Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath
Karen Masuk Ke Rumah Sakit


__ADS_3

brak


brak


Dua orang gadis tiba - tiba datang dan menggebrak meja tempat di mana mommy Karen sedang duduk di kursi.


" Hei wanita murahan gara - gara kamu ke empat temanku mati, usaha ke dua orang tuaku bangkrut dan kini aku dan temanku harus bekerja di klub malam untung kami berdua bisa melarikan diri." ucap salah satu gadis itu dengan tatapan membunuh


" Itu bukan salahku? itu salah kalian sendiri karena kalian mendorongku jadi ke empat teman kalian mati tenggelam di danau. Mengenai kalian berdua bekerja di club itu balasan yang setimpal karena kalian berdua sudah dua kali mencelakai diriku." Ucap mommy Karen sambil berdiri sambil menatap tajam ke arah mereka berdua.


" Apakah kalian berdua lupa kalianlah yang mempunyai ide busuk untuk mencelakaiku hingga aku hampir saja mati di tabrak oleh mobil. Jadi kalian berdua pantas untuk mendapatkannya." sambung mommy Karen


" Kau." Ucap ke dua gadis itu serempak sambil masing - masing tangan kanannya di angkat ke atas untuk menampar mommy Karen.


hap


hap


Mommy Karen yang bisa membaca gerekan ke dua tangan gadis itu menangkap tangannya kanan dan kiri kemudian tangan ke dua gadis itu di putar membuat ke dua gadis itu berteriak kesakitan.


" Sakit brengs*k lepaskan tanganku." bentak ke dua gadis tersebut.


Mommy Karen mendorong mereka berdua hingga ke duanya jatuh di lantai. Tiba - tiba perut Karen terasa kram membuat Karen duduk sambil membelai perutnya yang masih rata. Mommy Karen baru teringat kalau dirinya sedang hamil anak kembar.


...( " Maafkan mommy sayang mommy lupa kalau kalian ada di perut mommy." ucap mommy Karen dalam hati )....


Mommy Karen masih duduk sambil membelai perutnya karena perutnya terasa kram tanpa menyadari bahaya. Ke dua gadis itu langsung terbangun dan mereka berdua mengeluarkan pisau lipat untuk menusuk mommy Karen.


" Bersiaplah menemui ajalmu." ucap mereka berdua serempak sambil mengarahkan pisaunya ke arah mommy Karen.


Mommy Karen menghentikan membelai perutnya dan melihat dirinya dalam bahaya. Mommy Karen ingin melawan mereka berdua tapi rasa kramnya belum juga hilang. Di saat kritis dua orang pria tampan menahan ke dua tangan kanan gadis tersebut agar tidak menusuk perut mommy Karen kemudian menamparnya hingga ke dua gadis tersebut jatuh di lantai.

__ADS_1


" Daddy, Federick." Panggil mommy Karen


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Daddy David dan Daka keluar dari pintu toilet dan bertemu dengan sahabatnya Federick dan keluarganya.


" David, istrimu dalam bahaya... Daka biar sama istriku." ucap Federick


" Apa? baik... Daka sayang sama Tante Sandra ya." Ucap daddy David


" Baik daddy." Jawab Daka patuh


Daddy David dan daddy Federick langsung melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke counter es krim. Semenjak ada virus corona orang jarang pergi ke mall sehingga counter es krim agak sepi karena itulah ketika mommy Karen di serang oleh ke dua gadis tersebut tidak ada yang membantunya sedangkan pegawai yang menjaga counter tidak bisa membantu karena seorang wanita paruh baya menempelkan pisau di lehernya.


Daddy David dan daddy Federick melihat mommy Karen dalam bahaya membuat mereka berjalan lebih cepat setelah dekat mereka berdua masing - masing menahan tangan kanan ke dua gadis tersebut kemudian menamparnya.


xxxxxxx Flash Back Off xxxxxxx


" Daddy, perutku kram." ucap momy Karen lirih


bruk


Mommy Karen tidak sadarkan diri dan daddy David dengan sigap menahan tubuh mommy Karen agar tidak terjatuh. Daddy David menggendong momy Karen ala bridal style.


" David, istrimu mengeluarkan darah dari sela - sela pahanya." ucap Federick


" Apa?? tidak - tidak.... istriku lagi hamil.. kamu bawa mereka ke markas biar aku yang akan memberikan pelajaran mereka dan titip anakku." ucap daddy David berjalan dengan cepat menuju ke arah parkiran mobil.


Daddy Federick langsung menghubungi anak buahnya dan menangkap ke dua gadis dan wanita paruh baya. Daddy Federick langsung menemui istrinya dan merekapun berangkat ke rumah sakit untuk menolong mommy Karen.


Daddy David mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan tidak memperdulikan keselamatan dirinya karena bagi dirinya keselamatan istri dan anak kembar yang masih dalam kandungan yang terpenting.

__ADS_1


Tidak membutuhkan waktu lama daddy David sudah sampai di rumah sakit dan langsung memarkirkan mobilnya secara sembarangan kemudian membuka mobilnya dengan cepat dan memutari mobilnya dan membuka pintu mobil di mana istrinya sedang berbaring dengan wajah pucat.


Daddy David menggendong istrinya ala bridal style dan berjalan dengan cepat menuju ke ruang ugd. Dua orang perawat datang membawa brankar dengan hati - hati daddy David membaringkan tubuh istrinya. Dua perawat itupun mendorong brankar menuju ke ruang UGD.


( " Aku akan memberikan pelajaran buat kalian pelajaran yang tidak akan pernah kalian lupakan seumur hidup kalian karena telah berani mengusik milikku. Jika terjadi dengan istri dan ke dua anakku bersiaplah kalian akan ku siksa hingga kalian memintaku untuk di bunuh." ucap daddy David dalam hati ).


Aura menyiksa dan membunuh yang sudah lama mati kini muncul lagi karena daddy David tidak ingin kehilangan istrinya untuk ke dua kalinya. Daddy David menghubungi asisten pribadinya yang bernama Ronald untuk datang ke rumah sakit.


tap


tap


tap


Bunyi suara sepatu pantofel saling berbenturan di lantai marmer, berjalan dengan langkah cepat siapa lagi kalau bukan Federick sambil tangan kanan dan kirinya menggendong buah hatinya dan di susul oleh istrinya sambil menggendong Daka.


" Bagaimana keadaan Karen?" tanya Federick dengan nada kuatir.


" Aku juga belum tahu bagaimana keadaan istri dan ke dua anak kembar kami yang berada di janinnya." Jawab daddy David lesu.


" Apa?? Karen hamil??" tanya daddy Federick dan mommy Sandra bersamaan dengan nada terkejut.


" Iya benar, aku sangat takut kehilangan istri dan ke dua anakku." ucap daddy David dengan nada lirih.


" Aku akan mengecek keadaan Karen, David tolong anakmu Daka kamu gendong." ucap mommy Sandra sambil menyerahkan Daka yang berada di gendongannya.


David mengambil Daka dari gendongan mommy Sandra kemudian memangku Daka. Mommy Sandra langsung masuk ke dalam untuk melihat keadaan sahabatnya sedangkan daddy Federick menghubungi orang kepercayaan untuk mengambil obat di mansionnya.


Setelah selesai menghubungi seseorang daddy Federick menyimpan kembali ponselnya di dalam saku jasnya.


" Aku membuat ramuan herbal untuk penguat kandungan tanpa efek samping." Ucap Federick.

__ADS_1


" Semoga saja istri dan ke dua anakku selamat. Kamu tahu Federick istriku sangat ingin mempunyai anak kembar karena ke dua sahabatnya mempunyai anak kembar dan setelah keinginannya terkabul istriku..." ucap daddy David sambil menggantungkan kalimatnya.


__ADS_2