
[Sword of Punishment]
[Destiny of the Spear of Ice]
[Holy Wind]
[Lightning of Judgement]
Yuki menyerang dengan Elemen Api nya, Starla dengan Elemen Ice, Lisa dengan Elemen Petir dan Clara dengan Elemen Angin nya. Membuat Goblin king yang sedikit menerima Goresan pedang seketika musnah menjadi debu.
___________________________________
Kami menjarah desa goblin dan menemukan wanita telanjang dengan wajah yang tak mempunyai harapan lagi. Yuki dan lainnya melihat sangat iba, aku mendekati nya lalu menggunakan sihir penyembuhan tingkat tinggi yang dapat menyembuhkan luka berat bahkan mengembalikan kesucian seoarang wanita.
Tetapi luka yang di sebabkan oleh kenangan buruk ketika disini tidak bisa di sembuhkan, namun aku bisa dihilangkan dengan sihir pengahapus ingatan.
[Recovery]
[Recovery]
Sebelum itu aku membelah perut nya untuk mengeluarkan bayi Goblin yang ada di perut nya lalu membunuh nya.
Setelah besok hari kami ingin pergi, wanita itu mendatangi kami dan berkata.
"Tuan bolehkah aku mengikuti mu, sebagai terima kasih ku karena telah menyelamatkan ku dan mengembalikkan mahkota ku."
"Tidak."
aku tidak menyangka dia pulih dari kenangan buruk nya sangat cepat.
"Kumohon tuan!"
Wanita itu bersujud dan memukul kan kepala nya ketanah beberapa kali.
"Berhenti."
Wanita itu berhenti melakukkan nya dan aku bertanya kepada mereka bagaimana menghadapi nya.
"Aku setuju."
__ADS_1
"Aku juga."
"Aku setuju, mungkin akan menyenangkan kau menambah satu istri lagi."
"Tuan terima saja permintaan nya."
Aku hanya pasrah menerimanya dan mengangguk. Aku melihat kepala nya berdarah dan menyembuhkannya.
"Tuan terima kasih."
"Berterima kasih lah pada mereka. Apa kah kau mau menghilangkan ingatan dari saat pertama kali di tangkap sampai sekarang agar kau tidak tertekan lagi?"
"Apakah itu bisa?"
"Tentu saja aku bisa melakukan nya."
"Maaf tuan aku tak bisa."
Clara lalu bertanya alasan kenapa dia tidak mau ingatan buruk nya di hapus dan itu hanya lah ingatan awal saat dia ditangkap oleh para goblin. Empat orang gadis itu terkejut saat mendengar jawaban wanita itu.
"Tuan aku tau jika kau melakukan penghapusan ingatan kepada ku, aku pasti akan melupakan mu dan kau membuat ku pingsan lalu meninggalkan ku di desa ini, benarkan?"
"Benar dan maafkan aku."
"Jika tuan ingin meminta maaf padaku kau harus membawa ku bersama mu."
Dan tidak kusangka dia sangat pintar.
"Apakah kau yakin ingin mengikuti seorang lelaki seperti dia yang mempunyai banyak wanita?"
"Lalu kalian sendiri?"
"Dia benar kita saja mengikuti Ryouta dan kalian juga ingin menjadi istrinya kan?"
Disaat mereka membicarakan itu dia sudah pergi karena di panggil kepala desa.
"Benar juga, baiklah sekarang bagaimana pendapat mu Ryouta? Ryouta? Dimana kau. Ahh.. ternyata di situ, jadi dia meninggalkan kita saat pembicaraan tadi?"
Lalu Aku menghampiri mereka.
__ADS_1
"Kalian akan pulang sambil berlatih, jadi kalian akan lari lah sampai Istana."
"Huh baiklah."
"Apa kalian orang istana?"
"Yaa perkenalkan aku Servámon Starla anak kedua dari Raja dan Ratu."
"Aku Servámon Clara anak pertama dan kakak nya."
"Perkenalkan nama ku Kagami Yuki salah satu dari tujuh pahlawan yang di panggil dari dunia lain, bisa dibilang begitu, kau bisa memanggil ku Yuki. Bisakah aku tahu namamu?"
"Namaku Iris hanya seorang wanita yang tinggal di dalam hutan sendirian. Dan tuan sebagai calon istri mu yang baru bolehkah aku tahu namamu?"
"Itu benar dia adalah Calon Istrimu yang baru sayang."
"Clara jangan menjadi kan ku seorang pria dengan banyak istri, dan soal perkenalan. Namaku Ryouta seorang laki - laki yang terseret dengan para pahlawan dan ditarik kedalam kehidupan mereka semua dan kau."
"Baiklah sekarang kalian lari sampai istana tanpa istirahat, karena ini sama dengan kau berputar 20 kali mengelilingi istana. Kalian bersukur lah bahwa saat di istana aku akan menambahnya menjadi 50 dan melanjutkannya dengan latihan pedang dan sihir?"
Mereka yang mendengar itu lemas dan hampir tak sanggup berdiri.
"Cepatlah atau rencana kalian kubatalkan."
Keempat orang itu berdiri dan berlari sedangkan Iris hanya mengikuti mereka dan bertanya.
"Ada apa dengan kalian?"
"kami harus berlatih sangat keras jika ingin ikut berpetualang dengan nya dan jika kau masih lemah dia akan meninggalkan kami."
Sesampainya di gerbang masuk kota mereka masuk tanpa di periksa karena penjaga melihat kedua putri, sedangkat saat aku ingin masuk aku harus menunjukkan kartu petualang, karena aku bukan siapa - siapa.
Saat aku sampai disana mereka sudah berlatih pedang sedangkan aku pergi mengelilingi gunung seperti biasa.
lalu tiba - tiba lonceng bahaya berbunyi lagi tetapi aku hanya melihat kelima orang itu bertarung. Saat aku melihat bendera yang di bawa musuh adalah dari kerajaan Amora.
___________________________________
*kerajaan Amora sekarang dipimpin sama Seorang Ratu Arisa yang seorang Half Elf.
__ADS_1