Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 13


__ADS_3

Kevin dan juga Reno sekarang sudah berada di restoran x yg akan menjadi tempat miting bersama perusahaan Latif poperty. Tak lama kemudian datang dua org cewe cantik yg menghampiri mereka.


" Selamat siang apa ini dengan perwakilan perusahaan BRM GROUP?" tanya si perempuan yg berambut sepinggang


"Benar.. kami dari perusahaan BRM GROUP. Ini pasti dari perusahaan Latif property?" Reno tersenyum ramah


"Benar.. perkenalkan saya Siska Latif anak dari Pak Ahmad Latif dan ini adik saya sekaligus asisten saya nama nya Alifiya" Siska tersenyum ramah dan mengulurkan tangan nya


"Saya Reno dan ini Kevin" Reno menjabat tangan Siska..


'aduhh kenapa ni jantung dag dig dug gini ' Reno


Setelah berkenalan satu sama lain mereka pun duduk dan memulai membahas kerja sama di antara perusahaan mereka. Setelah selesai dengan masalah pekerjaan mereka pun memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebagai perayaan kerja sama diantara mereka..


"ohh ya Nona Alifiya ini adik Nona Siska tapi kenapa gk mirip ya" Ucap Kevin kepo


"Karna kami beda ibu. " jawab Siska tersenyum karna Dia tau adiknya tak akan bisa menjawab.


"oh ya Nona kalian akan menetap di Indonesia benarkah?" tanya Reno penasaran


"Benar kami akan tinggal disini untuk mengurus perusahaan Latif property " jawab Siska santai


"Nona Alifiya apa anda masih kuliah?" tanya Kevin kepo


"jangan panggil saya nona. panggil saja Fiya.. saya sudah lulus tahun kemarin Tuan Kevin" Alifiya tersenyum manis

__ADS_1


Degg


'Aduhhh senyum nya. bikin jantung berdebar gini.. Manisnya ' Kevin


Setelah asyik mengobrol mereka pun pulang. Tak lupa sebelum pulang mereka sempat menukar nomor ponsel.


Di perjalanan Kevin dan Reno senyum senyum sendiri dengan fikiran masing masing.


"Vin.. Siska cantik ya" ucap Reno keceplosan


Kevin mengkerutkan dahinya bingung lalu Dia tersenyum.


"Lo suka sama Siska ya? ngaku aja lo" Kevin memiringkan kepala nya ke arah Reno


"Apaan si lo" Reno salah tinggkah dan menoyor kepala Kevin


"Sialan lo. Ya jelas gue normal lah" Reno masih fokus pada kemudinya


"Hahaha. iya sii Siska emang cantik. Tapi Alifiya juga manis banget" Kevin senyum senyum sendiri.


"Halahh. bilang aja lo juga suka sama Alifiya" Reno meledek


"gak tau ya Bang.. pokonya jantung gue itu langsung berdebar kalo liat senyum nya yg manis" Ucap Kevin senyum membayangkan wajah manis Alifiya


"Hahaha. oke lah kalo gitu kita berjuang sama sama untuk mendapatkan hati mereka" ucap Reno optimis

__ADS_1


"Tuhkan.. lo ngaku sekarang kalo lo emang udah suka sama Siska" Kevin


"Udah lah. jangan dibahas lagi" Reno salah tingkah


"Hahaha.. Tapi kalo di liat liat Alifiya itu kaya mirip siapa gitu ya Bang" Kevin mengetuk ngetukan telunjuknya ke dagu seperti sedang berfikir..


"iya juga sii. Muka nya kaya gk asing lagi.. Tapi ya udah lah mungkin cuma ada org yg mirip kali" ucap Reno


"iya kali " Kevin


Karna keasyikan ngobrol tak terasa mobil yg mereka tumpangi sudah sampai di parkiran kantor. Mereka pun langsung turun dan masuk menuju ruangan masing masing untuk melanjutkan pekerjaan mereka yg tertinggal.


...............


Di tempat lain Alisya dan Vano masih betah di kamar sambil menonton TV dan bermanja manja. Setelah makan siang mereka memutuskan untun menonton di kamar.


"Sayang.. geli" Alisya menggeliat karna Vano terus menciumi pundak Alisya.


"Sayang.. aku udah gk tahan ni ayo" Vano mencium bibir Alisya..


Evano langsung menggendong Alisya tanpa melepaskan ciuman mereka.. Vano merebahkan tubuh istrinya di tempat tidur dengan hati hati.. Lalu mereka pun melakukan hubungan suami istri dengan penuh cinta dan gairah..


Setelah 1 jam Alisya dan Vano bergulat di tempat tidur akhirnya mereka pun sampai pada puncak kenikamatan. Setelah itu Vano duduk menyadar di sandaran tempat tidur dengan nafas yg masih ngos ngosan. Alisya pun memeluk Vano menyandarkan kepalanya di dada bidang Vano.mereka berpelukan dengan tubuh yg masih polos.


"Terimakasih sayang" Bisik Vano di telingan Alisya

__ADS_1


"Hemm" jawab Alisya malas karna sudah terlalu lelah.


Elvano tersenyum dan mencium puncak kepala Alisya. Akhirnya mereka pun terlelap dengan posisi masih berpelukan.


__ADS_2