
Lisa berlari menghampiri Ryouta dan melompat. Mau tak mau Ryouta menangkap nya.
"Hehe tuan ternyata bisa tersenyum."
"Terima kasih."
Lalu wajah nya kembali ke bentuk yang semula.
___________________________________
Kami lalu mendekati mayat iblis itu dan menemui, bahwa dia hanya lah manusia yang meminum darah iblis. Awal nya kami ingin menggunakan tempat ini untuk beristirahat namun terdapat sedikit masalah.
Keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan, dan menemui beberapa moster namun tidak ada yang sampai membuat Ryouta keluar, karena setiap dia ingin meregangkan tubuh nya selalu saja mereka yang menghabisi terlebih dahulu.
Beberapa hari kemudian mereka tiba di kerajaan Xylos. Saat pertama kali datang ke tempat itu kami menuju ke Guild petualang terlebih dahulu, untuk mencari beberapa informasi tentang Kerajaan Xylos.
"Baiklah kita akan berada disini selama satu minggu, apa ada yang keberatan?"
"Untuk apa? tujuan kami adalah mengikuti mu dan agar selalu bersamamu."
"Baiklah kita akan mencari penginapan."
Aku menyuruh Rox untuk keluar dan berubah ke wujud manusia nya. Saat masuk ke Guild, orang orang disana kagum dengan wajah Rox dan yang lainnya lalu mengerumuni mereka. Sedangkan aku bergegas ke resepsionis, untuk bertanya tentang Kerajaan ini.
Aku melihat hanya satu pegawai disana yang diam sedangkan yang lainnya juga ikut mengerumuni yang lainnya. Aku melihat wajah nya dan sangat mirip dengan Laura.
"Nona bisakah aku bertemu dengan Guild Master?"
"Dengan saya sendiri, ada apa tuan?"
"Panggil saja aku Ryouta sama seperti Laura."
"Apa bagaimana kau tahu tentang nya?"
"Bagaimana lagi, tentu saja karena kalian mirip."
__ADS_1
"Nee Ryouta panggil saja aka Anara atau Anna, lalu apa yang ingin kau katakan?"
"Aku hanya ingin tahu tentang Kerajaan ini."
Anna lalu menjelaskan panjang lebar tentang Kerajaan Xylos sampai - sampai masalah Rox dan yang lainnya sudah selesai dan teratasi.
"Apakah kalian sudah selesai?"
"Ya ya ya, itu karena kau yang membuat seolah - olah kami adalah pasangan dari Rox."
"Apa salah nya bukan kah kalian cocok."
"Tidak!" Jawab mereka serempak.
"Baiklah, aku akan mengambil misi sebentar, kalian bisa kembali terlebih dahulu."
"Tidak, kami ikut."
"Ya aku ingin melihat kemampuan Ryouta."
"Ryouta, sebaiknya kau pergi ke Istana di sana Raja Noir meminta para petualang untuk membasmi seekor naga liar yang mengamuk."
"Baiklah terima kasih Anna."
"Bagaimana dengan kalian apakah masih ingin ikut?"
"Tentu saja tuan, aku akan mengikuti tuan kemana pun."
"Kami juga."
"Huh.... Baiklah sekarang kita akan ke istana dulu menemui Raja Noir."
"Kudengar para pangeran di kerjaan ini terkenal sombong dan angkuh, tapi mereka berada di Akademi."
"Hmm Akademi, bukan kah di umur kalian sekarang seharusnya sedang berada disana juga?"
__ADS_1
"Yah aku awal nya tak mau jadi apa apa." Kata Starla.
"Sedangkan aku hanya ingin jadi petualang." Kata Clara.
"Dan juga bukan kah ada yang lebih hebat dari pada para Grand Master Sihir. Begitu kan teman-teman."
Kata kata Iris di setujui oleh yang lainnya.
"Benar, hanya satu orang yang bisa mengajari kami 5 Elemen."
"Dia juga pengguna pedang yang handal."
"Siapa itu?"
Ryouta membuka tudung nya dan bertanya dengan wajah bodoh yang pertama kali mereka lihat, dan itu berhasil membuat mereka kesal.
"Tentu saja itu kau dan jangan menunjukkan wajah menjengkelkan itu."
"Baiklah, baiklah sekarang kita ke Istana untuk mengambil misi."
Yuki berkata.
"Siapa yang lebih dulu sampai, dia akan tidur bersama Ryouta malam ini!"
[Thunder Armor]
[Wind Step]
Mereka berlari sangat cepat bahkan hanya sedikit orang yg melihat nya, itu pun hanya sekilas saja, namun di sisi lain Ryouta berjalan dan.
[Teleport]
Dia sampai di depan gerbang Istana lalu duduk di salah satu kursi taman yang di sediakan di dekat gerbang itu sambil menunggu yang lainnya.
Ryouta beberapa hari ini kesal karena dia tak bisa membunuh moster.
__ADS_1
___________________________________