
David dan Ronald meninggalkan tempat gudang tua menuju mobil.
" Ronald ambilkan aku air." perintah David.
" Baik tuan." Jawab Ronald
Ronald masuk ke dalam mobil mengambil botol mineral ukuran 1 liter.
" Ini tuan air mineralnya." ucap Ronald sambil memberikan botol mineral ke tuan David.
David mengambil botol mineral dan membuka tutup botolnya kemudian membasahi wajahnya yang terkena cipratan noda darah.
" Kita sekarang pulang." perintah David
" Baik tuan." jawab Ronald
Merekapun pergi meninggalkan gudang tua menuju ke hotel tempat dirinya menginap. Setengah jam kemudian merekapun sudah sampai di lobby hotel dan berjalan ke arah pintu lift.
" Kapan kamu akan menikah dengan Lina?" tanya David
" Aku akan bicara dulu dengan Lina." ucap Ronald
" Ok." Jawab David singkat
Ting
Pintu lift terbuka David dan Ronald keluar dari pintu lift. Ronald mengetuk pintu kamar Lina.
tok
tok
tok
ceklek
Lina membuka pintu dan melihat tuan David dan kak Ronald sedang berdiri di hadapannya.
" Daka sedang apa?" tanya David
" Sedang tidur tuan." jawab Lina
" Ronald dan Lina kalian pergilah." usir David
" Pergi kemana tuan?" tanya Lina bingung.
" Ronald ingin berbicara sesuatu denganmu." ucap David
" Ada apa kak Ronald.?" tanya Lina
__ADS_1
" Kita bicara di luar saja." ucap Ronald sambil membalikkan badannya dan diikuti oleh Lina.
David masuk ke dalam kamar Lina untuk menggendong Daka putra semata wayangnya kemudian menutup pintu kamar Lina.
ceklek
David membuka pintu kamarnya dengan menggunakan tangan kirinya karena tangan kanannya menggendong Daka yang masih tertidur pulas. David perlahan membaringkan anaknya di ranjang.
" Anak Daddy yang tampan." ucap David sambil mengecup kening anaknya.
David membuka pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai mandi dan berpakaian David berbaring di samping Daka dan tidak berapa lama David pun tertidur pulas.
xxxxxxx
Tiga Hari Kemudian
Hari ini pernikahan Lina dan Ronald diadakan secara sederhana banyak relasi bisnis datang mengucapkan selamat atas pernikahan Ronald dengan Lina.
Empat jam lamanya acara resepsi pernikahan mereka dan tidak terasa acara pernikahan mereka sudah selesai.
" Besok kita kembali ke kota." perintah David
" Baik tuan." jawab Lina dan Ronald kompak
David dan Daka tidur satu kamar seperti biasanya sedangkan Ronad dan Lina juga tidur satu kamar karena mereka sudah resmi menikah. Ronald yang sudah merasakan nikmatnya berci**a membuat Ronald menginginkannya tapi Ronald berusaha menahan dirinya.
" Aku mau mandi dulu." ucap Lina sambil masuk ke dalam kamar mandi karena dirinya sangat gugup.
" Kenapa aku menjadi gugup dan jantungku berdetak kencang? apakah secepat ini aku melupakan Clarissa." ucap Ronald sambil melepaskan pakaiannya hingga tersisa hanya boxernya.
ceklek
Lina membuka pintu kamar mandi dengan menggunakan handuk yang menutupi sebagian dua gunung kembarnya dan paha putih mulus membuat hasrat Ronald mulai naik terlebih adik kecilnya semakin menegang dan berontak ingin masuk ke dalam goa.
Lina berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian tidur dalam posisi menung***g membuat goa milik Lina terlihat jelas di depan matanya. Ronald melepaskan boxernya membuat Ronald polos tanpa sehelai benangpun.
Ronal berdiri dan melepaskan lilitan handuk dan membuangnya secara asal kemudian memainkan ke dua gunung kembar milik Lina membuat Lina mendesah dan melepaskan pakaiannya yang tadi di pegangnya. ******* Lina membuat Ronald bertambah gairah dan ingin merasakan kembali tubuh milik Lina yang sekarang sudah resmi menjadi istrinya.
jleb
ahhh
Ronald memasukkan adik kecilnya ke dalam goa yang tersembunyi dan gelap gulita membuat Lina mendesah ketika tubuhnya di masuki oleh tubuh Ronald hingga tidak berapa lama Ronald mengeluarkan laharnya ke dalam rahim Lina.
Ronald membalikkan badan Lina kemudian memeluk tubuh Lina sambil menjatuhkan tubuhnya ke ranjang. Kini posisi Lina berada di atas tubuh Ronald sambil berpelukan.
" Kamu tidurlah." ucap Ronald sambil memejamkan matanya.
" Tapi aku ingin tidur di kasur sambil menggerakkan badannya karena tidak terbiasa tidur di bawahnya ada orang terlebih orang itu adalah suaminya.
__ADS_1
" Jangan banyak gerak, kamu tidak tahu di bokongmu ada yang bergerak - gerak." peringat Ronald
Lina merasakan bokongnya di tusuk - tusuk benda panjang membuat Lina diam dan tidak berani bergerak. Lina terpaksa memejamkan matanya dan tanpa sadar Lina menggerakkan tubuhnya membuat Ronald yang sudah menahan hasratnya kini tidak bisa di tahan lagi.
Ronald membalikkan tubuh Lina dan kini Lina berada di bawah. Ronald memberikan pemanasan terlebih dahulu setelah di rasa cukup Ronald memasukkan adik kecilnya ke goa yang paling dalam. Setelah hampir satu jam Ronald akhirnya mengeluarkan laharnya ke dalam rahim Lina.
Ronald menarik adik kecilnya kemudian memindahkan tubuhnya di samping istrinya kemudian memeluk Lina. Lina pun membalas pelukan suaminya sambil kepalanya bersandar di dada suaminya.
( " Semoga suamiku tulus mencintai diriku karena aku sangat mencintainya." ucap Lina dalam hati ).
( " Maafkan aku Cla, sungguh aku sangat mencintaimu tapi kini kamu sudah tiada dan aku harus bisa melupakan dirimu tapi tenang saja Cla walau dirimu sudah meninggal tapi rasa cintaku hanya untukmu seorang, ijinkan aku untuk menyanyangi istriku." ucap Ronald dalam hati ).
Tidak berapa lama akhirnya mereka sudah tertidur pulas.
xxxxxxx
Satu Tahun Kemudian
David dan Daka
Kini usia Daka berumur 2 tahun dua bulan, Di usia 2 tahun Daka sudah berbicara sangat lancar dan daddy David di sela kesibukannya daddy David tetap menyediakan waktu untuk anaknya Daka.
" Daddy." panggil Daka
" Iya sayang ada apa?" tanya daddy David
" Daddy sedang apa?" tanya Daka melihat daddy nya sedang menatap laptopnya.
" Oh ini Daddy lagi mengerjakan kerjaan kantor." ucap David
" Daka boleh lihat daddy?" tanya Daka
" Boleh sayang, duduk di pangkuan Daddy sayang." ucap daddy David
" Baik Daddy." jawab Daka
Daka berdiri dan berjalan mendekati Daddy David kemudian duduk di pangkuan daddy David. Daka dengan serius menatap layar laptop yang berisi tentang bisnis hampir setengah jam Daka masih setia melihatnya. David menghentikan pekerjaannya dan menundukkan wajahnya menatap Daka anak semata wayangnya karena anaknya tidak bersuara membuatnya curiga.
" Daka sayang, kenapa serius sekali menatap layar laptopnya?" tanya daddy David sambil membelai rambut anaknya dengan lembut.
" Daka kalau sudah besar ingin seperti daddy." ucap Daka.
David tersenyum dan mengecup pucuk kepala anaknya dan melanjutkan pekerjaannya kembali.
xxxxxxx
Ronald dengan Lina
Lina dan Ronald sudah mempunyai anak perempuan yang wajahnya mirip dengan Ronald membuat Lina dan Ronald bahagia melihat pertumbuhan anak mereka.
__ADS_1
Ronald sedikit demi sedikit mulai belajar untuk mencintai istri tercintanya sedangkan istrinya memang sejak dulu sudah mencintai suaminya apa adanya