Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath
Hukuman


__ADS_3

Gadis nomer lima dengan semangat empat puluh lima menceritakan semuanya sesuai yang tadi dikatakannya di depan polisi.


" Begitu tuan ceritanya." ucap gadis nomer lima mengakhiri ceritanya.


Ronald langsung meletakkan laptopnya ke meja kemudian mulai mengutak atik laptopnya.


" Apakah kalian percaya dengan ucapan gadis ini?" tanya daddy David sambil menahan amarahnya dan menunggu Ronald menyelesaikan pekerjaannya.


" Kami semua percaya padanya dan gadis culun itu harus di hukum mati." ucap salah satu dari mereka.


" Iya benar." Jawab mereka serempak.


" Gara - gara culun putri kesayanganku mati tenggelam." ucap ke dua orang tuanya.


" Iya benar, si culun harus di hukum mati karena nyawa harus di bayar nyawa." ucap salah satu orang tua yang putri kesayangannya tenggelam di danau.


" Ya kami setuju." jawab mereka serempak.


Daddy David hanya menggenggam erat menahan amarahnya sedangkan mommy Karen mengusap bahu suaminya agar bisa mengurangi emosinya.


Semua orang langsung menghina, memaki dan segala macam umpatan yang ditujukan ke Elisabeth atau mommy Karen.


brak


" Diam!!" bentak daddy David sambil menatap tajam ke arah mereka.


Suasana yang tadi berisik seperti pasar kini langsung sepi seperti kuburan. Tidak ada satupun yang berbicara semuanya langsung menutup mulutnya dengan rapat.


" Ronald." panggil David kembali


" Semuanya lihat di layar monitor ini." perintah Ronald


Semua orang langsung menatap layar laptop milik Ronald. Terlihat dengan jelas kalau ke enam gadis mendekati mommy Karen dan salah satunya ingin mendorong mommy Karen ke danau tapi dirinya yang tercebur di danau dan melihat mommy Karen pergi. Ke tiga temannya berusaha menolongnya tapi naas mereka ikut tercebur ke danau dan tidak berapa lama mereka masuk ke dalam danau yang paling dalam bertepatan kedatangan mommy Karen dan beberapa orang kemudian di susul ke dua gadis tersebut bersama para mahasiswa dan mahasiswi.


" Di sini sudah terlihat jelas kalau istriku tidak bersalah sedikitpun." ucap daddy David dengan nada dingin.


" Istri?" tanya ulang mereka


" Orang yang kalian hina adalah istriku." ucap Daddy David sambil memeluk istrinya dengan posesif.


" Kami tidak mengerti apakah tuan mempunyai dua istri?" tanya salah satu dari mereka


" Ya benar." Jawab mereka serempak


" Maaf tuan istri tuan cantik tapi kenapa suka dengan gadis culun?" tanya salah satu dari mereka memberanikan diri bertanya.


" Ya benar." Jawab mereka serempak lagi.

__ADS_1


" Orang yang kalian panggil culun adalah istriku, ayo sayang kita pulang." Ajak daddy David sambil menarik tangan istrinya dengan lembut


Mereka berdua berjalan ke arah pintu keluar baru saja mendekati pintu keluar daddy David menghentikan langkahnya.


" Ronald." Panggil David dengan nada dingin sambil melanjutkan langkahnya bersama istrinya.


Sepeninggal daddy David dan mommy Karen kini tersisa Ronald dan orang - orang yang telah memfitnah mommy Karen.


" Karena kalian semua telah menghina nyonya kami maka terpaksa semua kerja sama dengan perusahaan tuan David akan dibatalkan dan untuk orang tua kalian yang bekerja di perusahaan milik tuan David dengan terpaksa memecat dengan tidak hormat dan tidak akan diterima dimanapun berada." ucap Ronald dengan nada dingin dan tegas.


bruk


bruk


bruk


Semua orang langsung berlutut menyesali apa yang dilakukannya.


" Maafkan kami tuan." Jawab mereka serempak dengan wajah pucat pasi.


" Ini hukuman yang pantas untuk kalian, jadi terimalah hukumannya." ucap Ronald sambil berjalan meninggalkan mereka tanpa memperdulikan mereka berlutut untuk meminta maaf.


" Tuan aku mohon maafkan kami." mohon dua orang gadis sambil mencegat Ronald dengan merentangkan ke dua tangannya karena mereka tidak mau tinggal dijalanan menjadi gembel.


" Kalian telah membangun singa tidur seharusnya kalian berpikir terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan. Nasi sudah menjadi bubur jadi terimalah konsekuensinya." ucap Ronald sambil mendorong tubuh ke dua gadis itu.


bruk


bruk


" Honey, apa honey menghukum mereka?" tanya mommy Karen sambil menggenggam tangan suaminya.


" Tentu saja mereka telah berani memberikan kesaksian palsu sehingga mereka pantas mendapatkan hukuman." Jawab daddy David dengan nada santai.


" Apa hukumannya dad?" tanya mommy Karen penasaran.


Daddy David hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan istri tercintanya.


" Daddy, menghukumnya tidak membunuhnya kan?" tanya daddy David sambil menatap wajah tampan suaminya.


" Tentu tidak sayang." Jawab daddy David sambil memeluk istrinya dari arah samping.


" Terima kasih honey." Jawab mommy Karen sambil membalas pelukan suaminya.


" Oh iya kak Ronald tidak menikah lagi?" tanya mommy Karen


" Saya belum memikirkannya nyonya." Jawab Ronald sambil mengendarai mobil.

__ADS_1


" Dia cinta mati dengan Clarissa sahabatmu." ucap daddy David


" Benar begitu kak Ronald?" tanya mommy Karen.


" Benar nyonya, walau Clarissa sudah meninggal tapi aku sangat mencintainya." Jawab Ronald dengan nada yakin.


" Kak Ronald sahabatku Clarissa masih hidup dan dia sudah menikah." ucap mommy Karen.


Mommy Karen berharap dengan bicara seperti ini Ronald sadar dan melupakan sahabatnya yang bernama Clarissa.


cittttt


Ronald langsung mengerem mobil secara mendadak karena mendengar ucapan nyonya Karen.


" Ronald!!!"bentak daddy David


Waktu Ronald tiba - tiba mengerem mobil membuat mommy Karen dan daddy David hampir terjungkal ke depan tapi untung daddy David dapat menyeimbangkan tubuhnya sambil menahan tubuh mommy Clarissa.


" Maafkan saya tuan." Jawab Ronald sambil tersenyum canggung kemudian melanjutkan mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


" Sudah honey kak Ronald tidak sengaja." ucap mommy Karen sambil membelai punggung suaminya agar marahnya berkurang


" Tapi honey.." ucapan daddy David langsung terpotong oleh mommy Karen


cup


" Sudahlah honey, kak Ronald tidak sengaja." ucap mommy Karen


" Tapi ho.." ucapan daddy David langsung terpotong kembali oleh mommy Karen.


" Nanti malam mommy kasih dua atau tiga ronde." bisik mommy Karen


" Mommy kenapa jadi mesum?" bisik daddy David.


" Daddy yang mengajarkan mommy jadi seperti ini."ucap mommy Karen.


Daddy David hanya tersenyum kemudian memeluk istrinya dengan lembut.


" Maaf tuan dan nyonya." ucap Ronald tidak enak hati.


" Ada apa kak Ronald?" tanya mommy Karen.


" Apakah benar kalau Clarissa masih hidup dan sudah menikah?" tanya Ronald.


" Benar kak Ronald kalau Clarissa sudah menikah dan mempunyai anak. Sekarang Clarissa sedang hamil kemungkinan kembar seperti ke dua kakaknya." ucap mommy Karen.


" Sekarang Clarissa sudah mempunyai anak tiga pertama laki - laki yang sangat mirip suaminya yang ke dua anaknya juga sama seperti suaminya." ucap mommy Karen

__ADS_1


__ADS_2