
Alifiya dan Kevin kini sedang berada di mall. Mereka sedang jalan jalan setelah miting diantara bersama.
"Sayang.. makan yu laper ni" Alifiya bergelayut manja di lengan kekasihnya.
"Ayo.. mau makan apa sayang?" tanya Kevin
"hmmm. Apa aja deh" Alifiya dan Kevin pun berjalan menuju tempat makan yang ada di mall itu.
Mereka telah duduk di meja dekat jendela. Mereka telah memesan makanan. Kini tinggal menunggu makanan nya datang.
"Habis ini nonton ya" kata Fiya memandang ke arah jendela
"iya" Kevin sedang memainkan ponsel.
Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang. Alifiya dan Kevin pun langsung melahap nya. Setelah selesai makan mereka langsung pergi menuju bioskop.
Mereka berjalan bergandengan tangan. Sungguh pasangan serasi. Yang cowo tampan dan yang cewe cantik.
"Sayang.. tunggu deh. itu bukan nya Kak Satya" Alifiya menunjuk ke arah Satya
"mana sayang" Kevin belum melihat apa yang ditunjukan kekasihnya
"itu.. liat deh" Alifiya menarik lembut pipi Kevin dan mendekatkan padanya sambil menujuk ke arah Satya
"ohhh. iya. Ayo kita samperin" Kevin langsung berjalan ke arah Satya
"Hai. Bro tumben lo jalan jalan" Kevin menepuk bahu Satya
"Sialan lo ngagetin aja" Satya kaget
"Hahaha. sama siapa lo disini Bang?" tanya Kevin
"Beb ini bagus gak buat aku"
Tiba tiba Bella muncul dari balik toko tas branded. Kevin dan Alifiya langsung menoleh ke arahnya. Mata Alifiya fokus pada tas yang di bawa oleh Bella. Alifiya tau betul berapa harga tas itu.
"Ehh. Kak Bella juga ada disini ya" Alifiya tersenyum ramah
"i..iya Fiya" jawab Bella gugup
"ohhh. lagi belanjain Bebeb Bang. Awas habis uang lo. Nanti gak bisa jadi CEO lagi lo" Kevin tersenyum sinis
"hmmm. kalian mau kemana?" tanya Satya mengalihkan pembicaraan
__ADS_1
"Mau nonton Kak.. kalian mau nonton juga gak?" Alifiya tersenyum
"Hmmm. Boleh juga. ayo kita nonton dulu Bell" ajak Satya pada Bella
"iya. Ini tas nya bayar dulu Beb" Bella mengangkat tas yang dari tadi di pegang nya.
"ini kamu bayar sendiri " Satya menyerahkan kartu kredit card pada Bella
Bella langsung mengambil nya lalu berlalu ke kasir untuk melakukan pembayaran. Setelah selesai Bella langsung kembali ke arah Satya dan yang lain nya.
Mereka pun berjalan beriringan menuju bioskop. Kevin sesekali mendengus kesal melihat Bella yang bermanja manja pada Satya. Alifiya yang melihat wajah kesal Kevin pun bingung.
'kenapa Dia kesal begitu liat mereka bermesraan . Apa jangan jangan...' Alifiya menggelengkan kepala nya mencoba mengusir pikiran kotor nya.
Setelah selesai nonton mereka langsung pulang dengan mobil masing masing.
Di Mobi Satya
"Beb makasih ya untuk hari ini" Bella menyenderkan kepala nya di bahu Satya
"iya" Satya tersenyum dan mengecup kepala Bella
"ohh. ya ini kredit card kamu" Bella menyerahkan kartu kredit card punya Satya
"kamu pakai saja " kata Satya yang masih fokus nyetir
Satya hanya mengangguk sambil tersenyum.
Satya memang laki laki yang selalu mengerti perempuan. Jika Dia sudah mencintai seseorang maka Satya tak akan pernah melepaskan nya. Satya selalu mencintai seseorang dengan sepenuh hati nya. Itulah sebabnya kenapa Dia sampai tak bisa move on dari Bella selama 6 tahun ini. Cinta nya begitu tulus untuk Bella.
....................
Sementara itu Alifiya dan Kevin baru saja sampai di rumah nya. Alifiya sedang kesal melihat Kevin dari tadi hanya diam dan selalu memasang wajah kesal. Alifiya langsung turun dari mobil tanpa berbicara pada Kevin. Alifiya membanting pintu mobil dengan keras hingga membuat Kevin terlonjak kaget.
Alifiya bukan nya masuk rumah malah menuju taman samping rumah nya. Dia duduk termenung di bangku taman. Perasaan nya sedang kesal dengan Kevin jadi Dia memilih menenangkan diri.
Kevin yang merasa aneh dengan sikap Alifiya pun ikut turun dan menyusul Alifiya ke arah taman. Kevin bingung kenapa Alifiya bersikap seperti itu. Bahkan Alifiya yang selalu lemah lembut berubah jadi kasar. Kevin tak sadar dengan Sikap nya tadi yang membuat Alifiya jadi salah paham.
"Fiya kamu kenapa?" tanya Kevin setelah duduk di samping Alifiya
Alifiya makin kesal karna tak biasanya Kevin memanggil namanya jika sedang berdua. Fikiran Alifiya pun menjadi kemana mana. Dia berfikir yang tidak tidak tentang Kevin.
"Ngapain kamu disini. Sana pergi sama Kak Bella" kata Alifiya ketus
__ADS_1
"Ngapain bahas Bella disini si. Gak usah bahas Dia" kata Kevin kesal
"Kenapa emang nya? Takut ketahuan" Alifiya menaikan nada suaranya karna emosi
"ketahuan ? ketahuan apa maksud kamu?" tanya Kevin bingung
"ya ketahuan kalau kamu suka sama kak Bella kan" Alifiya meneteskan air matanya
"Apa maksudmu? Aku suka sama Bella? itu gak mungkin sayang" Kevin mengerutkan dahinya tak mengerti
"Terus kalau kamu gk suka sama Kak Bella kenapa kamu kesal gitu pas lihat Kak Bella sama Kak Satya bermesraan?" tanya Alifiya dengan air mata berlinang di pipinya.
"Hahahahaha" Kevin tertawa senang. Dia baru mengerti kalau kekasihnya sedang cemburu. Tapi cemburunya salah alamat.
"kenapa malah ketawa? emang ada yang lucu apa? " Alifiya makin kesal
"Hahaha. Sayang kamu salah faham" Kevin mencoba menghentikan tawanya
"Apanya yang salah faham coba. Jelas jelas kamu sampe cuekin aku di mobil gara gara Kak Bella kan" Alifiya masih kekeuh dengan fikiran nya yang mengira Kevin menyukai Bella
" Sayang dengerin aku.. Dari dulu aku emang gak suka sama Bella. Bahkan bukan hanya aku tapi Vano dan Bang Reno juga. Kita gak suka sama Bella karna Dia selalu manfaatin Bang Satya. Apalagi setelah Dia pergi ninggalin Bang Satya demi cowo lain. " Jelas Kevin mengenggam tangan Alifiya
Alifiya hanya diam mencoba berfikir jernih dan mencerna kata kata Kevin.
"Dan aku tadi kesal saat melihat Bang Sat balikan lagi terus belanjain Bella barang barang branded. Dari dulu Bella emg cuma suka morotin Bang Satya aja. Tapi bodohnya Bang Sat gak pernah mau dengerin kita. Dia udah dibutakan cinta" Jelas Satya lagi
"jadi kamu gak menyukai Kak Bella?" tanya Alifiya memastikan
"Ya ngga dong Sayang.. Amit amit deh kalau aku sampe suka sama sarang tawon kaya Dia" Kevin bergidik ngeri
"Beneran?" Alifiya menyelidik
"iya sayang.. Udah kamu jangan cemburu buta kaya gitu.. Kalau ada apa apa itu cerita atau tanyain dulu sama aku bukan nya langsung marah dan menyimpulkan nya sendiri." kata Kevin mengelus pipi Alifiya
"iya.. aku minta maaf" Alifiya menunduk malu
Kevin gemas juga melihat tingkah kekasih nya itu. Dia mengangkat wajah Alifiya supaya bisa melihat nya. Dengan ragu ragu Kevin mengecup singkat bibir Alifiya. Setelah itu Dia langsung pergi meninggalkan Alifiya yang diam mematung.
'Dasar Mesum ' batin Alifiya setelah sadar dari keterkejutan nya.
SATYA KAISAR BRAMARTA
__ADS_1
BELLA CLAUDIA PUTRI