Gadis Misterius

Gadis Misterius
Season 2 (Part 19)


__ADS_3

Raksa pulang dari kantor tepat pukul 8 malam. Raksa tersenyum bahagia melihat ibu dan istrinya sedang mengobrol di ruang keluarga dengan sesekali di selangi tawa. Sampai mereka tidak menyadari kedatangan Raksa.


"Assalamualaikum " kata Raksa membuat dua wanita itu menoleh


"Waalaikumsalam "jawab mereka


"Eh Mas sudah pulang" Laila menghampiri suaminya dan mencium tangan suaminya


"Iya sayang" Raksa mencium kening Laila


"Mas mau mandi dulu Yank" kata Raksa berlalu pergi ke lantai atas


Mommy Fiya merasa bahagia melihat kerharmonisan keluarga anaknya. Laila pun segera menyiapkan makan malam.


Fiya pun menyusul menantu nya untuk makan malam.


"Mom Laila panggil Mas Raksa nya dulu ya" kata Laila yang di jawab anggukan oleh Mommy Fiya.


Laila masuk ke dalam kamarnya dan melihat Raksa sedang duduk di sofa sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil. Laila pun berjalan mendekati suaminya.


"Sini Mas biar aku keringkan rambutnya "


Lailamengambil handuk kecil dari tangan suaminya dan berjalan memutari sofa lalu mengeringkan rambut suaminya dengan memberi pijatan lembut di kepala suaminya membuat si empunya nyaman.


"Terimakasih sayang" kata Raksa


Laila mengangguk tanpa menjawab ucapan Raksa "Ayo makan malam dulu Mas, Mommy sudah menunggu"


"Iya" Raksa dan Laila pun turun ke bawah untuk makan malam bersama.


Makan malam kali ini terasa sangat hangat karna tidak hanya Laila dan Raksa. Tapi ada Alifiya juga yang terlihat sangat perhatian pada Laila. Terlihat beberapa kali Alifiya mengambilkan makanan ke piring Laila sampai piring Laila penuh dengan sayuran dan ikan.


"Sudah Mom, Laila tidak bisa menghabiskan nya" kata Laila


"Loh kenapa sayang?" tanya Alifiya

__ADS_1


"Semenjak hamil Laila tidak bisa makan banyak banyak Mom" jelas Laila


"Ohh persis seperti Mommy waktu hamil Raksa"kata Fiya


Laila hanya tersenyum sementara Raksa tetap santai dan asyik dengan makanan nya.


Selesai makan malam Laila dan Raksa kembali ke dalam kamar. Alifiya pun masuk ke dalam kamarnya karna memang sudah sangat mengantuk.


Di kamar Raksa dan Laila sedang duduk ditempat tidur. Keduanya masih sibuk dengan ponsel masing masing.


Laila menyimpan kembali ponselnya dan merebahkan tubuhnya. Sedangkan Raksa masih sibuk dengan ponsel nya. Laila tidak mau menegurnya karna Dia bukan tipe istri yang posesif. Dia selalu berfikir jernih mungkin saja Raksa sedang ada kerjaan.


Laila mulai memejamkan matanya tapi kembali terbuka saat sebuah tangan melingkar di perutnya dan mengelus perut Laila.


"Sayang ayo tidur "kata Raksa


"Hmmm" Laila berbalik dan memeluk suaminya


Mereka pun tidur dengan perpelukan.


Besok paginya Laila terdiam di depan cermin. Entah ada angin apa suaminya akan mengajak nya ke kantor. Bukan nya tidak mau namun Laila tidak percaya diri karna mau bagaimana pun pernikahan mereka tidak ada yang tahu.


Laila masih diam menatap pantulan dirinya di cermin. Perut buncit dengan tubuh yang sedikit berisi membuat Dia makin tidak yakin untuk ikut ke kantor suaminya.


"Sayang kenapa?" Raksa memeluk Laila dari belakang


"Mas ngapain si kamu ajak aku ke kantor segala?"tanya Laila


"Ck aku kan ingin memperkenalakan kau pada semua karyawan ku" kata Raksa


"Tapi aku gak PD Mas, apalagi lihat nih tubuh aku gendut kaya gini" kata Laila cemberut


Raksa mencium bahu Laila "Sayang kamu gak usah takut, lihat aku"


Raksa memutar tubuh Laila agar mengahadpnya "Kamu kan kaya gini jug gara gara mengandung anakku. Lagian mau kamu gendut atau kurus pun aku tetap mencintaimu"

__ADS_1


"Beneran?" Laila masih belum yakin


"Iya sayang, lagian siapa coba yang berani mengganggu Nyonya Raksa" kata Raksa


"Kamu ini"Laila mencubit perut Raksa


"Awww sakit sayang"Raksa mengaduh padahal tidak terasa sakit sama sekali


"Ya udah ayo, kamu udah siap kan" Raksa menggandeng tangan Laila keluar dari kamar


Mereka sarapan bersama setelah selesai sarapan Raksa dan Laila pun pamit untuk pergi ke kantor.


Kini Laila dan Raksa telah berada di dalam mobil. Raksa terus menggenggam tangan Laila dengan sesekali menciumnya.


Sesampainya di kantor Raksa, pak satpam segera membukakan pintu mobil Tuan nya. Pak satpam terlihat terkejut melihat Raksa membawa seorang wanita terlebih lagi wanita itu sedang hamil besar.


Raksa menggandeng tangan Laila memasuki lobi kantor. Semua karyawan menunduk hormat pada Raksa.


"Perhatian semuanya" kata Raksa membuat semua karyawan berkumpul mengelilingi mereka.


"Perkenalkan ini adalah istri saya Laila Fitri Rahardian" kata Raksa sambil merangkul pinggang Laila


Mereka semua terkejut tapi kemudian mereka mengangguk tanpa ada yang berani berbicara atau menanyakan kapan Raksa menikah.


"Oke hanya itu yang saya informasikan sekarang kembali lah bekerja" kata Raksa


Semua karyawan mengangguk hormat lalu kembali pada pekerjaan masing masing. Sementara Raksa membawa Laila memasuki lif menuju ruangannya.


Sementara di lobi semua di buat heboh setelah Raksa pergi.


"Gak nyangka kalau Pak Raksa sudah menikah udah gutu istrinya lagi hamil lagi"


"Beruntung banget ya wanita itu "


"Hah palingan juga Dia menjebak Pak Raksa agar menikahinya. Bisa aja kan?"

__ADS_1


"Benar juga"


__ADS_2