"


"Bisa di bilang di mirip dengan mu."


"Mirip dengan ku?"


"Ya... Mirip, kalian adalah orang yang penuh kasih sayang dan punya kehangatan tersendiri. Suara kalian memanjakan setiap pendengar nya."


"Benarkah?"


"Percaya lah itu."


"Kakak kami sudah selesai. Kak Clara Apa saja yang kalian bicarakan?"

__ADS_1


"Lupakan aku hanya meminta Ryouta menceritakan tentang nya."


"Kalau begitu sekarang kalian lakukan dengan cepat atau langsung kompres Mana tersebut tanpa harus membuat Bola Mana."


Tujuan latihan ini agar efektivitas dan kecepatan mereka meningkat dengan signifikan.Tanpa di duga mereka berhasil dengan waktu 1 jam.


"Baiklah sebelum tahap selanjutnya aku akan menjelaskan sedikit tentang Mana. Mana terbagi menjadi 2, Mana internal dan Mana Eksternal, Mana internal adalah Mana yang terdapat dalam tubuh setiap orang sedangkan Mana Eksternal adalah Mana yang terdapat di alam atau sering disebut Mana Alam. Apakah jelas?"


"Jelas"


"Tentu"


"Mengerti"


"Nah sekarang tugas kalian belajar menyerap Mana alam. Cobalah duduk bersila lalu penjamkan Mata kalian dan tutup Indra penciuman kalian."


"Selesai?"


"Sekarang kalian bernafas dengan teratur. Kalian akan melihat sebuah titik titik bercahaya di sekitar kalian."


"Apakah ini wujud Mana secara fisik." Tanya Iris


"Benar itu adalah wujud Mana secara fisik, sekarang bayangkan lah Mana tersebut berkumpul di satu titik yaitu perut kalian. Setelah mana berkumpul di pusat tubuh alirkan keseluruh tubuh maka otomatis Mana itu sudah jadi milik kalian." Jelas Ryouta.


"Sungguh aku merasa luar biasa." Kagum Starla dan Arisa


"Sekarang teruslah menyerap Mana alam sampai melebihi batas tubuh kalian, jika terjadi kemacetan maka kumpulkan lebih banyak lagi."


"Tapi apakah itu tidak apa-apa?" Tanya Yuki

__ADS_1


"Tidak akan terjadi apa-apa, aku harus melatih kalian selagi bisa, karena iblis sudah bermunculan di daratan."


 


"Wah wah sudah lama tak berkumpul seperti ini, sepertinya kalian sudah siap?"


"Yah begitulah sudah beribu-ribu tahun dan aku sudah tidak sabar untuk menginjak semut-semut kecil itu."


"Cih menjengkelkan saja mendengar kalian bicara." Kata wanita itu.


"Ayolah bisa kah kalian sedikit bersabar, tuan bahkan belum kembali setelah di bangkitkan." kata pria lain nya


"Tidak kalian tenang hah!"


"Cih lebih baik aku pergi."


Aku keluar dari gerbang dan pergi terbang ke wilayah manusia, tentu saja aku menyamar sebagai mereka.


"Aku sungguh iri dengan kehidupan mereka sebagai manusia. Baiklah seperti nya aku akan berjalaj-jalan di luar kota."


Saat di tengah jalan aku tiba-tiba di hadang sekelompok manusia.


"Hahaha serahkan tubuh mu atau tidak kau akan mati."


"Cih sekolompok bajingan, bagaimana mungkin walaupun aku adalah Asmodeus tentu saja aku takkan mudah memberikan diri ku pada seorang manusia kotor seperti mereka. Apa aku harus membunuh mereka saja ya?"


Saat aku ingin menyerang mereka tiba-tiba ada sebuah sihir api melesat menembus kepala salah satu kelompok itu.


"Yee.... Tepat di kepala."

__ADS_1


"Sihir yang mereka gunakan sungguh kuat, seharusnya sihir api hanya akan membakar seseorang tapi ini bahkan bisa membuat nya menembus kepala. Tapi aku merasa bahwa mereka setara dengan Jendral iblis, tetapi mereka takkan bisa mengalahkan 6 Raja lain nya." Pikir ku


_________________________________


__ADS_2