
(Hei bocah semua yang kau butuhkan sekarang sudah siap, dan uang yang kau berikan kemarin terlalu banyak, lalu aku meletakkan kembalian nya bersama pesanan mu.)
Aku melihat kantong berisi koin yang di sebutkan dalam surat ini namun aku tak mengambil nya, lalu pergi dan memakai topeng hitam ku lagi.
____________________________________
Aku masih saja berjalan, aku melihat rakyat kerajaan sedang berlarian ke tempat pengungsian, dan para petualang disuruh berkumpul oleh Laura.
Aku lalu menyembunyikan dan menekan aura ku agar tak di kenali oleh Laura. Karena dia mempunyai insting yang tajam, aku harus berhati - hati dengan nya.
Aku sedang berada di luar gerbang dan menuju hutan luar kota untuk melihat - musuh yang menyerang dan aku melihat Sekitar
3.000 Goblin diantara nya ada HobGoblin dan Goblin Shaman. 1.000 Trol, aku bingung kenapa trol juga ikut, lalu 1.000 Lizardman dan 1.000 Orc. diantara nya ada High Orc dan dan beberapa Orc King.
Aku lumayan lama menunggu sampai para petualang, prajurit kerajaan dan para pahlawan muncul. Karena aku tahu bahwa aku tak bisa menang jika maju sendiri.
Lalu para pasukan manusia maju menyerang para moster dan terjadi pertempuram yang sangat sengit diantar mereka.
Lalu aku bersiap mengeluarkan dua pedang biasa yang kubeli dan melompat kearah pasukan para moster.
[Slash]
[Slash]
[Accel]
[Body Enchant]
Aku menggunakan mana Elemen Api untuk melapisi pedang ku. Lalu aku memakai beberapa sihir Non elemen.
Aku melempar ke dua puluh pisau dan menggerakkan nya dengan sihir angin ku yang berarti aku harus sangat berkonsentrasi.
__ADS_1
Selama aku sedang menyerang kedepan, aku mengendalikan pisau - pisau untuk melindungi titik buta ku.
[Double Aceel]
[Thunder Armor]
Kecepatan ku makin meningkat dan pertahanan ku juga. Ditambah dengan sihir angin dan petir, serangan dan gerakan ku menjadi sangat cepat hingga tak bisa sangat sulit dibaca.
Saat aku sedang menyerang aku melihat Clara diserang dari belakang oleh Hob Goblin lalu aku menggunakan [Shield] padanya dan menancapkan pisah ku ke leher Hob Goblin itu.
Aku terus saja menebas kepala para moster - moster itu hingga mana ku lumayan banyak terkuras, lalu aku diam sebentar dan mengambil RED NIGHT, Katana yang kupesan saat itu, dan memasukkan kedua pedang itu.
Aku memasang lalu kuda - kuda.
[Moonlight Sword Art]Gerakan pertama:White Horizon
[Moonlight Sword Art]Gerakan kedua: One Light Vertikal
[Moonlight Sword Art]Gerakan keenam:Silent
Semua yang ada di depan Ryouta membeku dan dunia berubah menjadi abu - abu lalu Ryouta menebas semua yang ada di depan nya.
Sepuluh, duapuluh, limapuluh, Seratus, DauRatus TigaRatus. Hingga moster yang terbunuh menjadi Satu Ribu, Semakin banyak moster yang dibunuh maka semakin banyak tenaga yang terkuras.
Setelah beberapa ribu semua menjadi normal yang berarti tekhnik Ryouta berakhir, dan tenaga nya hampur terkuras habis. Disisi lain semua orang terkejut melihat ribuan moster mati terbelah secara bersamaan seperti di tebas dengan satu serangan.
Sedangkan Clara menyadari orang yang membantu nya tadi adalah orang bertopeng hitam dan dia tahu itu adalah Ryouta dari mana nya.
Clara lalu menghampiri Starla dan yuki.
"Kalian berdua ikuti aku untuk membantu orang bertopeng disana."
"Baiklah tapi kenapa?"
__ADS_1
"Karena dia adalah orang yang andil alih besar dalam perang ini dan nampak nya dia sudah kehabiasan tenaga."
Mereka pun mendekati Ryouta dan Clara yang paling cepat sampai karena.
"Hai Sayang kau begitu keren dan aku makin menyukai mu saja."
Ryouta tentu saja terkejut, karena belum ada lima jam identitas nya sudah terbongkar.
"B.b..bagaimana kau ta-?! Huh aku terlalu ceroboh padamu Clara."
Lalu Starla dan Yuki sampai, mereka melindungi Ryouta yang sedang duduk menyerap Mana alam untuk menjadikan nya Energi dan memulihkan Mana nya.
Berselang beberapa menit, setengah mana dan tenaga ku pulih, aku tak bisa berlama lama.
Kulihat sisa pasukan moster tinggal sedikit, aku lalu kembali memulihkan mana untuk serangan penghabisan.
"Kalian jaga aku sebentar."
"Baiklah."
Jawab mereka.
Aku lalu berkonsentrasi lumayan lama.
[Death Rain]
hujan tombak dari berbagai Elemen menembus tubuh para Moster dan terbunuh seketika. Semua orang membeku melihat itu serangan yang lebih hebat dari pada penampakan ribuan moster mati seketika yang sebelumnya.
___________________________________
Note* Bagi yang gak tau mata Clara itu bersifat Pasif, sedangkan mata Laura itu bersifat Aktif tapi cuma bisa liat Aura orang lain.
__ADS_1