
"Ah maaf tuan maaf aku terbawa suasana."
"Tidak apa-apa. Baiklah kita akan pergi sekarang."
[Gate]
Setelah memasuki Gate.
"Ryouta bukan kah ini...
_________________________________
Pemandangan yang tidak asing dilihat oleh mereka namun tentu saja terkecuali untuk Lena yang adalah orang baru. Pemandangan sebuah Padang rumput yang tak memiliki ujung dan sebuah pohon apel besar yang terdapat di depan mereka.
"Ryouta bukan kah ini tempat bersantai mu."
"Bagaimana ya, ini bukan hanya tempat bersantai namun juga tempat tidur ku."
"Ya ya ya lalu ada apa disini bukan kah kita harus ke tengah-tengah untuk mengaktifkan pelindungnya?"desak Yuki
"Huh aku sangat sering berada disini dan tanpa sadar bahwa tempat ini berada di tengah peta."
"Yang benar saja? Lalu kenapa tidak ada apa-apa disini, hanya ada sebuah pohon besar."
__ADS_1
"Sebentar-sebentar aku akan mencarinya."
Aku mulai mencari sebuah batu monumen kecil yang digunakan untuk menempatkan lencana-lencana itu.
"Ahh.... Sekarang kalian kumpulkan lencana yang kalian miliki dan tempatkan disini."
"Jangan lupa letakkan sesuai lambang kerajaan tersebut."
"Iya iya."
*Woosh...
Padang rumput yang luas sebelum nya menghilang seperti proyeksi dan di gantikan dengan sebuah Istana yang sangat besar dengan 5 patung di depannya.
"Hei hei hei aku belum berhenti untuk kagum atas semua ini bisakah kita lebih lama diluar sini."
"Baiklah terserah kalian."
Aku pergi ke sebuah monumen yang berada di bawah setiap patung, disana aku menyadari bahwa hampir semua spekulasi ku benar bahwa 5 Raja pertama dan pendiri kerajaan Servámon, Xylos, Pioggia, Ares dan Amora berasal dari bumi. Saat aku mundur perlahan-lahan aku merasakan suatu yang janggal yaitu monumen ke-enam yang terdapat di tengah-tengah jalan."
"Bagaimana bisa aku tidak menyadari nya atau aku mengira bahwa itu hanya batu biasa."
Aku pergi ke monumen tersebut dan menemui sebuah tulisan yang tidak asing, aku memutuskan memanggil Yumi dan Yuki.
__ADS_1
"Kalian berdua lihat ini, sungguh tidak asing kan?"
"Abjad yang di tulis dengan bahasa Inggris."jawab Yuki.
"Yuki bacakan."
"Baiklah."
"Halo. Nama ku Alicia aku adalah orang Jepang dan juga seorang blasteran. Aku bersama ke 4 teman ku membangun kerajaan ini untuk... Ya tentu saja untuk berkumpul karena kami akan membangun kerajaan masing-masing agar dunia ini tetap terjaga dan teratur. Aku, Arthur, Billy, Walfront dan Syrp, perempuan ini sebenarnya namanya bukanlah Syrp namun Stephanie. Membuat nama yang aneh. Baiklah lanjutkan kami kesini bukan karena di panggil oleh sihir apa pun, namun karena kami lah yang seindiri datang ke tempat ini dan belajar berkomunikasi hingga mengikuti gaya hidup orang-orang di dunia ini. Aku sangat terkejut bahwa sihir adalah hal wajar di dunia, yah karena ketertarikan kami dengan pedang dan sihir, kami mempelajari nya hingga menjadi orang yang kuat, hingga suatu hari ada sebuah moster humanoid yang mempunyai dua tanduk dan sepasang sayap seperti kelelawar menyerang kami dengan beringas, orang dunia ini berkata bahwa mereka adalah Ras Iblis. Namun aku juga terkejut karena ada yang lainnya, ras humanoid lainnya, ras yang mempunyai telinga panjang dengan rambut kuning dan mata hijau mereka disebut Elf hutan, aku yakin banyak Elf lainnya lagi hahahah dan pastinya Arthur sialan itu pasti menyukai mereka, selanjutnya manusia Kurcaci/Dwarf mereka nyata mereka nyata benar-benar nyata, aku hanya mendengar dongeng mereka saja dan film-film lainnya namun yang kulihat mereka benar-benar kecil."
"Biarkan aku bernafas sebentar, ini benar benar panjang."desah Yuki
"Baiklah. Kami pun bertemu sebuah mahluk mitologi yang berada di bumi, mereka benar-benar besar dengan sayap nya yang membentang. Yah... Mereka baik, Naga, ya Naga itulah mahluk yang ke maksud mahluk besar yang persis dengan yang di gambarkan oleh masyarakat zaman dahulu saat masih di bumi. Kami bisa sampai ke dunia ini, bukan karena di panggil atau apa pun namun murni tanpa kesengajaan, aku tidak tahu bagaimana detail nya namun saat itu kami memasuki Goa untuk menjelajah seperti anak muda pada umum nya namun tiba-tiba saja ada sebuah cahaya sangat terang yang membuat kami sangat mengantuk dan tertidur. Saat kami terbangun kami sudah berada di sebuah hutan yang sangat asing bagi kami dengan sebuah air terjun yang mengalir. Yah mungkin segitu saja terlebih dahulu, kalian bisa melihat di buku yang ku simpan di dalam sana."
"Nah sekarang apa kalian mendapatkan sesuatu setelah mendengar hal yang di baca Yuki?" Tanyaku.
"Apa?"tanya Arisa
"Aku lupa." Tambah Starla
"Iris, Clara?"
"Hm... Ahh iya.... Aku ingat saat Yuki membacakan tentang mereka aku sedikit berpikir, bukan kah nenek moyang kami berasal dari dunia kalian?" Tanya Starla
__ADS_1
_________________________________