Eternal World

Eternal World
34


__ADS_3

Aku menghela nafas, karena perjalanan ke tempat itu sangat lambat, jika saja aku tak di pegangi oleh Clara dan Iris maka aku akan pergi terlebih dahulu.


"Sayang jangan berpikir untuk kabur, karena aku tau apa yang kau pikirkan."


"Baiklah baiklah."


___________________________________


Setelah 1 jam perjalanan hanya berjalan kaki akhirnya mereka sampai di sarang naga itu, disana terlihat seekor naga namun aku merasakan dua ekor saat aku melihat sekeliling aku melihat anak naga yang seperti nya baru lahir.


Saat Yuki dan yang lainnya ingin menyerang, aku menghentikan nya.


"Berhenti, kita batalkan dan kita tak jadi menyerang."


"Kenapa?"


"Lihatlah itu?"


Aku menunjuk seekor anak naga yang bersembunyi di balik bebatuan.


"Yaa sepertinya informasi ini seharusnya tidak begini."


"Apa maksudmu Ryouta, jelaskan."


"Seperti yang kalian tahu disini tertulis bahwa raja naga sendiri yang meminta untuk membunuh naga itu dengan alasan dia mengamuk, namun coba kalian pikir bagaimana bisa naga mengamuk mencoba melindungi anak nya dan lagi pula naga takkan saling membunuh kecuali jika benar benar memiliki Konflik, juga itu raja naga sendiri yang meminta nya yang mungkinkah seorang raja membunuh Kaum, Ras atau keluarganya sendiri."

__ADS_1


"Tunggu, jadi maksud mu misi ini bukan dari raja naga?"


"Huh.... sepertinya kemungkinan besar itu di lakukan oleh Ras lain dan menurut kalian ras apa yang bisa melakukan itu."


".......?"


"........?"


"Apa!? Jangan bilang jika ras yang kau maksud adalah Ras iblis."


"Tapi bagaimana mereka bisa masuk ke kerajaan?"


"Apa kalian lupa apa yang kita temui di dalam goa sebelum nya, dia juga manusia dan karena dia meminta dan meminum darah iblis agar menjadi kuat secara instan. Berarti ada kemungkinan bahwa tujuan mereka sekarang adalah menghancurkan Ras naga, dengan cara seperti ini."


"Lalu sekarang bagaimana?"


Aku pergi mendekati Naga kecil itu tapi di sempat mencoba kabur namun aku mendapatkan nya dan pergi berteleportasi keluar goa.


"Hei naga kecil maafkan aku harus membawa mu keluar."


Saat di luar goa Naga kecil itu mencoba memberontak namun Ryouta mencoba menghentikan nya, saat pegangan Ryouta terlepas naga itu mencoba masuk lagi ke dalam goa.


"Hei.... apa jika ibu mu melihat mu kembali, apa kau pikir ibu mu akan memaafkan mu, dia sudah bersusah payah untuk melindungi mu dan kau  mengantarkan diri kepada mereka agar kau di tangkap. Setelah ini kita akan kembali dan mengucapkan perpisahanan dengan ibumu walau kita tidak akan tahu dia sudah mati atau hidup."


Mengejutkan naga itu kembali kepada Ryouta dan naik ke kepala nya, mereka lalu mendekati Yang lainnya. Saat Arisa ingin mengambil anak naga tersebut dia malah turun ke tangan Ryouta dan bersembunyi.

__ADS_1


"Bisa di pastikan dia adalah perempuan."


"Ara.. semoga dia bukan anak dari seorang Naga tingkat tinggi."


"Apa maksudmu kak, dan kenapa jika dia adalah Naga tingkat tinggi?"


"Dia akan menjadi salah satu dari kita."


"Tunggu jangan bilang dia..."


"Ara... ternyata kau cepat paham Yuki."


"Apa yang kalian maksudkan dan coba jelaskan."


Saat berada di tangan Ryouta naga kecil itu diam - diam menggigit tangan Ryouta untuk melakukan kontrak seperti yang di lakukan Rox.


Cahaya keluar dari tubuh naga itu namun tak berubah seperti Rox, dia lalu naik ke kepala Ryouta dan tidur.


"Coba kau lihat dia melakukan kontrak dengan paksa."


Mereka sudah selesai dan keluar lalu kami masuk ke dalam goa besar itu dan melihat ternyata naga itu belum mati tetapi dia sekarat.


Dua naga itu seperti berbicara namun tak ada yang mengerti apa yang mereka bicarakan, naga itu lalu kembali ke Ryouta dan naik ke kepala nya setelah itu mereka pergi kembali ke kerajaan Xylos.


Malam hari nya Ryouta meletakkan Naga kecil itu diatas meja di dalam penginapan karena di sudah tertidur, saat Ryouta turun ke bawah untuk melihat - lihat ternyata penginapan tersebut ramai.

__ADS_1


"Aku tak tahu jika penginapan ini berfungsi sebagai restouran juga."


___________________________________


__ADS_2