Gadis Culun Dan Psycopath

Gadis Culun Dan Psycopath
Hukuman 2


__ADS_3

" Lihat adik kecilku ada noda darah berarti aku pria pertama." ucap salah dari mereka.


" Aku tidak berarti hanya kamu yang beruntung bro." ucap temannya.


" Kalau aku lebih suka dengan wanita yang sudah berpengalaman." ucap ketua mereka.


" Sekarang kalian lakukan secara bergantian." perintah ketua itu dengan nada dingin.


" Lepaskan lakban mereka." perintah daddy Federick.


" Baik tuan." Jawab mereka serempak.


Mereka pun melepaskan lakban yang menutup mulut ke tiga wanita itu kemudian melakukan hubungan suami istri. Awalnya ke tiga wanita itu berontak seperti sebelumnya namun lama-kelamaan obat perang***g buatan daddy Federick mulai bekerja membuat mereka tidak memberontak dan mulai menikmati permainan mereka hingga mengeluarkan suara ******* yang saling bersahutan.


" Wah - wah acara langsung sudah di mulai." ucap Ronald tiba - tiba datang bersama dua puluh orang preman.


Dua puluh preman yang melihat tontonan gratis langsung adik kecilnya menegang sedangkan Ronald bersikap biasa saja sama seperti daddy David dan daddy Federick.


" Kamu terlalu lama datangnya." ucap daddy David santai sambil menatap anak buahnya yang lagi bersenang - senang.


" Kalian lakukanlah." Perintah Ronald


Mereka serempak langsung melucuti pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun dan mendekati ke tiga wanita itu karena anak buah daddy David dan daddy Federick hampir selesai melakukan pelepasan.


" Bolehkah dilepaskan rantai mereka?" tanya salah satu preman setelah mereka sudah puas bermain.


" Silahkan saja kuncinya ada di meja." Jawab daddy Federick yang tidak perduli apa yang akan dilakukan oleh mereka.


Merekapun cepat - cepat melepaskan rantai yang mengikat ke dua tangan dan ke dua kaki ke tiga wanita itu. Mereka langsung menyatukan tubuhnya ke tubuh wanita itu dari depan dan belakang dan ada juga yang memasukkan adik kecilnya ke mulut ke tiga wanita itu.


Ke tiga wanita itu hanya mendesah dan mendesah karena pengaruh obat pemberian daddy Federick yang dosisnya sangat tinggi. Lama kelamaan ke tiga wanita itu tidak sadarkan diri karena tubuhnya digunakan secara beramai - ramai dan bergantian tanpa berhenti.


Mereka tidak memperdulikan hingga mereka benar - benar puas barulah mereka berhenti.

__ADS_1


" Tembak wanita yang sudah paruh baya itu." perintah David dengan nada dingin dan kejam.


" Ssstttt... jangan lebih baik berikan ke kandang buaya." ucap daddy Federick


" Terserah yang penting wanita paruh baya itu mati." Ucap daddy David.


" Ok. Bawa wanita tua itu ke kandang buaya untuk dijadikan santapannya." Perintah daddy Federick dengan nada dingin


" Baik tuan." Jawab mereka serempak


" Untuk ke dua gadis itu lebih baik kamu jangan membunuhnya karena terlalu enak lebih baik jadikan mereka budak se*s anak buah kita dan preman." usul daddy Federick


" Usul yang bagus yang penting mereka harus merasakan kesakitan yang luar biasa hingga mereka akhirnya meminta untuk dibunuh. Setelah mereka sadar jangan berikan obat itu lagi karena keenakan buat mereka." Ucap daddy David dengan nada dingin.


" Oke." Jawab daddy Federick singkat.


" Sekarang kamu dan Ronald pergilah dan bawa anggota keluarganya termasuk orang tua gadis tersebut agar kejadian yang dulu tidak menimpa istriku." Perintah daddy David dengan nada dingin sambil menatap ke dua gadis tersebut dengan tajam.


" Bukankah wanita tadi adalah salah satu ibu mereka?" tanya daddy Federick dengan nada bingung


" Tetapi dia bilang kalau wanita itu ibunya." Jawab daddy Federick dengan nada bingung.


" Ke enam gadis tersebut menganggap orang tua temannya masing - masing sebagai ibu dan ayahnya mereka karena itulah mereka mengaku kalau wanita itu adalah ibunya." ucap Ronald menjelaskan.


Daddy Federick hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Persahabatan mereka sangat bagus seperti persahabatan kita dan juga istri kita." ucap daddy Federick kagum dengan mereka.


" Hanya saja bedanya mereka jahat sedangkan persahabatan kita dan istri kita tulus dan tidak jahat kecuali ada orang yang berani mengusik kita." ucap daddy David bangga


" Iya benar." Jawab daddy Federick


Ronald hanya tersenyum tanpa bicara, dirinya menjadi sedih kembali karena ingat akan Clarissa wanita yang masih setia mendiami hatinya. Daddy David yang melihat sekilas asisten nya langsung memberikan kode ke daddy Federick untuk tidak membicarakan lagi. Daddy Federick ikut melirik Ronald langsung mengerti dan bertanya lain.

__ADS_1


" Lebih baik kamu kembali ke rumah sakit siapa tahu istrimu sadar biar aku dan Ronald dan orang - orangku menangkap mereka dan langsung membunuh mereka." ucap daddy Federick mengalihkan pembicaraan.


" Baiklah aku akan pergi." Ucap daddy David


Mereka bertiga keluar dari markas tersebut hanya saja daddy David duduk di kursi pengemudi dan menjalankan mobilnya ke arah rumah sakit sedangkan Ronald dan daddy Federick duduk di belakang pengemudi karena di depan pengemudi sudah ada bodyguard mereka.


Mobil yang ditumpangi Ronald diikuti tiga mobil menuju ke tempat orang yang telah berani mengusik mommy Karen.


xxxxxxx


Singkat cerita daddy David berjalan ke ruang perawatan dan melihat putranya sedang berbaring di ranjang bersama mommy Sandra bersama ke dua putranya. Ruang perawatan VVIP itu memang disediakan ranjang khusus untuk yang menjaga orang yang sedang sakit.


Daddy David duduk di kursi dekat ranjang istrinya yang masih memejamkan matanya. Daddy David memegang tangan istrinya sambil mengecup bibir istrinya sekilas membuat mommy Karen membuka matanya.


" Honey, sejak kapan datang?" tanya mommy Karen


" Baru saja sayang, ada yang sakit?" tanya daddy David


" Tidak ada honey, honey aku ingin makan macaroni panggang buatan honey apakah boleh?" tanya mommy Karen dengan sendu dan tatapan mata penuh harap.


" Tentu saja sayang, aku buatkan dulu ya." Ucap daddy David sambil mengecup sekilas bibir seksi istrinya.


Walau dirinya lelah tapi bagi daddy David menyenangkan istrinya adalah nomer satu mengingat pengorbanan mommy Karen padanya. Walau raganya milik orang lain daddy David tidak perduli karena roh Karen berada di tubuh wanita itu. Daddy David ingin memperbaiki kesalahan-kesalahan masa lalu dengan menyenangkan istri yang sangat dicintainya.


" Aku semakin mencintaimu sayang dan aku bersyukur rohku masuk ke dalam tubuh gadis ini." ucap mommy Karen.


" Sayang, lihatlah daddy kalian sangat mencintai kalian. Mommy harap kalian sayang dengan daddy kalian." Ucap mommy Karen sambil membelai perutnya yang masih rata.


" Mommy." panggil Daka sambil berjalan ke arah mommynya


" Hallo Daka sayang." Ucap mommy Karen sambil duduk dan menarik tubuh mungil Daka dan di dudukkan di samping ranjangnya.


" Mommy, daddy belum pulang." ucap Daka dengan mata mulai berkaca-kaca.

__ADS_1


" Daddy sudah datang sayang." ucap mommy Karen


__ADS_2