Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath
David


__ADS_3

" Tuan Arnold?" panggil David sambil menatap tajam ke arah Arnold tanpa menjawab pertanyaan Celine.


Arnold yang mengerti arti tatapan David merasa tidak enak.


" Maafkan putri ku tuan David." sambil menggenggam tangan Celine dengan sedikit kencang membuat Celine meringis kesakitan.


" Celine jaga sikapmu jangan bikin daddy malu." bisik Arnold


Celine hanya menghembuskan nafasnya secara kasar sambil menatap tajam ke arah Daka. Daka yang melihat di tatap tajam oleh Celine ikut membalas tatapan tajam ke arah Celine tanpa ada rasa takut sedikitpun membuat Celine membulatkan matanya dengan sempurna karena baru ini melihat seorang anak kecil tidak takut dengan tatapan tajam. Mata elang David melihat tatapan tajam Celine ke arah anaknya Daka, membuat dirinya menahan diri untuk tidak emosi.


" Maaf tuan - tuan kami ingin menyapa para tamu lainnya." ucap Arnold sambil menarik tangan Celine.


Ronald yang berdiri tidak jauh dari David dan mendengarkan percakapan Celine dengan tuan David hanya menggelengkan kepalanya sambil menahan senyumnya karena melihat tuan muda Daka terlihat sangat menggemaskan.


Lina yang merasa bosan dekat dengan Ronald karena Ronald bersikap acuh membuat Lina berjalan mencari salad buah.


Seorang pria paruh baya yang sedang mengobrol dengan relasi bisnisnya tanpa sengaja matanya melihat seorang gadis cantik dan seksi sedang mengambil salad buah yang membuatnya menghentikan percakapan dengan relasi bisnisnya dan mendekati gadis tersebut.


" Hallo nona cantik, boleh kenalan?" ucap salah seorang pria paruh baya menatap tubuh seksi Lina dengan tatapan mesumnya.


" Boleh." ucap gadis cantik dan seksi itu walau dirinya sangat kesal karena tatapan mesum pria paruh baya itu tapi berusaha ditutupinya karena dirinya tidak pantas marah di acara pesta ulang tahun pernikahan teman bosnya.


" Siapa namamu nona?" tanya pria paruh baya itu sambil menatap dengan nanar melihat lekuk tubuh gadis itu yang sangat seksi.


" Lina tuan, maaf saya mau ke sana dulu." ucap Lina sambil meninggalkan pria paruh baya itu.

__ADS_1


Ya gadis itu adalah Lina baby sister sekaligus merangkap bodyguard tuan muda Daka. Lina berjalan ke arah Ronald sambil membawa salad buah dan memakannya.


Pria paruh baya itu mendekati seorang pelayan dan membisikkan sesuatu begitu pula dengan Celine ketika tangannya di tarik oleh ayahnya membuat Celline memberikan kode lewat tatapan matanya ke arah kepala pelayan. Kepala pelayan itupun mengerti arti tatapan mata Celline dan hanya menjawab anggukan kepalanya.


David masih berbicara dengan rekan bisnisnya mengenai seputar saham dan juga terkadang masalah pribadi.


" Tuan David, anak anda sangat tampan mirip dengan tuan David." puji rekan bisnisnya.


" Terima kasih atas pujiannya tuan Rocky." ucap David sambil tersenyum.


" Berapa tahun umurnya tuan David dan siapa namanya?" tanya rekan bisnis lainnya.


" Satu tahun lebih 4 bulan dan namanya Daka gabungan dari namaku dan istriku." ucap David.


" Kenapa istri tuan tidak ikut? apakah tuan sudah bercerai dengan istri tuan karena istri tuan selingkuh atau istri tuan malas mengurus anaknya?" tanya Ridho rival bisnisnya yang sangat suka menjatuhkan David.


" Benarkah begitu tuan David? seharusnya anak tuan di rumah saja jangan di bawa ke pesta dan di urus dengan istrinya." ucap rekan bisnis lainnya.


Beberapa orang rekan bisnisnya ikut menyerang David melalui kata-kata yang super pedas tapi David berusaha menahan emosinya karena mengingat anaknya sedang di gendong. David tidak ingin anaknya menangis dan ketakutan jika jiwa psycopath David keluar.


Setelah beberapa lama David menghembuskan nafasnya secara perlahan dan menatap satu persatu.


" Waktu itu istriku hamil besar, istriku di culik. Aku sebagai suaminya tidak tega melihat istriku di siksa oleh penjahat karena itulah aku merelakan diriku dipukuli hingga babak belur sedangkan istriku menangis dan memohon padaku untuk melawan mereka karena tidak tega melihatku terluka bahkan istriku mengatakan untuk tidak memperdulikan dirinya, bukan itu saja ketika istriku di tampar oleh laki-laki breng**k itu istriku menahan rasa sakit dan memintaku untuk melawannya hingga aku melihat istriku mengalami pendarahan dan pingsan membuatku marah dan membalas perlakuan mereka hingga ke dua kakiku di tembak bertepatan kedatangan sahabat dan asistenku." ucap David sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar untuk melepaskan sesak di hatinya.


" Lalu apa yang terjadi selanjutnya tuan David?" tanya rekan bisnisnya penasaran.

__ADS_1


" Pria itu menembak ke dua mataku dan juga menembak dadaku hingga menembus jantungku." ucap David


" Apa??" ucap mereka serempak dengan nada terkejut kecuali Ridho hanya menatapnya dengan sinis.


" Setahuku kalau peluru tembus ke jantung orang itu langsung mati atau koma tapi tidak berapa lama langsung mati tapi kenapa tuan David masih hidup? apa tuan David sedang dongeng?" tanya Ridho sambil tersenyum menyeringai.


" Memang benar katamu tuan Ridho tapi istriku menolongku karena itulah aku selamat." ucap David sambil tersenyum sinis.


" Ceritakan selanjutnya tuan David?" tanya mereka serempak kecuali Ridho hanya memandang remeh.


" Ronald lanjutkan ceritanya." perintah David


" Baik tuan." Jawab Ronald


" Kenapa asistennya yang cerita tuan David?" ucap mereka serempak.


" Karena di saat itu aku dan istriku tidak sadarkan diri antara hidup dan mati sedangkan asisten ku dan sahabatku ada di lokasi kejadian ." ucap David


Mereka pun menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Tuan David dan nyonya Karen istri tuan David kami bawa ke rumah sakit dan sahabat nona Karen sebagai dokter ikut membantu melakukan operasi mengambil peluru yang bersarang di ke dua kaki tuan David dan juga di dada yang menembus ke jantung sedangkan nyonya Karen sebelum operasi Caesar nyonya Karen berpesan agar ke dua matanya, ke dua ginjalnya dan jantungnya diberikan ke suaminya yaitu tuan David." ucap Ronald sambil matanya berkaca-kaca mengingat kejadian setahun yang lalu.


Mereka yang berada di situ sangat terkejut begitu pula dengan Ridho.


" Kenapa istri tuan David memberikan ke dua ginjalnya? bukankah ginjalnya tidak di tembak dan kenapa istri tuan David mau melakukan pengorbanan itu?" tanya Ridho penasaran

__ADS_1


" Memang benar tapi ke dua ginjal tuan David sudah rusak parah dan mengenai mengapa nyonya Karen mengorbankan nyawanya karena nyonya Karen tidak sanggup kehilangan suaminya yang teramat sangat dicintainya karena itulah dirinya rela melakukannya." ucap Ronald menjelaskan sambil menatap tajam ke para relasi bisnis tuannya.


" Sekarang aku bertanya adakah di antara tuan - tuan mempunyai istri seperti istriku yang merelakan nyawanya dengan menyumbangkan organnya demi orang yang dicintainya?" tanya David sarkas sambil menatap tajam ke arah para rekan bisnisnya.


__ADS_2