
Alisya dan Alifiya kini sedang bersiap siap. Hari ini mereka akan pulang ke kota A. Alifiya sangat antusias karna sebentar lagi akan bertemu dengan Siska.
Tak lama kemudian mobil Vano dan Kevin pun datang. Alifiya segera masuk ke mobil Kevin dan Alisya masuk ke mobil suaminya.
Setelah menempuh waktu yang cukup lama mereka sampai dirumah Siska dan Reno. Mereka sengaja kesana karna mau memberi kejutan pada Siska.
Tok tok tok
"Assalamualaikum "
"Waalaikumsalam " Siska membuka pintu dan langsung terkejut melihat siapa yang ada di depan nya.
"Fiya, Alisya ini beneran kalian?" tanya Siska kaget
"Kaka, Fiya kangen" Alifiya langsung memeluk Siska sambil menangis terisak
"Kaka juga kangen banget sama kamu sayang" Siska mengelus kepala Alifiya sambil meneteskan air mata bahagia.
"Siapa yang datang sayang?" tanya Reno yang baru muncul dan Dia langsung terkejut melihat istrinya sedang berpelukan dengan Alifiya.
"Alisya, Fiya akhirnya kalian kembali lagi" ucap Reno senang
"Iya Kak. Kaka apa kabar?" tanya Alisya tersenyum
"Baik Sya. Kamu gimana kabarnya?" tanya Reno
"Aku juga baik Kak" Alisya tersenyum manis
__ADS_1
"Fiya udah nangis nya . Ayo kita masuk dulu" kata Reno mengelus kepala adik ipar nya
"Iya Kak" Alifiya masuk ke dalam masih dengan memeluk kaka nya.
"Manja benget kamu dhe" kata Alisya yang melihat Alifiya masih enggan berjauhan dari Siska
"Aku kangen sama Kak Siska " kata Alifiya persis seperti anak kecil membuat yang ada disana tertawa geli.
"Iya sayang kaka juga kangen sama kamu. " Siska mengelus kepala Alifiya dengan penuh kasih sayang.
Alisya tersenyum melihat kedekatan Siska dan Alifiya. Meskipun mereka bukan saudara kandung tapi Siska sangat menyayangi Alifiya bahkan Siska selalu memanjakan nya. Itulah yang membuat Alifiya selalu bertingkah manja pada kaka angkatnya ini.
"Jadi kalian sekarang mau tinggal dimana Van?" tanya Reno
"Gue mau tinggal di apartemen dulu. Gue tahu bini gue belum bisa bertemu sama Papi" kata Vano
Sekarang para lelaki tampan ini sedang duduk di ruang tamu. Sementara para perempuan sedang berada di kamar Alifiya.
"Udah dan Papi ngerti ko kalau gue mau tinggal di apartemen dulu sama Alisya" kata Vano meminum kopinya
"Kalau lo Vin. Gimana sama Daddy lo itu?" tanya Reno
"Gue akan pergi ke Jerman minggu depan. Gue mau minta penjelasan dari Daddy " kata Kevin
"Bagus lo emang harus minta penjelasan sama Daddy lo" kata Vano
Saat mereka masih asyik mengobrol, tiba tiba para perempuan datang menghampiri mereka dengan wajah ceria nya.
__ADS_1
"Sayang malam ini kita nginap disini ya" kata Alisya duduk disamping suaminya
"Kenapa mau menginap disini sayang?" tanya Vano bingung
"Kita masih kengen Kak. Jadi mau kangen kangenan dulu malam ini iya kan Kak Siska" kata Alifiya antusias
Siska mengangguk dengan semangat. Alisya juga tak kalah semangat nya.
"Nanti kita tidur bareng dikamar Alifiya. Kalian para lelaki tidur aja di kamar lain" kata Alisya antusias
Vano dan Reno langsung menelan ludah kasar. Bagaimana bisa malam ini tidur tanpa pelukan istrinya? Malah ini malam jum'at lagi. Waktunya Sunnah Rosul. Pikiran Reno melayang kemana mana.
Apalagi Vano yang sudah 5 bulan tak dipeluk istrinya membuatnya menjadi gelisah. Bagaimana mungkin harus berpuasa lagi. Sudah terlalu lama Vano berpuasa. Dia juga ingin buka puasa malam nanti. Tapi semuanya gagal total.
Kevin hanya menahan tawa melihat raut wajah kedua sahabat nya yang lesu dan tak berdaya.
'Rasain lo berdua. Emang enak gak tidur sama istri. Apalagi si Vano. Hahaha ko gue seneng banget ya lihat mereka menderita. Hahaha' batin Kevin
Setelah para perempuan pergi ke dapur untuk menyiapkan makan siang. Kevin pun tertawa keras membuat Reno dan Vano kesal.
"Hahaha. Selamat ya malam ini kalian akan merasakan menjadi gue" kata Kevin tertawa terbahak bahak
"Sialan lu kampret" Vano menendang kaki Kevin yang duduk di samping nya tapi di sofa berbeda.
"Hahaha. Bahagia banget gue lihat kalian menderita" kata Kevin memgang perutnya yang sakit karna tertawa
"Bisa bisa nya lo bahagia di atas penderitaan sahabat lo. Dasar berengsek lo" kata Reno kesal
__ADS_1
Bukan nya marah Kevin malah makin tertawa keras. Dia terus mengejek kedua sahabatnya itu.
Jangan Lupa Vote nya ya guys😁😁