
Hana bangun lebih pagi karena dia juga harus siap - siap untuk pergi ke sekolah, entah kenapa dia sangat bersemangat dan tidak sabar untuk pergi ke sekolah. Jam 4 pagi Hana sudah bangun dan mulai menyapu dari belakang sampai depan rumah laku mengepel lantai, menyirami bunga, melipat baju yang kemarin dia jemur dan sekarang sudah kering dan menyetrika nya agar rapi dan tepat jam 6 dia sudah selesai membersihkan mansion.
Hana masuk ke dalam kamar nya dan mandi, setelah mandi dia memakai seragam nya lalu sepatu ya dan menguncir rambut nya lalu Hana menggendong tas nya dan yang terakhir Hana memakai kacamata.
Hana berjalan ke arah dapur, Hana hanya akan membuat pancake dan menaruh nya di meja makan setelah itu dia membuat sandwich untuk dirinya sarapan.
"Hana kamu ngapain?" tanya Min Young tiba - tiba ada di dapur
" Membuat sandwich" ucap Hana
"Kamu udah mau berangkat sekolah?" tanya Min Young karena melihat Hana yang sudah rapi menggunakan seragam sekolah
"Hmm' balas Hana mengangguk
"Saya berangkat dulu" ucap Hana lalu berlari keluar sambil memakan sandwich nya
"Ck, anak itu" ucap Min Young tersenyum kecil
Hana berlari ke arah halte bis dan terlihat di sana sudah ada bis yang akan dia tumpangi dan bis nya akan segera berangkat membuat Hana menambah kecepatan lari nya dan masuk ke dalam bis.
Hana berdiri dan berpegangan pada handle grip agar dia tidak jatuh saat bis mengerem mendadak. Setelah itu bis nya bergerak, di dalam bis Hana memakan sandwich nya yang tinggal setengah.
Sampai di pemberhentian Hana langsung turun dan berjalan masuk ke sekolahan nya.
"Permainan di mulai" ucap Hana tersenyum misterius
Hana berjalan mencari kelas nya dan sampai di depan pintu kelas nya Hana menggeser pintu nya dan masuk ke dalam. Beberapa murid memandang Hana dengan tatapan kagum dan juga iri tapi Hana memasang wajah andalan nya yaitu dingin dan datar. Hana duduk di kursi paling belakang dan pojok dekat jendela.
Selama menunggu kelas masuk Hana mengeluarkan hp nya dan mendengarkan lagu lewat headset nya.
Setelah sekitar satu jam bel pun berbunyi dan kelas yang ramai kini manjadi sedikit sunyi. Lalu dari arah pintu datang guru perempuan mungkin umur nya baru 26 tahun nan.
"Pagi semua" sapa guru itu dengan senyum mengembang
"Pagi" balas semua murid
"Katanya hati ini ada murid baru?" tanya guru itu
"Iya" balas all
"Ayo perkenalan nama kamu" ucap Guru itu menatap Hana
Hana melepas headset nya dan berdiri dari duduk nya.
"Hana" ucap Hana sedikit membungkuk
"Cuma itu saja?" tanya guru itu
"Hmm" balas Hana mengangguk
"Ah sepertinya kamu murid yang jarang berbicara ya" ucap guru itu sedikit tertawa
"Perkenalan nama saya Bu Jung saya guru matematika dan wali kelas disini" ucap Bu Jung
Hana duduk kembali dan menatap Bu Jung datar tanpa minat.
"Nah saya beri tugas pada kalian untuk mengulang pembelajaran kemarin terus kalau sudah jawab soal halaman 75 sampai 77" ucap Bu Jung membuat beberapa murid mengeluh
"Kenapa banyak banget sih bu" ucap Ryung So salah satu murid laki - laki
Iya nih Bu Jung tega banget" timpal Young salah satu murid perempuan
"Ya !! ingat sebentar lagi kalian akan ulangan" ucap Bu Jung
"Tapi banyak banget Bu" ucap Kyung Sang Ook
"Gak ada tapi tapian, ketua kelas nanti kalau sudah selesai saya tunggu di ruangan saya" ucap Bu Jung
"Iya Bu" ucap Aera ( ketua kelas )
"Ya sudah kalau begitu saya keluar dulu" ucap Bu Jung lalu pergi keluar
Beberapa murid ada yang mengerjakan tugas dari Bu Jung tapi ada juga yang sedang berdandan, nonton Drakor di hp, mandangin poster idol mereka dan ada juga yang ngobrol. Sedangkan Hana menatap mereka semua bosan.
"Ini kelas apa tempat nongkrong" gumam Hana
"Yaa!! kalian ini bukan nya mengerjakan tugas dari Bu Jung malah asik sendiri" ucap Aera berkacak pinggang
"Ya, di kerjain nanti kan bisa" ucap Joo Woon yang sedang bermain game
"Lo itu ya kalau di bilangin bukan nya di dengerin malah jawab mulu " ucap Aera
"Terserah gue dong" ucap Joo Woon
"Lo itu mau sekolah apa mau main game" ucap Aera kesal
"Aera lo gak capek apa marah - marah terus?" tanya Soo Yun
"Hah terserah kalian " ucap Aera akhir nya menyerah
Hana mengeluarkan buku nya dan mulai mengerjakan semua tugas dari Bu Jung, walaupun dia hanya berpura pura menjadi murid dia juga harus ikut mengerjakan tugas agar beberapa murid termotivasi walau pun Hana tidak yakin.
Hana menyelesaikan tugas nya hanya dalam waktu 30 menit saja karena baginya tugas seperti ini sangat mudah dengan mata tertutup saja dia bisa.
Selesai mengerjakan tugas Hana memilih tidur sebentar. Tapi baru beberapa menit Hana tertidur dan dia harus bangun dari tidur nya karena mendengar kegaduhan di kelas nya, membuat nya terpaksa melihat apa yang sedang terjadi.
"Sun Hee kerjain punya gue" ucap Chin Sun
"Tap--" ucap Sun Hee
"Heh Chin Sun jangan mentang mentang lo anak kepala sekolah terus lo seenaknya nyuruh nyuruh orang" ucap Aera kesal
__ADS_1
"Otak lo itu di pakai dong, ngapain punya otak kalau gak di gunain" ucap Aera mengejek Chin Sun
"Heh lo ketua kelas miskin mending lo diem aja" ucap Chin Sun balas mengejek
" Udah gak apa - apa gue kerjain aja" ucap Sun Hee menatap Aera
"Tuh orang nya aja mau" ucap Chin Sun melempar buku nya ke meja Sun Hee
"Kerjain aja sendiri" ucap Aera melempar kembali buku Chin Sun dan terjatuh tepat di samping meja nya
"Buku gue jatuh ambil gak" ucap Chin Sun marah
"Ambil aja sendiri" ucap Aera
"Nah lo Sun Hee gak usah kerjain tugas nya nenek sihir, biar dia ngerjain sendiri" ucap Aera menatap Sun Hee yang ada di belakang nya pas
"Lo bilang apa? nenek sihir?" tanya Chin Sun berdiri dan hendak menampar Aera tapi bel langsung berbunyi
"Awas lo Aera" ucap Chin Sun menatap tajam Aera
"Gue tunggu nenek sihir" ucap Aera
Di sekolahan yang terkenal berani melawan orang seperti Chin Sun hanya Aera entah kenapa Aera berani melawan Chin Sun bahkan meledek nya, padahal seluruh murid tau kalau Chin Sun adalah anak dari kepala sekolah jadi para murid takut untuk melawan Chin Sun menyapa saja mereka takut.
"Ayo semua tugas nya di kumpulin" ucap Aera dan tidak di dengarkan oleh beberapa murid karena mereka sibuk mengerjakan
"Gini nih, tadi di suruh ngerjain malah asik sendiri sekarang di suruh ngumpulin malah baru ngerjain, apa salah gue sampai jadi ketua kelas" ucap Aera berbicara sendiri di depan kelas
Aera berjalan mendekati meja mereka satu - satu menarik buku mereka walaupun mereka belum selesai mengerjakan semua tugas.
"Eh Aera gue belum selesai" ucap Young Mi
"Dari tadi gue suruh lo buat ngerjain malah asik dandan" ucap Aera ketus
Setelah itu Hana mengambil paksa semua buku teman - teman nya.
"Aera gue bel--" ucap Joo Woon berdiri
"Mau apa lo, duduk atau tangan Lo patah" ucap Aera menatap tajam Joo Woon membuat Joo Woon takut
Lalu Aera menghampiri meja Hana.
"Lo udah selesai?" tanya Aera
"Hmm" balas Hana mengangguk
"Mana?" tanya Aera
"Ini" balas Hana memberikan bukunya
"Ok" ucap Aera
"Iya" balas Hana datar
"Hmm ya udah" ucap Aera
"Laki - laki semua keluar" teriak murid perempuan kecuali Hana
Lalu semua murid laki - laku keluar, setelah itu semua jendela di tutup pakai gorden dan pintu kelas pun di tutup.
Para murid perempuan mulai mengganti seragam mereka, mereka tidak malu ganti seragam di dalam kelas bersma para murid perempuan lain nya karena mereka memakai t-shirt dan celana pendek. Dan untung nya Hana juga t-shirt dan celana pendek, setelah semua murid berganti seragam mereka berjalan ke arah lapangan dan di sana sudah ada guru olahraga.
Tapi Aera berjalan keluar sambil membawa buku - buku yang harus di bawa ke ruangan Bu Jung.
"Gue temenin" ucap Hana datar
"Eh, gak usah" ucap Aera
"Hmm" balas Hana menggeleng
"Lo itu cuek tapi perhatian" ucap Aera terkekeh kecil
Sampai di depan pintu ruangan Bu Jung Hana mengetuk pintu nya karena tangan Aera membawa banyak buku.
Tok tok tok
"Iya masuk " ucap Bu Jung
ceklek
"Bu ini tugas - tugas nya" ucap Aera meletakkan buku - buku yang dia bawa di atas meja
"Terimakasih" ucap Bu Jung tersenyum
"Sama - sama Bu, kami pergi dulu" ucap Aera lalu pergi keluar di ikuti Hana
"Hana ayo nanti kita bisa di marahi pak Lee" ucap Aera menarik tangan Hana
"Eh" ucap Hana kaget
Sampai di lapangan Hana dan Aera langsung ikut berkumpul dengan teman - teman nya.
"Ayo semua baris dulu" ucap pak Lee
"Iya pak" jawab all
Semua murid baris di lapangan dan mulai pemanasan di pandu oleh pak Lee. Setelah beberapa menit pemanasan mereka mulai berolahraga.
"Hari ini kita akan bermain basket" ucap pak Lee
"Oh iya kemarin - kemarin kan ada yang belum bisa bermain basket? itu siapa?" tanya pak Lee
__ADS_1
"Saya pak" ucap Sun Hee sedikit gugup
"Oh kamu, sekarang kamu sudah bisa bermain basket kan?" tanya pak Lee
"Sudah pak " ucap Sun Hee
"Ya sudah" ucap pak Lee
"Nah nanti aka--" ucap pak Lee belum selesai tapi hp nya berbunyi
"Sebentar ya anak - anak" ucap pak Lee
Pak Lee berjalan sedikit menjauh dan mengangkat telepon nya. Setelah itu pak Lee berjalan ke arah murid - murid.
"Maaf anak - anak seperti nya kalian harus olahraga sendiri karena ada rapat mendadak, nanti kalian bagi sendiri kelompok nya, perempuan sama perempuan dan laki - laki sama laku - laki" ucap pak Lee
"Baik pak" ucap all
"Kalau begitu saya pergi dulu" ucap pak Lee lalu pergi
"Nah kalau gitu kelompok nya kayak biasanya aja ya" ucap Aera
"Nah Hana kamu masuk kelompok gue"ucap Aera
"Hmm" ucap Hana mengangguk
"Lo bisa main basket kan?" tanya Aera
"Bisa" ucap Hana
"Syukurlah, di kelompok gue itu kebanyakan baru pada belajar main basket sedangkan kelompok Chin Sun emang sudah pandai bermain basket jadi setiap kita tanding kelompok kita pasti kalah terus" ucap Aera dan di angguki oleh yang lain
"Lo gak bisa?" tanya Hana
"Gue bisa tapi gue akui kalau Chin Sun emang lebih pandai bermain basket" ucap Aera
"Kali ini kelompok kita bakal menang" ucap Hana tersenyum kecil
"Semoga aja" ucap Aera
"Heh kalian udah selesai ngobrol nya?" tanya Chin Sun menatap kelompok Aera remeh
"Kali ini kelompok gue bakal menang" ucap Aera
"Jangan mimpi" ucap Hyun Jae
"Ok kita buktikan" ucap Aera
Kelompok Aera dan kelompok Chin Sun mulai siap - siap dan saat peluit bertiup Aera dan Chin Sun berebut bola.
Para murid laki - laki hanya melihat di pinggir lapangan sambil duduk. karena mereka akan bermain setelah murid perempuan.
"Gue rasa ya kayak nya kali ini kelompok Aera yang bakal menang" ucap Joo Woon
"Lo tau dari mana?" tanya Ryung So
"Gue juga gak tau tapi entah kenapa gue yakin banget kalau kelompok Aera bakal menang" ucap Joo Woon
"Ya udah kita lihat dulu" ucap Ryun So
Sekarang ini kelompok Chin Sun sudah mendapat satu poin.
"Gue yakin kelompok lo bakal kalah" ucap Chin Sun
"Permainan baru di mulai sekarang" ucap Hana menyeringai membuat kelompok Chin Sun kaget
"Hana" ucap Panggil Aera
"Diem aja, gue gak suka sama kekalahan" ucap Hana dingin
Kelompok Chin Sun mulai maju dan saat Chin Sun sudah dekat dengan Hana, Hana mulai merebut bola nya dari tangan Chin Sun dengan cepat dan langsung memasukkan ke dalam ring.
"Wah wah, lo liat gak tadi cepat banget gerakan nya" ucap Ryun So
"Iya, gue gak nyangka kalau anak baru itu bisa main basket" ucap Joo woon
Semua murid terkejut dengan kecepatan Hana saat mengambil alih bola yang ada di tangan Chin Sun.
"Hana lo hebat banget" teriak Aera
"Ck, sial" ucap Chin Sun kesal
Semakin lama permainan semakin memanas dan yang bermain bukan nya per kelompok mereka pertandingan itu seperti satu lawan satu. Semua murid fokus ke arah Hana dan Chin Sun yang sedang bermain basket. Sebenarnya mereka melihat ke arah Hana karena kagum dengan Hana dengan mudah nya memasukkan bola ke dalam ring dan mengambil bola dari tangan Chin Sun padahal Chin Sun adalah termasuk pemain basket perempuan terbaik di sekolahan. Akhir nya permainan di menangkan oleh kelompok Aera.
"Kita menang" ucap Aera memeluk Hana
"Eh iya" ucap Hana kaget
"Makasih ya Hana" ucap Sun Hee tersenyum
"Tuhkan bener kata gue kalau kelompok Aera yang menang" ucap Joo Woon
"Iya, tapi tadi Hana keren banget dia udah kayak pemain basket profesional " ucap Ryun Hee kagum
"Semua nya boleh istirahat" ucap Aera
Semua murid keluar dari lapangan dan berjalan ke arah kantin.
"Ayo kita ke kantin" ucap Aera menggandeng tangan Hana dan Sun Hee
Maaf kalau banyak typo 🙏
__ADS_1