Eternal World

Eternal World
Chapter 70:iblis juga punya masa lalu


__ADS_3

Saat aku ingin menyerang mereka tiba-tiba ada sebuah sihir api melesat menembus


kepala salah satu kelompok itu.


"Yee.... Tepat di kepala."


"Sihir yang mereka gunakan sungguh kuat, seharusnya sihir api hanya akan membakar seseorang tapi ini bahkan bisa membuat nya menembus kepala. Tapi aku merasa bahwa mereka setara dengan Jendral iblis, tetapi mereka takkan bisa mengalahkan 6 Raja lain nya." Pikir ku


_________________________________


"Hei apakah kau tidak apa apa."


"Ti...tidak."


"Oh siapa nama mu?"


"Panggil saja aku Lena. Kalian mau pergi kemana?"


"Kami ingin pergi ke kerajaan Pioggia untuk persiapan melawan iblis."


"Bisakah aku ikut?'


"Tentu saja."


"Kalian sungguh baik, apakah kalian tidak punya perasaan curiga sedikit pun kepada ku?"ucap Lena


"Kami punya peli ndung jadi kau tenang saja."


"Pelindung? Apa?"


"Itu" kata Yuki sambil menunjuk Ryouta yang sedang tidur


"(Kuat, sungguh kuat, aku merasa laki laki itu kemampuan nya sedikit di bawah Tuan bahkan jika Lucifer, Leviathan dan aku maju bersama mungkin kami akan terluka parah, itupun jika kami bisa kabur.")"


"Benar kata nenek, kakak adalah pelindung."


"Siapa yang kau bilang nenek hah."


"Siapa lagi jika bukan wanita berambut putih dengan umur yang tua."ejek Yumi


"Sialan kau ya, aku hanya lebih tua beberapa tahun dari mu."

__ADS_1


"Hihihihi, kalian sungguh lucu."


"Begitu lah mereka. Mau kah kau menunggu kami sampai Ryouta bangun?" Tanya Iris.


"Baiklah tenang saja."jawab Lena


"Hei-hei lanjutkan latihan."


"Aaa benar nanti tuan akan marah jika dia tahu kita tidak latihan."


"Benar tuan marah."kata Lisa dan Sina


"Bisa kah aku melihat latihan kalian."


"Tentu Lena."


Kali ini karena sudah menguasai teknik penyerapan, agar mereka bisa terus berlatih tanpa harus berhenti. Tahap selanjutnya dari Pengompresan Mana adalah penambahan elemen.


[Sword of Punishment]


*Boom...


"Kak Yuki, bisakah kau tidak ribut. Bagaiamana nanti jika tuan terbangun."teriak Lisa.


"Maaf, maafkan aku."


"Teruskan saja kak Yuki, tidak apa-apa."ujar Yumi


"Kau membela ku?"


"Tentu saja aku membiarkan kak Yuki membuat keributan lalu di tinggalkan kakak di tengah-tangah perjalanan seperti ini." Ucap Yumi dengan tertawa


"Kau, kau..."


Raut wajah kesal di tunjukkan oleh Yuki.


[Sword of Punishment]


"Hei hei... Aku hanya bercanda kak."


"Hahaha sudah terlambat." Ucap Yuki dengan Seringai nya.

__ADS_1


[Spear of Heaven]


"Hahah aku takkan mengalah."


Lena sendiri panik, dia merasakan serangan itu bisa meluluhlantakan daerah ini.


"(Gawat aku takkan sempat.)"


[Circle of Void]


Terlihat jika dua serangan yang di pastikan bisa menghancurkan sebuah kota kecil itu terhisap ke dalam sebuah bola hitam kecil.


"Kalian berisik, mengganggu istirahat ku saja."sebuah kata keluar dari suara seorang pria


"Kakak/Ryo? Heheh maafkan kami."mereka berdua berkata dengan cengengesan


"Kau."


Tunjuk Ryouta kepada Lena.


"Y.a...ya, a..ada apa tuan?"


Dijawab gugup oleh Lena.


"Jendral iblis yang ku hadapi, kapasitas Mana dan kekuatan Mana nya tidak sebesar dirimu. Apakah kau salah satu iblis dari 7 dosa?"


Kata kata dari Ryouta membuatnya Lena mundur dan memasang kuda-kuda.


"Bagaimana kau tahu itu."


"Lihat dia." Mengalihkan pandangannya ke arah Clara.


"Dia memiliki mata emas, yang bisa melihat Mana seseorang. Karena Mana iblis mempunyai ciri khusus atau sedikit berbeda dengan manusia, sedari awal mungkin Clara sudah mengetahuinya." Jelas Ryouta


"Huh.... Aku menyerah, silahkan jika kau mau membunuhku."


"Tenang saja aku takkan membunuh mu, sedari tadi kau berada di sekitar kami namun kau tidak melakukan apa-apa, kau tak membunuh mereka, bisa di pastikan kau sering berada di sekitar manusia lain nya. Ada apa dengan iblis seperti mu, bukankah tuan mu Demon God sudah bangkit? Lalu kenapa kau mengkhianati mereka."


"Bukan cuma mengetahui aku adalah iblis dari 7 dosa besar, namun kau juga menebak semua pikiran ku. Seperti yang kau bilang, setelah peperangan beribu tahun yang lalu, aku memutuskan mencoba tinggal dengan para manusia. Bahkan aku di asuh oleh nenek tua dan juga dia merawat ku. Namun setelah kematian nya aku menjadi seperti seorang anak yang terlantar. Aku juga harus berpindah-pindah tempat dan mengubah identitas karena akan ada kecurigaan jika seorang manusia hidup namun tidak menua setelah ribuan tahun." Kata Lena sambil merenungi masa lalu nya."


_________________________________

__ADS_1


__ADS_2