Gadis Misterius

Gadis Misterius
Season 2 ( Part 15)


__ADS_3

Laila sedang duduk bersantai di ruang tamu sambil mengelus perutnya dan mengajak baby berbicara.


Ting tong


Tiba tiba terdengar suara bel dan Laila pun segera berjalan ke arah pintu karna Bi Siti sedang mencuci di belakang.


Ceklek


Laila menatap bingung pada perempuan cantik dan seksi yang berdiri di depannya. Rambutnya pirang sudah jelas kalau Dia bukan orang Indonesia. Dia terlihat blasteran.


"Maaf cari siapa ya?" tanya Laila


"Aku cari Raksa " jawabnya angkuh


"Oh maaf Mas Raksa nya sedang pergi keluar negri. Kalau boleh tahu ada perlu apa ya?" tanya Laila ramah


"Ke luar negri nya kemana?" tanya nya ketus


"Ke Jerman" jawab Laila jujur


"Oh oke"


wanita itu pun berbalik dan melangkah tapi baru saja melangkah dua langkah wanita itu kembali berbalik dan menatap Laila dari atas sampai bawah sampai tatapan nya berhenti di perut buncit Laila. Wanita itu menurunkan sedikit kacamata hitam nya untuk memastikan kalau penglihatan nya tidak salah.


"Kau siapa nya Raksa?" tanya nya penuh curiga


"Aku istrinya" jawab Laila tersenyum


"Apa?? Gak gak mungkin. Raksa itu cuma mencintai aku dan gak mungkin Dia bisa berpaling sama wanita kampung seperti mu" teriak Shafira kaget


'Apa? Dia ini sebenarnya siapa si? Apa mantan suamiku?' Laila tak kalah terkejut nya dengan ucapan Shafira


"Maaf sebenarnya mbak siapa ya?" tanya Laila hati hati


"Mbal mbak, heh kau fikir aku mbak mu apa? Aku pacarnya Raksa tau kau?" kata Shafira ketus


Mata Laila terbelalak "Tapi Mas Raksa suami saya dan Dia tidak pernah bilang kalau Dia punya pacar"


"Hahaha kau ini selain kampungan tenyata juga bodoh ya. Ya mana mungkin Raksa jujur padamu" kata Shafira sinis

__ADS_1


"Ya sudah kalau begitu aku akan menyusul pacarku ke Jerman. Bye bye wanita kampung"


Shafira melambaikan tangan nya sambil tersenyum mengejek pada Laila. Lalu Dia pun pergi dari rumah Raksa.


Laila menatap mobil Shafira yang sudah keluar dari gerbang rumahnya. Laila mulai meneteskan air mata. Banyak pertanyaan dalam fikiran nya. Benarkah kalau suaminya mempunyai pacar di belakang pernikahan nya?


Laila pun kembali masuk ke dalam rumah dan menuju kamarnya. Laila menangis disana, menumpahkan segala sesak di dadanya. Saat Laila masih menangis tiba tiba ponselnya berdering. Laila pun segera menghapus air matanya dan mengambil ponselnya.


"Mas Raksa" gumam Laila


Laila menarik nafas dalam lalu menghembuskan nya dengan berat sebelum mengangkat telpon dari suaminya.


"Hallo Assalamualaikum Mas"


"Waalaikumsalam. Sayang aku sudah sampai di rumah Daddy"


"Iya Mas, syukur kalau kamu sudah sampai dengan selamat. Salamkan untuk Daddy dan Mommy mu"


"Iya sayang, nanti aku sampaikan"


"Iya Mas terimakasih "


"Sayang kamu kenapa? Ko suaranya serak kaya gitu? Kamu nangis?"


"Ya ampun sayang, cepatlah minum obat atau panggil dokter untuk memeriksa mu. Aku tidak mau kau kenapa napa"


"Iya Mas, aku gak papa ko"


"Jaga diri baik baik ya dan juga jada anak kita. Aku mencintai mu Sayang"


"Iya Mas, aku juga mencintai mu"


"Ya sudah aku tutup telpon nya ya. Kalau ada apa apa cepat hubungi aku. Assalamualaikum "


"Waalaikumsalam "


Laila meneteskan air mata sambil menatap pada ponselnya "Aku gak percaya kalau kamu tega hianatin aku Mas. Aku harus bagaimana sekarang Ya Allah"


Sementara itu Raksa sedang di sidang oleh Daddy dan Mommy nya begitupun dengan adiknya Reka yang ikut mengompori dan semakin memperkeruh suasana.

__ADS_1


"Jadi kau menikahinya karna kesalahan mu sendiri?" tanya Kevin dingin


Raksa memang sudah menceritakan semuanya pada keluarga nya. Tak peduli keluarga nya akan semarah apa yang penting Dia bisa mendapatkan restu dari keluarganya.


"Iya Dad, maafkan Raksa" hanya bisa menunduk karna mengaku bersalah


"Dan sekarang Dia sedang hami Raksa?" tanya Fiya


Raksa mengangguk


"Berapa usia kandungan nya?" tanya Fiya lagi


"8 bulan Mom" jawab Raksa


"Wah lo bener bener berengsek Bang, lo hamilin cewe yang lo gak kenal sama sekali. Wah parah lo Bang" Reka semakin suka menyudutkan kakanya


"Diam lo" kata Raksa dengan emosi tertahan


"Hahahaha" Reka malah tertawa


"Reka Rahardian" Kevin menatap tajam pada anak bungsunya itu


"Hehehe, I'm Sorry Dad" Reka mengaruk tengkuk nya yang tidak gatal


"Terus kenapa kau tidak membawa nya kesini?" tanya Fiya


"Karna kandungan nya yang sudah besar Mom. Raksa takut akan membahayakan kandungan nya kalau melakukan perjalanan jauh" jelas Raksa


Alifiya hanya mangut mangut mengerti.


"Baguslah kau sudah mau menikah dan Daddy senang karna kau tidak jadi menikah dengan Shafira model itu " kata Kevin


Raksa menatap Kevin tak percaya "Jadi Daddy setuju sama pernikahan ku?"


Kevin mengangguk "Kami setuju walaupun kami sedikit kecewa karna kau menikah tanpa memberi tahu kami. Tapi ya sudahlah yang penting kami bahagia melihat kau menikahi wanita yang tepat"


"Terimakasih Dad, Mom" Raksa memeluk kedua orang tuanya


"Oh ya kalau boleh tahu, Daddy tahu dari mana soal pernikahan ku?" tanya Raksa

__ADS_1


"Om Satya" jawab Kevin singkat


Baca juga KU INGIN BAHAGIA. Novel terbaru saya. 🤗🤗


__ADS_2