Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 22


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu.. Kini Siska dan Reno sudah Sah menjadi suami istri. Acara ijab Qobul telah dilaksanakan pagi tadi dengan lancar. Sekarang Reno dan Siska sedang berada dipelaminan untuk menyalami para tamu yang hadir.


Alisya dan Vano pun ikut memeberi selamat begitupun dengan Kevin, Fiya dan Satya. Setelah memberi selamat dan berfoto dengan pengantin Vano and the geng pun kumpul di salah satu meja bundar yang tersedia di hotel tempat acara berlangsung.


"Bang Sat kapan lo bakal punya pendamping kaya kita?" tanya Kevin yang selalu Kepo


"iya Bang lo kan udah cukup umur. Tuh Bang Reno aja udah nikah. Masa lo mau keduluan lagi sama Kevin nanti" kata Vano


"iya Bang Sat.. lo move on dong dari cewek itu" Kevin menyemangati


"Udah ahhh. berisik tau gak. Nanti juga gue bakal menikah. Tapi belum saat nya untuk sekarang ini" jawab Satya


Mereka hanya mangut mangut mengerti. Percuma juga harus berdebat dengan cowo dingin dan datar kaya Satya.


Setelah berbincang bincang mereka pun memutuskan untuk pulang. Tak lupa mereka berpamitan dulu dengan pengantin.


"Bang kita pamit dulu ya" pamit Vano sambil memeluk Reno dan menepuk punggung nya.


"iya.. makasih ya udah datang" ucap Reno


"Kak Siska aku pamit pulang dulu ya. Kaka kan mau menginap di hotel ini" Alifiya memeluk kaka nya


"iyalah pasti nginep.. Kan nanti malam pasti ada pergulatan di kamar hotel" Vano menimpali


"maksud Kak Vano apa?" tanya Fiya polos


"Hahahaha" Vano, kevin, dan Reno tertawa melihat kepolosan Alifiya. Sementara Siska hanya tersipu malu. Alisya malah kesal dengan ucapan suaminya itu.


"udah Fiya kamu jangan dengerin apa kata Kaka iparmu itu. Dia emang suka ngawur" Alisya memeluk Alifiya


"iya kak. Kaka hati hati ya." Kata Fiya yang langsung pergi meninggalkan Kevin yang masih ketawa karna kesal sudah ditertawakan.

__ADS_1


"Ya udah.. Hati hati ya sayang.. Kamu gak usah nungguin Kevin.. Pergi aja duluan. Toh masih banyak cowo yang suka sama kamu" Teriak Alisya sengaja agar di dengar Kevin.


Kevin yg masih tertawa langsung diam saat mendengar teriakan Alisya. Saat Dia sadar bahwa Alifiya sudah tidak ada disana.


"Fiya mana Sya?" tanya Kevin


"udah pergi sama cowo lain.. Lagian pacar nya juga malah ketawain Dia" jawab Alisya santai


"jangan bercanda lo Sya" Kevin berubah cemas


"Siapa juga yang bercanda" jawab Alisya tenang


Kevin tak menghiraukan ucapan Alisya Dia langsung pergi mencari kekasihnya.


Sementara Reno and the geng tertawa terbahak bahak melihat muka Kevin yang cemas. Alisya pun tertawa karna berhasil mngerjai Kevin..


Kevin berlari keluar hotel dan menuju parkiran. Ternyata benar Alifiya sedang berada disana. Kevin menggeram kesal melihat Alifiya sedang berbincang dengan Pria yang lebih muda darinya. Terlihat Alifiya tertawa bersama pria itu. Kevin langsung menghampiri mereka dengan wajah menahan amarah.


Alifiya terlonjak kaget saat mendengar suara Kevin yang mucul tiba tiba. Begitupun dengan pria itu.


"Mas Kevin. ngapain mas disini?" tanya Alifiya kaget


"harusnya aku yang nanya ngapain kamu disini bersama cowo lain?" tanya Kevin dengan nada cemburu nya.


"Hmmm. aku lagi ngobrol aja Mas. Kenalin ini teman sekolah ku dulu nama nya Adit" Alifiya menjelaskan karna Dia sudah tau kalau kekasihnya itu sedang cemburu terdengar dari nada suaranya.


"Adit" mengulurkan tangan nya


"Kevin. Saya calon suaminya Fiya" Kevin menjabat tangan Adit


"Ya udah ayo kita pulang mas. Kita pulang dulu ya Dit" Alifiya tersenyum manis

__ADS_1


"iya. Hati hati" kata Adit tersenyum


Alifiya dan Kevin pun masuk kedalam mobil milik Kevin. Di dalam mobil Kevin masih diam tak seperti biasanya yang selalu mengoceh. Alifiya tau kalau Kevin sedang cemburu. Dia juga tak menyangka Kevin yang selalu kocak dan humoris bisa cemburu buta seperti ini.


"Sayang.." panggil Alifiya memasang wajah seimut mungkin


"hmmm" jawab Kevin datar


"kamu kenapa si.. Dari tadi diam saja. " Alifiya mulai kesal


"Harusnya kamu tau kenapa aku kaya gini.. Kamu itu pacar aku tapi kamu malah mengobrol dan tertawa bersama cowo lain" Kevin meninggikan suaranya.


"Aku cuma bicara sebentar. Lagian aku juga tidak sengaja bertemu sama Adit. Kita cuma saling menyapa" Alifiya ikutan emosi


"Tapi kenapa kamu pergi duluan tadi hah? Tanpa menunggu ku?"Bentak Kevin


"Karna aku kesal dengan mu yang menertawakan ku dan mengabaikan aku" teriak Alifiya


Kevin langsung menghentika mobilnya di pinggir jalan. Kini kedua pasangan ini sedang diliputi perdebatan.


"Oke.. aku minta maaf kalau aku udah pergi tanpa mengajak kamu dan aku sudah berbicara sama cowo lain. " Alifiya mengalah gak ada gunanya juga terus terusan berdebat.


"aku maafkan kamu untuk kali ini. Tapi awas aja kalo kamu sampe buat aku kesal lagi. " Kevin luluh juga


"iya.. lagian kamu pencemburu banget si" ucap Alifiya


"aku itu paling tidak suka kalau wanitaku dekat dekat dengan cowo lain" kata Kevin


"iya... iya.. Aku minta maaf. Udah ya jangan marah lagi " Alifiya menyenderkan kepala nya di bahu Kevin


"hmmm. iya aku maafin kamu" Kevin mengecup kepala Alifiya.

__ADS_1


__ADS_2