
18 Tahun Kemudian
Keluarga Hendarto hidup dengan bahagia. Hendarto memilih membesarkan anak anak nya sendiri tanpa mencari istri lagi. Sekarang umur Satya sudah 20 tahun dan sudah kuliah. Sementara Elvano sudah berumur 18 tahun yang sekarang baru kelas 3 SMA. Hendarto sangat senang melihat putra putra nya hidup tanpa kekurangan apapun. Apa lagi sekarang di rumah Hendarto sudah ada Kevin yang sengaja tinggal di tanah air karna Daddy nya masih di luar negri bersama Hendika.
Hendika baru saja keluar dari pesawat bersama asisten nya David Rahardian. Mereka segera naik taxi dan melajukan nya ke rumah Hendika yang dulu Dia tinggali.
Sesampainya di rumah Hendika dan David langsung turun dan masuk ke dalam rumah. Ada perasaan sedih saat Hendika memasuki rumah itu. Semua kenangan bersama wanita yang Dia cintai kembali hadir di bayangan nya.
.................
Pagi hari nya Hendika hendak pergi ke rumah adiknya. Tapi saat Dia melewati taman kota Hendika tiba tiba menyuruh David untuk menghentikan mobilnya.
"Berhenti Dav" kata Hendika yang langsung di angguki oleh David.
Hendika membuka kaca jendela mobil nya. Dia terlihat sangat marah, ranghang nya mengeras, tatapan nya siap memangsa siapa pun yang di tatap nya.
Hedriawan sedang mengajak anak dan istrinya berlibur di taman. Mengingat istrinya sangat menyukai bunga. Hendriawan telah memiliki dua putri yaitu Alisya dan Alifiya. Alisya saat ini berumur 18 tahun yang sebentar lagi akan lulus SMA. Sementara adiknya Alifiya baru masuk SMA. Kebahagiaan Hendriawan tak bisa di ucapkan dengan kata kata saat melihat putri putrinya sehat dan hidup dengan baik. Sejak kejadian itu Hendriawan memilih jujur pada istrinya. Ya awalnya istrinya memang marah, tapi setelah mendengar penjelasan suaminya Dia akhirnya percaya.
.................
Hendika memilih kembali ke rumah dan tidak jadi menemui adiknya. Saat ini Hendika sedang berada di sofa ruang tamu di temani sang asisten David.
"Kau mau membantu ku Dav?" tanya Hendika
"Apa? Jika aku masih bisa membantu mu. Aku akan membantu " jawab David
"Aku mau kau membantuku menghancurkan keluarga Hendriawan" jelas Hendika mantap
"Apa maksud mu Hendi?" tanya David bingung
Hedika pun menceritakan semuanya dan Dia juga menjelaskan rencananya untuk menghancurkan keluarga Hendriawan. David terkejut mendengar cerita Hendika. Dia berjanji akan membantu sahabat sekaligus bos nya itu.
__ADS_1
Malam hari nya semua sudah siap Hendika sengaja menyuruh David membawa satu orang lagi. Sehingga sekarang mereka bertiga sudah berada di depan rumah Hedriawan. Mereka bertiga memakai topeng nya masing masing.
Dor Dor Dor
Hendika menembakan pistol nya ke udara untuk membangunkan orang penghuni rumah.
Hendriawan yang sedang terlelap pun langsung bangun begitupun istrinya.
"Mas ada apa ini?" tanya istrinya was was
"Mas gak tau ayo kita lihat keluar" Hendriwan pun bangun dan berjalan keluar rumah diikuti istrinya.
Saat mereka berdua keluar Hendriawan dan istrinya langsung di sandra oleh orang orang bertopeng. Hendriawan mencoba berontak tapi percuma Dia di hadang oleh dua orang. Sementara istrinya hanya menangis takut saat orang yang menyandra nya menodongkan pistol ke kepalanya.
Dor Dor Dor
Suara tembakan menggema di ruangan itu diiringi jeritan dan tangisan. Pembantaian telah terjadi di kediaman keluarga Hedriawan.
Setelah melakukan itu mereka langsung pergi menaiki mobil. Sial nya Hendika malah naik mobil bersama orang suruhan David. Sementara David tak menghiraukan Hendika Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah Hedarto.
Sesampainya di rumah Hendarto David segera masuk dan memanggil manggil Hendarto. Untung saja saat ini Satya, Vano dan Kevin sedang menginap di apartemen Reno sahabat nya.
"loh kau ada disini David? Mana Bang Hendi? " tanya Hendarto bingung melihat penampilan David yang kacau balau.
"Tolong aku Hendar.. Aku gak mau masuk penjara aku nyesel udah turutin kemauan abangmu itu" kata David gemetar dan panik
"Kau kenapa? Tenang dulu. Ada apa sebenarnya ? " tanya Hendarto kebingungan
"Abangmu telah mengajak ku membunuh keluarga Hendriawan" jawab David gemetar
"Apa?" teriak Hendarto kaget
__ADS_1
"Cepetan aku pinjam bajumu Hendar"
Hendarto pun langsung membawa baju dikamar nya dan menyerahkan pada David. David segera melepaskan baju yang di pakai nya. Bukan hanya baju tapi jam tangan dan sepatu yang dipakainya.
"kau buang barang barang ini" setelah David mengganti pakaian nya.
"Tunggu dulu jelaskan dulu apa yang terjadi " kata Hendarto
David pun menceritakan semuanya pada Hendarto. Setelah itu Dia segera pergi ke bandara karna Dia berniat meninggalkan tanah air setelah apa yang Dia lakukan.
................
Sementara itu Hendika masih dijalan. Mobil yang mereka tumpangi mendadak mogok di tengan jalan. Mereka berdua pun panik dan tak lama kemudian mobil polisi datang dan langsung menangkap mereka berdua. Hendika hanya bisa pasrah ketika polisi memborgol tangan nya.
Hendarto yang mendapat telepon dari kantor polisi pun langsung pergi malam itu juga. Setelah sampai disana Hendarto segera menemui kakanya.
"Kenapa kau melakukan itu Bang?" tanya Hendarto
"Karna aku benci melihat keluarga Hedriawan bahagia. Sementara keluargaku hancur" kata Hendika penuh emosi
"Bang sebenarnya kau salah paham. Maafkan aku Bang" Hendarto menundukan kepalanya
"Apa maksudmu?" tanya Hendika bingung
Hendarto pun menceritakan semua siasat licik nya dulu. Hendarto sudah sadar jika dendam dan sifat iri dengki hanya akan membuat nya jauh dari Tuhan. Semuanya akan membuat nya rugi. Kini hanya sebuah penyesalan yang Hendarto rasakan. Apalagi kaka nya membenci nya setelah mengetahui segala nya.
Kini Hendika harus mendekam di penjara sampai waktu yang belum di tentukan. Hendarto pergi keluar negeri untuk mengurua bisnis kakanya. Perusahaan BRM GROUP telah di serahkan pada Satya dan Vano. Hendarto tak mau menjadi serakah lagi.
**FlashBack OF
Oke semuanya akhirnya sudah selesai FlasBack nya. Terimakasih semua nya telah menghargai karyaku dengan like, Vote dan komen.🤗🤗**
__ADS_1