
Reno dan Siska kini sudah berada di dalam kamar hotel.. Siska merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Sementara Reno sedang mandi di kamar mandi. Siska merasa sangat lelah untuk hari ini.
"Huh... Lelah sekali " Siska berbicara sendiri
Tak lama kemudian Reno keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah. Dia hanya memakai handuk yang dililit sepinggang. Sehingga dada bidang dan putih bersih itu bisa terlihat jelas dimata Siska yang sedang menatapnya.
Reno berjalan menghampiri istrinya.. Siska yang tahu Reno akan menghampiri nya Dia segera memalingkan wajahnya yang sudah merah padam. Siska tak mau kalau sampai Reno tahu kalau Dia memandangi nya.
"kamu sudah siap sayang" Reno memeluk tubuh Siska
'duhh.. kenapa aku jadi gugup gini ya' Batin Siska
Reno yang melihat Siska hanya diam saja menjadi gemas. Reno langsung mencium bibir Siska dengan lembut. Malam yang panjang pun terjadi di kamar hotel. Hanya desahan dan rintihan yang terdengar dari kamar pengantin baru ini.
....................
Elvano yg tak mau kalah dengan pengantin baru juga sedang bermesraan dengan istrinya di kamar mereka. Malam yang panjang juga terjadi di kamar pasangan suami istri yang baru menikah beberapa bulan.
...............
Berbeda dengan kedua pasangan yang sedang di mabuk cinta. Satya si jombli ngenes kini sedang duduk di sofa ruang tamu di apartemen nya. Satya meminum coklat hangat kesukaan nya. Fikiran nya melayang ke pembicaraan Kevin dan Vano tadi siang saat di pesta pernikahan Reno dan Siska.
"Shitt.. kenapa gue harus fikirin omongan Vano sama Kevin si" Satya mengacak rambutnya frustasi.
"Bella.. lo benar benar tega udah ninggalin gue demi cowo sialan itu.. Apa yang kurang dari gue?" tanya Satya pada diri sendiri
__ADS_1
"Kenapa gue gk bisa lupain lo Bella" Satya Frustasi
Sampai saat ini Satya masih belum bisa melupakan Bella.. Entahlah kenapa Dia begitu terobsesi pada Bella yang jelas sudah menghianati nya.
Karna terlalau lelah dengan fikiran nya Satya pun pergi ke kamar dan memebersihkan diri sebelum tidur.
...............
Reno dan Siska baru saja selesai dengan kegiatan panas nya. Kini Reno sedang memeluk Siska di bawah selimut. Kulit mereka bersentuhan karna saat ini mereka tak memakai sehelai benang pun.
"Terima kasih sayang" Reno mengecup kening dan bibir Siska
"hmmm" jawab Siska malas karna sudah terlalu lelah.
Reno tersenyum lalu mengeratkan pelukan nya. Mereka pun terlelap dengan posisi berpelukan.
"Mas.. bangunn.. Subuh dulu" Siska menggoyang goyangkan tubuh Reno
"hmmmm" Reno menggeliat tapi masih malas untuk membuka matanya.
"ayo bangunn sayang.. Solat dulu " Siska menarik selimut yang dipakai Reno
"sayang ini kan masih gelap. Nanti aja bangun nya siangan" ucap Reno masih terpejam dan menarik selimut nya lagi
"Mas kamu gak mau solat subuh dulu gitu?" tanya Siska kesal
__ADS_1
"Hmmm.. masih ngantuk sayang" Reno memaksakan bangung dengan mata masih terpejam
"Mandi dulu terus solat. kalo udah mau tidur lagi silahkan " Siska beranjak dari duduk nya dan berjalan ke arah sofa.
Reno yg mendengar nada kesal dari istrinya langsung membuka mata dan memaksakan bangun lalu berjalan ke kamar mandi.
Tak butuh waktu lama Reno sudah selesai mandi dan solat. Reno berjalan menghampiri sang istri yang masih cemberut.
Reno duduk di samping Siska.
"Sayang.. jangan ngambek dong" Reno mengusap kepala Siska
"aku minta maaf ya" Reno masih berbicara karna Siska tak mau menjawab
"aku mau tanya sama kamu mas" Siska tanpa menoleh ke arah Reno
"Apa? kamu mau tanya apa?"
"kamu gak pernah solat ya. kenapa susah banget dibangunin tadi?" tanya Siska serius
"Hehe.. aku solat sayang.. Tapi kadang kadang " Reno cengengesan sambil menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.
"Dasarr. mulai sekarang jangan kaya gitu lagi. kamu udah jadi suami sekaligus imamku. Jadi kamu harus menjadi imam yang baik untukku" kata Siska serius
"iya sayang.. aku akan berubah mulai sekarang" Reno tersenyum manis
__ADS_1
"Baiklah.. Sekarang kita keluar yu.. aku lapar" Siska bergelayut manja di tangan Reno.
"iya sayang.. ayo" Reno menggandeng tangan Siska dan berjalan keluar kamar hotel.