Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath
David dan Daka


__ADS_3

Seorang gadis cantik dan seksi itu hanya menatap David tanpa kedip.


( " Kamu harus kudapatkan bagaimanapun caranya." ucap gadis itu dalam hati sambil tersenyum menyeringai ).


Gadis itupun membayar makanan dan minuman kemudian berjalan ke arah kamarnya untuk beristirahat.


Tidak terasa hari menjelang malam David memakai kemeja berwarna biru langit dan celana panjang, dasi serta jas berwarna hitam begitu pula dengan sepatu juga berwarna hitam menambah ketampanan David berkali-kali lipat sedangkan Daka memakai kemeja anak - anak berwarna putih dan celana panjang hitam. David dan Daka keluar dari kamarnya dan di depannya sudah ada Ronald dan juga Lina.


Lina memakai dres berwarna putih selutut dan terlihat bentuk tubuhnya yang sangat seksi tapi baik David maupun Ronald tidak berpengaruh sama sekali sedangkan Ronald memakai pakaian semua serba hitam kecuali kemejanya berwarna putih menambah ketampanan Ronald.


Mereka berjalan menuju ke arah pintu lift dan masuk ke dalam pintu lift.


Ting


Pintu lift terbuka mereka keluar dari pintu lift dan berjalan ke arah lobby. Seorang gadis cantik dan seksi melihat pujaan hatinya sedang keluar bersama anaknya dan juga bersama sepasang pria dan wanita yang mengikutinya dari belakang.


( " Mau kemana mereka? sepertinya mereka mau pergi ke pesta karena mereka memakai pakaian pesta dan kebetulan juga aku mau pergi ke pesta ulang tahun pernikahan orang tuaku lebih baik mengikuti mereka dari pada mengikuti pesta ulang tahun pernikahan orang tuaku belum tentu mendapatkan pria tampan dan kaya raya seperti pria tampan itu." ucap gadis cantik dan seksi itu dalam hati ).


David mulai merasakan dirinya diikuti oleh seseorang tapi David pura - pura tidak tahu hanya saja sudah siap siaga jika orang itu akan mencelakai dirinya atau anak semata wayangnya.


Ketika David hendak masuk ke dalam mobil mata elangnya melihat seorang gadis sedang menatap dirinya dan masuk ke dalam mobilnya.


( " Gadis itu yang sengaja menabrak ku waktu aku keluar dari toilet? masih saja mengikutiku. Aku ingin tahu apa yang akan dia lakukan, jika kamu berani bermain denganku bersiaplah gadis kecil." ucap David sambil masuk ke dalam mobil dan tersenyum devil ).


Ronald menatap sekilas tuan David tersenyum devil dan Ronald bisa merasakan kalau ada seseorang yang berniat buruk.


" Ada apa tuan?" tanya Ronald sambil masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi pengemudi begitu pula dengan Lina duduk di samping pengemudi.


Ronald mengendarai mobil dengan kecepatan sedang dan gadis itupun mengikuti David, Daka, Ronald dan Lina dengan mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.


" Ada seseorang yang ingin bermain dengan kita, kamu lihat mobil di belakang kita berwarna merah?" tanya David


Ronald dan Lina menatap spion yang berada di dalam mobil tengah dan melihat mobil berwarna merah mengikuti mobilnya.


" Ya tuan saya melihatnya." Jawab Ronald dan Lina bersamaan


" Apakah tuan mengenal gadis itu?" sambung Ronald


" Tidak hanya saja waktu kita makan siang di restoran, gadis itu sengaja menabrakku dan tidak tahu kenapa gadis itu mengikuti kita dari kita keluar restoran menuju ke hotel sampai gadis itu menyewa hotel yang sama dengan kita." ucap David menjelaskan.


" Mungkin gadis itu suka dengan tuan, apakah tuan tidak mau membuka hati untuk wanita lain?" tanya Ronald

__ADS_1


" Tidak, karena bagiku Karen adalah wanita yang paling sempurna di dunia ini dan tidak ada wanita yang rela kehilangan nyawanya demi orang yang dicintainya." Ucap David tegas


Ronald hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti dan tidak berapa lama merekapun sudah sampai di mansion milik tuan Arnold di mana di adakan pesta ulang tahun pernikahan.


" Tuan, mobil itu juga ikut berhenti apa perlu aku bereskan?" tanya Ronald sambil membuka pintu belakang pengemudi.


" Tidak usah, jika gadis itu mencari masalah baru kita bereskan gadis itu." ucap David sambil turun dari mobil.


" Baik tuan." Jawab Ronald sambil menutup kembali pintu mobilnya.


Mereka berjalan ke dalam mansion dan beberapa orang bodyguard mempersilahkan mereka untuk masuk ke dalam mansion. Begitu pula dengan gadis cantik tersebut.


" Selamat malam nona." sapa beberapa bodyguard tersebut.


Gadis cantik dan seksi itu tidak membalas sapaan para bodyguardnya dan tetap berjalan dengan angkuh.


( " Oh kebetulan sekali mereka datang di ulang pernikahan mommy dan daddyku." ucap gadis itu dalam hati sambil tersenyum devil ).


Gadis itu mendekati kepala pelayan dan membisikkan sesuatu dan kepala pelayan itupun dengan patuh menganggukkan kepalanya.


Selesai membisikkan sesuatu gadis itupun mendatangi ke dua orang tuanya.


" Hallo mommy dan daddy." sapa gadis itu dengan ramah.


" Maafkan Celine mommy karena Celine sangat menyukai dunia fashion." ucap Celine.


" Tidak apa-apa sayang yang penting kamu suka mommy juga ikut suka." ucap mommynya.


" Celine, daddy mau memperkenalkan teman - teman daddy, siapa tahu kamu cocok dengan salah satu dari mereka." ucap daddynya.


" Baik Daddy, Celine mau dikenalkan dengan teman - teman daddy." ucap Celine dengan penuh semangat karena pasti akan diperkenalkan dengan pria tampan impiannya.


Daddynya dan Celine berjalan ke arah para relasi bisnisnya yang masih muda.


" Selamat malam tuan - tuan." sapa daddynya Celine


" Malam tuan Arnold." sapa kembali para relasi bisnisnya.


" Oh ya kenalkan ini putri kandungku." ucap Arnold memperkenalkan putrinya


Para rekan bisnisnya menyalami Celine dengan senyum manis dan Celine juga membalas senyuman yang lebih manis hingga Celine berjabat tangan dengan pria impiannya.

__ADS_1


" Celine." ucap Celine memperkenalkan dirinya dengan nada lembut sambil mengulurkan tangan kanannya dan memberikan senyuman yang paling manis.


" David." ucap David dengan nada datar dan menyambut uluran tangan Celine walau dirinya sangat enggan tapi demi menghargai tuan rumah David terpaksa mengulurkan tangan kanannya namun baru saja tangan kanannya diulurkan ke arah Celine anaknya memanggilnya.


" Daddy no." ucap Daka sambil menggelengkan kepalanya.


" Maaf sepertinya putra kesayanganku tidak mengijinkan daddynya berjabat tangan dengan nona." ucap David sambil menurunkan tangan kanannya kembali.


" Ah masa." ucap Celine sambil tersenyum palsu, dirinya tidak percaya dengan ucapan David.


" Baiklah kita coba bersalaman dengan tuan rumah." ucap David


David mengulurkan tangannya ke Arnold begitu pula dengan Arnold. Daka hanya menatap daddynya sambil tersenyum tanpa bicara.


" Nona Celine bisa percaya bukan?" tanya David sambil melepaskan tangannya.


" Coba lagi dengan tanganku." ucap Celine yang masih belum percaya.


Celine mengulurkan tangannya begitu pula dengan David baru saja tangannya di ulurkan.


" Daddy no." ucap Daka sambil menggelengkan kepalanya lagi.


" Nona percaya bukan?" tanya David sambil menurunkan tangannya.


" Coba sama yang lainnya?" ucap Celine yang masih tidak percaya.


David menghembuskan nafasnya dengan perlahan dirinya ingin sekali mencincang tubuh gadis yang keras kepala itu. David melakukan kembali dengan para relasi bisnis dan Daka hanya tersenyum menatap daddy tanpa bicara tapi ketika David dan Celine ingin bersalaman Daka barulah melarangnya.


" Nona percaya bukan." ucap David


" Bagaimana dengan gadis lain." ucap Celine yang masih tetap tidak percaya.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Ayo donk vote, like, hadiah dan komentarnya agar novel ini lulus kontrak karena kalau belum lulus kontrak author tidak memperoleh pendapatan sama sekali, author kan jadi sedih. Kalau lulus kontrak author janji sehari 2 sampai 3 bab akan update.


Terima kasih atas vote, like, hadiah dan komentarnya


**Oh ya siapa yang setuju Ronald dengan Lina?


dan siapa yang setuju Ronald dengan dokter Clarissa?

__ADS_1


Author akan mengikuti suara yang terbanyak dan sedikit merubah ceritanya**.


__ADS_2