Eternal World

Eternal World
27


__ADS_3

"Arghhh kumohon berhenti."


"Tidak, tidak, tidak ini menyakitka- Arghhh."


Ryouta juga sempat memotong perut nya lalu menyembuhkannya lagi.


Suara jeritan kesakitan dan minta tolong terdengar ke segala penjuru namun Ryouta hanya diam tak mendengarkan.


Banyak orang yang melihat itu muntah, pingsan bahkan berlari ketakutan. Kami berenam melihat senyum puas saat Ryouta menyiksa orang itu. Kami mencoba mendekati Ryouta


___________________________________


NORMAL POV


Yuki, Clara dan lainnya mencoba mendekati Ryouta, saat berada di dekar Ryouta mereka memeluk Ryouta untuk menenangkannya.


"Sudahlah Ryo berhenti."


"Tuan aku takut."


"Sayang aku tak suka dengan itu."


"Ryouta berhenti lah."


"Ryouta berhenti, kumohon."


"Ryota kami mohon untuk kau berhenti lah."


Ryouta berhenti ketika irisan tangan kanan yang terakhir lalu tidak menyembuhkan nya lagi dan membiarkannya mati seketika dengan mata memutih dan wajah yang buruk.


Ryouta berdiri lalu menutup matanya dan duduk di tempat nya tadi. Suasana di sana menjadi sunyi dan sangat canggung. Yuki lalu meminta maaf.

__ADS_1


Warga desa hanya mengangguk tanpa disadari Ryouta tertidur saat. Telinga Lisa bergerak dan mendengar dengkuran kecil dari mulut Ryouta.


"Kakak, kak Ryouta tertidur." Ucap Lisa dengan berbisik.


"Kepala desa bisa kah kau membantu kami memindahkanya di dekat pohon itu."


"Kenapa tak menginap di rumah ku saja di situ masih ada beberapa kamar lagi."


"Benarkah?! Baiklah, terima kasih pak kepala desa."


Ke esokan hari nya mereka berangkat ke kerajaan  Amora suasana di sana lumayan sepi hingga mereka masuk ke istana. Tak ada penjagaan bahkan pengawak sekali pun, saat Arisa mengarahkan kami ke Aula kerajaan disana kami melihat seseorang duduk di atas singgsana.


"Nee Arisa apa kau tahu siapa itu?"


"Itu adalah salah satu menteri kerajaan ini dan ada kemungkinan dia adalah yang membunuh ayahku."


"Apakah aku membunuh semua orang itu."


Mereka terkejut mendengar apa yang di katakan Ryouta. Mereka berpikir apakah Ryouta masih ingin mengamuk.


Arisa menunjuk beberapa orang yang dia tahu sebagai pengkhianat dan pemberontak termasuk yang sedang duduk di singgasana dengan wajah angkuh nya. Mereka melihat Ryouta mengeluarkan RedNight. Sekarang mereka tahu jika Ryouta memegang Katana nya maka dia akan menjadi sepenuh nya orang yang berbeda.


Dia menjadi orang yang haus darah, mungkin itu karena Ryouta membangun Alter Ego nya sendiri. walau mereka tau sifat Ryouta akan berubah tetap saja itu membuat mereka terkejut melihat Ryouta berubah sedrastis ini.


Ryouta masuk ke Aula dengan berjalan seperti santai dan itu membuat orang di dalam kebingungan.


[Moonlight Sword Art]Gerakan keempat:Moon Slash


Tiba - tiba kepala orang yang duduk di singgasana terbelah menyamping hingga menyisakan sebagian kepala yang masih berada di tubuhnya.


Ryouta lalu mengeluarkan ke dua puluh pisau ya untuk melindungi para wanita saat dia menyerang.

__ADS_1


[Dark Sword]


[Javelin Blue Fire]


Semua orang terkejut melihat pedang yang terbuat dari api hitam dan tombak Es yang memiliki Aura Api Biru.


*Duarr.


Seketika orang yang di tunjuk membeku lalu pecah dan yang terbakar oleh api hitam mati tanpa sisa bahkan tulang sekalipun. Lalu Ryouta memasukkan lagi pedang nya ke sarung dan meletakkan nya di cincin ruang miliknya.


"Kalian selesaikan ini semua, aku akan pergi. Lisa kau ikut dengan siapa?"


"Lisa akan ikut dengan tuan saja."


Lisa lalu melompat dan Ryouta menangkap lalu menggendong nya.


"Kami iku-"


Sebelum mereka selesai Ryouta sudah menghilang dan muncul di puncak tertinggi istana. Lisa melihat kebawah, dan dia menjadi gemetar.


"Tuan aku takut."


"Lihatlah kedepan jangan ke bawah."


Lisa membuka mata nya sedikit demi sedikit saat dia melihat sepenuh nya, Lisa sangat senang dan kagum dengan apa yang dia lihat.


"Tuan ini sangat indah."


"Baiklah sekarang apa kau ingin berjalan - jalan?"


"Hm" Lisa mengangguk.

__ADS_1


Mereka cukup lama berjalan - jalan hingga sore tiba dan pemandangan kota juga sangat terang saat malam hari.


___________________________________


__ADS_2