Eternal World

Eternal World
40


__ADS_3

Nara belum sempat mengindar dan dia sudah terkena 9 tebasan, itu membuat nya terluka parah.


"Aku menyerah."


"Terima kasih dan ini sebagai imbalannya."


[Recovery]


"i...i..ini."


___________________________________


"Yaa ini [Recovery], kami bertujuh mengikuti pertandingan ini untuk mengalahkan calon suami kami sendiri."


"A..apa!? Bertujuh."


"Yaa begitulah."


"SEKARANG PERTARUNGAN KEEMPAT DAN PESERTA KITA KALI INI BERNAMA DONNA DAN RAPH."


Setelah selesai  memberikan penghormatan lelaki bernama Donna menyerang secara langsung dengan cara melempar kapak nya dan melakukan [Back Step] dan menendang Raph namun Raph sendiri menyadari rencana dan melompat menggunakan elemen angin nya.


Raph melempar belati nya dan melakukan  [Void Step] ke belakang Donna lalu menendang nya yang menyebabkan Donna terlempar, namun pria itu masih bisa berdiri dan menyerang Raph dengan kapak dan sebelum maju dia menggunakan [Accel].


*trang..


Suara gesekan dan dentuman dari dua senjata menyebabkan percikan bunga api walau pun tidak terlalu cepat gerakan dua peserta itu namun itu masih terlihat sengit, gerakan demi gerakan berlalu dan mereka berdua penuh dengan bekas luka, hingga mana mereka hampir habis dan Raph menggunakan mana terakhir nya untuk serangan terkuat nya, begitu juga dengan Donna.


Serangan di luncurkan dan saat bertabrakan menciptakan kepulan asap, para penonton yang melihat itu menunggu dan menebak nebak siapa yang akan menang dan setelah kelulan asap itu menghilang disana, di tengah arena Donna dan Raph pingsan.


Walau tak ada yang menang namun itu tidak membuat para penonton kecewa bahkan setelah mereka diangkat menggunakan tandu para penonton bersorak dan bertepuk tangan.

__ADS_1


"PERTANDINGAN YANG MENDEBARKAN ANTARA DUA ORANG HEBAT DAN ITU MEMBUAT SAYA SEBAGAI PEMBAWA ACARA KAGUM DENGAN USAHA DAN TEKAD MEREKA. SUDAH SEPEREMPAT HARI BERLALU DAN KITA AKAN BERISTIRAHAT TERLEBIH DAHULU."


10 menit berlalu dan para penonton kembali ke tempat duduk nya. Acara di mulai dan peserta kali ini adalah Yuki dan seorang pria bernama Michael.


Michael menggunakan pedang rapier sama seperti Yuki, namun kami tahu kemampuan Yuki tidak sebatas pedang saja namun juga sihir."


Tanpa berkata-kata Michael menyerang secara langsung sedangkan Yuki menggunakan [Double Accel] dan berpindah tempat lalu menggunakan [Body Enchant] [Sword Enchant] dan melapisi rapier nya dengan elemen Api.


"Jangan kau kira bisa melakukan Ilusi kepada ku Nona."


Michael yang mengira bahwa Api yang di pedang Yuki hanya lah ilusi terkena serangan dari Yuki dan memunculkan bekas bakar di pipi nya yang membuat Michael menjadi waspada dengan Yuki.


Michael maju menyerang Yuki dengan cepat sampai - sampai gerakan nya sulit di lihat namun disisi lain Yuki hanya menangkis dan menghindar tapi tidak bergerak dari tempat asalnya yang membuat perbedaan besar kekuatan pada mereka berdua sangat terlihat.


"Aku takkan kalah dengan seorang wanita."


"Kumohon menyerahlah tuan, jika kau tak ingin terluka."


"Kalau begitu."


*Boom....


Yuki tak segan - segan menendang hingga terdengar bunyi ledakan yang di karenakan tabrakan dinding arena dengan tubuh Michael. Michael sekarat karena itu lalu Yuki menghampiri nya dan menyembuhkan nya dengan [Recovery].


"PE...PEMENANG KALI INI ADALAH NONA YUKI, MARI KITA KEBABAK SELANJUT NYA PESERTA KALI INI LAGI - LAGI SEORANG WANITA YAITU NONA STARLA DAN NONA FIA."


"Giliran ku kapan sih, bukan kah ini terlalu lama aku bahkan sudah bosan menunggu, Arisa apa kau juga ikut?"


"Tidak, Aku, Sina dan Lisa tidak ikut."


Kembali ke Starla dia sedang berhadapan dengan musuh nya. Saat hitungan terakhir dia maju tanpa menggunakan [Body Enchant] tapi menggunakan  [Thunder Armor] petir itu bahkan mengalir ke Long Sabre nya, tanpa menggunakan [Accel] dia lumayan cepat.

__ADS_1


Menyerang Fia dengan kecepatan yang tak bisa di lihat oleh orang lain, tapi Fia sendiri bisa menangkis karena mata nya yang terlatih.


Fia sangat berkonsentrasi walau pun matanya sangat terlatih tetapi dia masih tidak bisa benar benar mengikuti gerakan Starla.


*trang..


*trang...


Makin lama suara pedang beradu makin terdengar, bunga api yang tertinggal bertebaran. Starla berhenti lalu.


[Ice Needles]


Konsentrasi Fia terpecah saat Starla berhenti bergerak dan itu membuat celah untuk Starla menyerang, tanpa memberi waktu Starla melemparkan Jarum Es nya pada Fia, Fia yang melihat itu tak sempat menghindar dan kaki nya terluka membuat dia terpincang saat ingin berdiri Starla melesat menghampiri Fia dan mengarahkan senjata nya ke leher Fia tanda untuk Fia agar menyerah.


"Heh baiklah aku menyerah."


"Terima kasih dan [Recovery]."


"Apa [Recovery]?"


"Anggap saja permintaan maaf ku karena telah melukaimu."


"Terima kasih."


"PEMENANG KITA KALI INI ADALAH NONA STARLA DAN PESERTA KITA SELANJUTNYA ADALAH LEO DAN TUAN RYOUTA, SILAHKAN MEMASUKI ARENA."


"Akhirnya giliran ku juga."


Pria bernama Leo maupun Ryouta melompat dari tribun penonton.


Dan pertandingan di Mulai....

__ADS_1


___________________________________


__ADS_2