
Vano and the geng masih berkumpul dan bercanada ria. Mereka masih menunggu satu orang lagi. Mereka akan terasa kurang lengkap jika tidak ada satu org pun.
"Assalamualaikum " Satya masuk bersama wanita yg mereka bertiga sangat kenal
"Waalaikumsalam " jawab Mereka sambil melihat ke arah wanita itu.
"Hai semuanya.. apa kabar?" Bella menyapa ramah
"Baik " jawab mereka cuek
Dari dulu mereka bertiga memang tidak suka dengan Bella. Selain mereka tahu kalau Bella matre. Tapi Satya tak pernah mau mendengar kata kata mereka. Satya telanjur mencintai Bella jadi Satya telah dibutakan oleh Cinta sehingga Dia tak bisa melihat sifat asli Bella.
"Ehh. kak Satya sudah datang ya?" Alisya yg baru datang dari dapur
"iya Sya. ohh ya kenalin Sya ini Bella" Satya memperkenalkan
"Bella" mengulurkan tangan nya
"Alisya" menjabat tangan Bella
"kalo gitu kalian duduk aja dulu ya. Aku mau lanjutin masak sama yg lain" ucap Alisya ramah
"Aku boleh bantu gak?" tanya Bella ragu
"boleh dong. ayo" Alisya tersenyum ramah
Setelah Alisya dan Bella pergi ke dapur. Satya langsung mendapat tatapan tajam dari ketiga sahabatnya.
"Lo balikan sama Bella Bang?" tanya Kevin penuh selidik
" iya" jawab Satya mengangaguk
"Lo gila Bang.. lo lupa apa yang telah dilakukan Bella sama lo?" kata Vano emosi
"iya gue tau.. Tapi Bella lakuin itu ada alasan nya" kata Satya
"Alasan apa?" Reno ikutan kesal
Satya menarik nafas dalam lalu menghembuskan nya. Satya mulai menceritakan apa yg Bella ceritakan padanya. Semua yang ada disana hanya diam mendengarkan cerita Satya sampai selesai.
"Yakin lo itu alasan Bella. Bukan karna lo udah jadi seorang CEO alasan Bella kembali pada lo?" tanya Reno menyelidik
__ADS_1
"gak mungkin lah.. Bella gak kaya gitu ya" Satya membantah
"Dari dulu selalu aja begitu.. "gerutu Reno kesal
Satya tak menanggapi mereka yang terus mengoceh kesal pada dirinya. Satya memilih memainkan ponselnya.
"Makanan sudah siap.. Ayo ke meja makan sekarang" Alifiya yang baru datang dari dapur
Mereka mengangguk sambil berdiri dan berjalan ke arah meja makan. Mereka duduk dan makan dengan tenang. Selesai makan mereka pun pamit pulang karna hari sudah malam.
Di mobil Reno. Siska terus melirik suaminya yang terlihat kesal. Siska tidak tahu apa yang membuat suaminya kesal begitu.
"Mas kamu kenapa?" tanya Siska
"Gak papa sayang " Jawab Reno singkat
"hmmm. oh ya sayang Bella itu pacar kak Satya ? " tanya Siska penasaran
"iya." jawab Reno malas
"Ko kamu kaya gak suka gitu si? bukan nya seneng kak Satya sudah punya pendamping " Siska bingung
"Kenapa emang kalau Bella? kamu gak suka sama Bella?" tanya Siska lagi
"bukan hanya aku tapi Vano sama Kevin juga gak suka sama Bella"
"kenapa?" Siska masih penasaran
"Udah kamu gak akan ngerti. Nanti juga kamu bakal tau sendiri sifat Bella yg asli" Reno malas membahas Bella
Siska pun mengangguk. Tak terasa mereka sudah sampai ke pekarangan rumah mereka. Reno tinggal di rumah Siska semenjak menikah karna orang tua Siska sudah kembali ke Singapore dan Alifiya juga tidak ada teman jika Siska pindah.
Kini mereka sudah berada di kamar dan sudah berganti dengan pakaian tidur. Reno mulai meraba raba area pavoritnya. Bibirnya sudah mencium bibir istrinya dengan lembut dan penuh gairah. Mereka pun melalui malam yg panjang penuh Cinta.
..................
Satya baru saja sampai di apartemen milik Bella. Satya keluar dan membuka kan pintu mobil untuk Bella. Satya kembali hangat dan lembut pada Bella setelah tahu apa alasan Bella pergi meninggalkan nya.
"Terimakasih " Bella tersenyum bahagia
"Sama sama" Satya tersenyum manis
__ADS_1
"aku masuk ya" Kata Bella
"iya.. kamu gak usah dengerin apa kata mereka ya. kamu kan tau gimana mereka dari dulu" Satya yg tahu bagaimana perasaan Bella saat di acuhkan oleh para sahabat nya.
"iya Beb. aku ngerti ko" Bella tersenyum lalu mencium pipi Satya setelah itu Bella langsung pergi meninggalakan Satya yang diam mematung.
Satya pun masuk kembali ke dalam mobil melajukan mobil dengan kecepatan sedang. Di dalam mobil Satya terus memegang pipinya sambil senyum senyum sendiri.
...................
Di kamar Alisya dan Vano sedang duduk bersandar ke sandaran tempat tidur. Alisya memeluk Vano dan membenamkan wajah nya di dada bidang suaminya.
"Sayang.. kenapa tadi kamu cuek kaya gitu sama pacar nya Kak Satya?" tanya Alisya penasaran
"Hmmm. aku gak suka sama Dia" jawab Elvano santai
"kenapa emang?" tanya Alisya makin penasaran
"Nanti juga kamu tau sendiri gimana sifat Bella yang asli. Aku dulu satu kelas sama Dia waktu SMA. Jauh sebelum Bella pacaran sama Bang Sat" jawab Vano menjelaskan
"hmmm. ya udah ayo kita tidur aku ngantuk"
"Sayang aku belum ngantuk... aku mau makan dulu" kata Vano tersenyum nakal
"Kamu kan barusan habis makan. Masa udah laper lagi. Emang mau makan apa?" tanya Alisya polos
"Makan kamu" Vano langsung mencium bibir Alisya dengan lembut.
Malam yang panjang pun terjadi di kamar dua sejoli yg sedang dimabuk cinta.
**JANGAN LUPA VOTE, LIKE DAN KOMEN.
TERIMAKASIH SUDAH MEMBACA KARYA AUTHOR.
KEVIN RAHARDIAN**
ALIFIYA PUTRI HENDRIAWAN
__ADS_1