
Tak berapa lama Dokter Samsu yang meninggalkan Dokter Adam Rendra sudah datang dengan mengendarai mobil mewahnya.
Setelah berhenti Dokter Samsu keluar dari mobilnya dan mengambil semua barang yang dibelinya terutama barang kebutuhan untuk membersihkan dan memperbaiki rumah.
"Dokter Adam Rendra, ini ada cat dan peralatan untuk mengecat dan peralatan yang lainnya. Serta ada nasi kotak dan air mineral, silahkan pilih mana yang anda butuhkan terlebih dahulu" ucap dokter Samsu.
"Terima kasih dokter, tapi yang jelas kerja dulu baru makan, he..he..!" ucap dokter Adam Rendra yang terkekeh, dan kemudian mereka mulai mengerjakan membersihkan rumah sekaligus mengganti warna cat rumah tersebut.
Mereka melakukannya dengan bersemangat dan tak lupa dokter Adam membuat konten di media sosialnya. Yang dalam waktu singkat banyak yang melihatnya dan masuklah pundi - pundi uangnya.
Mereka bekerja membersihkan dan mengecat dinding rumah sampai tak mengenal waktu. Tak terasa hari sudah menjelang sore, dan mereka sudah menghabiskan beberapa kaleng cat dan juga sudah memakan nasi box yang tadi dibeli oleh dokter Samsu.
"Kamu tidak beli mobil atau kendaraan lainnya untuk memperlancar pekerjaan kamu dokter Adam Rendra?" tanya dokter Samsu.
"Boleh juga dokter, tapi aku belum mempunyai surat identitas di Indonesia dan juga surat ijin mengemudi. Jadi sepertinya mengandalkan naik ojek online terlebih dulu" jawab dokter Adam Rendra yang mengingat keadaannya sembari makan nasi box tersebut.
"Ok, seiring waktu kamu persiapkan identitas anda itu. Dan jangan lupa, nanti malam kita berkunjung ke rumah keluarga anda. Persiapkan penyamaran anda, Dokter Adam Rendra" pesan dari dokter Samsu.
"Siap dokter Samsu, akan saya persiapkan semuanya" ucap dokter Adam Rendra dengan mengulas senyumnya.
"Saya mau pamit untuk pulang dokter Adam Rendra, karena ada praktek sore ini di klinik dan semoga anda betah disini!" seru dokter Samsu.
"Baik dokter dan terima kasih atas bantuannya. In syaa Allah saya betah tinggal disini" ucap dokter Adam Rendra.
"Aamiin, Assalamu'alaikum..!" ucap pamit dokter Samsu seraya mengulurkan tangannya.
"Wa'alaikumsalam, hati-hati dokter!" balas Dokter Adam yang membalas uluran tangan dokter Samsu.
Kemudian Dokter Samsu melangkahkan kakinya menuju ke mobilnya yang terparkir di depan rumah yang saat ini akan di tinggali oleh dokter Adam Rendra.
Setelah mengklakson, mobil yang dikendarai dokter Samsu itu perlahan meninggalkan dokter Adam Rendra.
Dan Dokter muda itu melambaikan tangannya sebagai balasan suara klakson dari mobil dokter Samsu.
Ketika mobil dokter Samsu hilang dari pandangan, dokter Adam Rendra melangkahkan kaki masuk ke rumah.
__ADS_1
Dokter Rendra melanjutkan membereskan semua peralatan mengecat dan juga membersihkan setiap ruangan yang dindingnya baru saja di ganti warna, yang semula krem menjadi hijau.
Setelah selesai dengan semuanya, dokter Adam Rendra menutup dan mengunci semua pintu. Kemudian dirinya melangkahkan kaki ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, namun sebelumnya dokter Adam Rendra mengambil handuk, peralatan mandinya dan juga pakaian gantinya.
Beberapa menit kemudian dokter Adam Rendra telah selesai dalam ritualnya dan dia kemudian berwudlu dilanjut dia menunaikan ibadah sholat Ashar.
Dokter Rendra melangkahkan kakinya menuju ke dapur dan dilihatnya ada panci dan dia memasak air.Kemudian dia mengambil coklat bubuk yang selalu dia bawa, karena dia bukan penggemar kopi tapi penggemar coklat panas.
Setelah mendidih, dokter Adam Rendra mulai membuat minuman coklat panas untuk dirinya. Kemudian dia membawa minumannya ke ruang tamu dan dia juga duduk diatas sofanya.
Dokter muda itu menikmati sore itu dengan secangkir coklat panas buatannya sendiri, seraya melihat semua video-video yang dia buat dan dia share ke publik.
Tak lupa dia melihat media sosial kakaknya dan iparnya.
"Dari dulu kak Melisa tak berubah, tetap dengan gaya glamornya." ucap dalam hati Dokter Adam Rendra yang terus melihat foto-foto dari kakaknya Melisa.
Tiba-tiba pandangannya tertuju pada seorang perempuan yang sedang menyirami bunga.
"Siapa dia? apa dia pembantu baru di keluargaku?" tanya dalam hati dokter Adam Rendra yang memandang gambar perempuan berjilbab itu yang tak lain adalah Zulaikha yang tanpa sengaja tertangkap kamera Melisa dan diunggah dalam media sosial Melisa.
"Hm.., aku ingin mengenalnya! Siapa dia?" pertanyaan demi pertanyaan muncul dalam dari dokter Adam Rendra.
Dan tak terasa hari beranjak sore, dan tiba waktunya untuk sholat Maghrib. Dokter Adam Rendra segera menunaikan sholat Maghrib.
Dan beberapa menit kemudian muncul sebuah mobil mewah yang tadi pagi berada menjemputnya di bandara, perlahan masuk ke halaman rumahnya.
Dokter Adam Rendra membuka pintu dan melangkahkan kaki ke teras depan dan melihat siapa yang datang ke rumahnya.
"Assalamu'alaikum dokter Adam Rendra!" ucap salam pengemudi yang keluar dari mobil, dan tak lain adalah dokter Samsu.
"Wa'alaikumsalam dokter Samsu, kita jadi ke rumah kakakku?" jawab sekaligus tanya dari dokter Adam Rendra.
"Tentu saja, apa kamu sudah mempersiapkan penyamaran anda?" tanya dokter Samsu yang sudah menghampiri dokter Adam Rendra.
"Saya sudah lama tak pulang, ada kemungkinan kakakku dan yang lainnya lupa dengan wajahku" ucap dokter Adam Rendra.
__ADS_1
"Terus apa yang akan kamu pakai haribini?" tanya dokter Samsu yang penasaran.
"Adam rendra yang dulu memang urakan, ya memang karena masih usia muda. Dan kali ini Adam Rendra tampil dengan maskulin dan satu lagi, sedikit berkumis, he..he..!" jawab dokter Adam Rendra sembari memasang kumis palsunya.
"Wah, anda lebih dewasa dokter Adam!" seru dokter Samsu setelah melihat penampilan dokter Adam Rendra.
"Jadi bagaimana penampilan saya menurut anda dokter Samsu?" tanya dokter Rendra yang penasaran.
"Mantap, saya sampai pangling!" jawab Dokter Samsu seraya menunjukkan jari jempolnya.
"Tunggu apa lagi, ayo kita berangkat sekarang juga!" ajak Dokter Adam Rendra.
"Ayo!" sahut dokter Samsu yang menyetujuinya.
Dokter Adam Rendra kemudian menutup dan mengunci pintu rumahnya dan keduanya melangkahkan kaki menuju ke mobil milik dokter Samsu.
Dan kedua dokter itu masuk sesuai posisi masing-masing, yaitu dokter Samsu di belakang kemudi dan dokter Adam Rendra berada disamping kursi duduk dokter Samsu
Kemudian dengan perlahan mobil itu keluar dari pekarangan rumah dokter Adam Rendra dan perlahan menyusuri jalan raya yang menuju ke arah rumah Melisa dan Danar.
"Dokter Samsu, saya mau tanya" ucap Dokter Adam Rendra yang sedikit ragu, tapi dia terlanjur dihantui rasa penasarannya.
"Anda mau bertanya tentang apa? kalau mudah dan saya mengerti, maka akan saya jawab. Namun kalau sebaliknya ya, ma'af saja dokter Adam Rendra saya angkat tangan saja" jawab dokter Samsu.
"Pertanyaannya mudah dokter, karena dokter kan selama ini menjadi dokter pribadi di rumah keluarga saya" ucap dokter Adam Rendra sembari mengulas senyumnya.
...~¥~...
...Mohon dukungan para Readers untuk like//favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel GADIS JAMINAN HUTANG...
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...