Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 17


__ADS_3

Malam ini Elvano baru pulang kerja. Dia langsung masuk dan menuju kamar nya Dia sudah tak sabar ingin melihat istri cantik nya. Saat pintu kamar di buka tampak Alisya sedang duduk berselonjor di kasur sambil memainkan ponselnya.


"Sayang.. kamu sudah pulang" kata Alisya yg melihat Vano masuk dan langsung menyimpan tas kerja nya di tempat biasa.


"iya Sayang.. kamu lagi apa hmm?" Vano berjalan menghampiri Alisya lalu mencium seluruh bagian wajah Alisya tanpa terlewatkan satu pun.


"ihhh. sayang kamu apaan si" Alisya kesal


"Aku kangen kamu Honey" Kata Elvano manja


"Hahaha.. Apaan si baru juga setengah hari gk ketemu udah manja kaya gini" Alisya mengusap rambut Vano


"jangan kan setengah hari.. Satu menit aja udah kaya satu tahun kalo aku gk liat kamu" ucap Vano lebay


"Hahaha lebay kamu.. Sana pergi mandi kamu bau " Alisya mencapit hidungnya sendiri..


"Hahaha. iya honey aku mandi dulu ya.." Elvano berlalu dan langsung masuk ke kamar mandi..


30 menit kemudian Vano sudah selesai mandi Dia sudah mengenakan pakaian santai nya. Elvano langsung menghampiri istrinya yg sedang duduk di tempat tidur..


"Sayang apa kamu mau makan malam dulu?" tanya Alisya lembut


"Aku sudan makan sayang tadi pas miting sama klien " jawab Vano yg langsung naik ke tempat tidur.


"ohhh. baiklah kalau begitu" Alisya tersenyum

__ADS_1


Elvano langsung memeluk Alisya dari samping.. Alisya yg sudah mengerti pun langsung membalikan badan nya menghadap Elvano. Beberapa saat keduanya hanya saling tatap dan saling melempar senyum sampai Vano yg tidak tahan lagi melihat senyuman istrinya itu.


Elvano langsung mencium dan melum*t halus bibir Alisya.. Dengan perlahan Vano mendorong tubuh Alisya agar terbaring bersama nya. Tangan Vano pun sudah tak bisa diam. Malam yg Panjang kembali terjadi di kamar sepasang suami istri yg sedang dimabuk cinta itu.


.................


Di tempat lain Satya yg baru selesai mandi Dia langsung membaringkan tubuh nya di tempat tidur lalu Satya mengambil ponsel nya dan membuka galeri.. Satya melihat lihat fotonya bersama Bella mantan kekasih nya. Bella yg menjadi Cinta Pertama nya dan juga Luka pertama buat Satya.


Kisah Cinta yg tak mulus membuat Satya selalu cuek dan dingin pada wanita manapun. Entah sampai kapan Dia akan terus terjebak masa lalu yg menyakitkan itu.


"Sampai kapan aku akan terus seperti ini" gumam Satya pada dirinya sendiri.


Setelah puas menatap foto Bella di ponsel nya Satya pun menyimpan kembali ponselnnya di nakas samping tempat tidur. Satya langsung membenarkan bantal dan tidur karna Dia merasa sangat lelah setelah seharian bekerja.


..............


45 menit kemudian Alisya sudah selesai mandi dan Sholat subuh sebagai seorang muslim. Alisya berjalan ke tempat tidur Dia ingin membangunkan suaminya yg masih betah di alam mimpi.


"Sayang.. Bangunn" Alisya mengusap lembut pipi Vano


"hmmm. jam berapa sayang?" tanya Vano dengan mata yg masih terpejam


"Sudah subuh sayang.. ayo cepat bangun sholat dulu"jawab Alisya lembut


"hmmm. iya sayang.. kamu udah sholat?" Vano bangun dan duduk

__ADS_1


"iya aku sudah sholat" jawab Alisya berdiri dan berjalan menuju ruang ganti baju untuk menyiapkan pakaian Vano.


Elvano bangun dan berjalan masuk ke kamar mandi.. 30 menit kemudian Vano sudah keluar dari kamar mandi Dia tersenyum melihat pakaian kerja nya sudah disiapkan oleh istrinya. Vano segera memakai nya..


"Enak nya kalo punya istri" gumama Vano sambil mengancingkan kemeja nya.


Setelah Vano selesai bersiap dan sholat Dia langsung turun ke bawah untuk sarapan. Vano melihat Alisya sedang menata makanan di meja makan.. Vano langsung memeluk Alisya dari belakang membuat Alisya kaget.


"Morning Wife" bisik Vano di telinga Alisya


"kamu bikin kaget aja tau. " Alisya malah mengomel bukan menjawab sapaan suami nya.


Elvano yg kesal pada istrinya karna tidak membalas sapaan nya. Dia langsung menggigit kecil kuping istrinya itu sampe memerah.


"sayang sakit tau" Alisya memegang kuping nya


"Abisnya kamu nya gemesin tau" Vano terkekeh


"Dasarr. ayo cepat sarapan dulu" Alisya menarik kursi yg biasa di tempati suaminya itu. Vano pun menurut dan langsung duduk.


Alisya dengan telaten mengambilkan sarapan untuk suaminya itu. Elvano hanya tersenyum menerima piring yg sudah berisi sarapan dan langsung menyantap nya.


Setelah selesai sarapan Vano pun langsung bersiap berangakat ke kantor. Alisya mengantar suaminya sampai ke teras dengan membawakan tas kerja Vano.


"Aku pergi dulu ya honey" Vano mencium kening Alisya

__ADS_1


"iya hati hati ya" Alisya mencium tangan Elvano.


Alisya masih berdiri di teras sampai mobil Vano mealju ke luar gerbang baru Alisya masuk.


__ADS_2