Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 53


__ADS_3

"Sekarang kalian jelaskan ke Mommy. Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Mommy setelah semua kembali tenang.


"Biar Daddy aja yang jelaskan Mom" kata Kevin


David hanya menghela nafas berat. David pun akhirnya menceritakan semuanya tanpa terlewat satupun pada Istrinya itu.


Mommy yang mendengar cerita suaminya itu pun langsung terkejut sampai tak terasa cairan bening telah membasahi pipi nya.


"Dan setelah kejadian itu Daddy pergi ke sini dan membangun bisnis dari awal lagi" kata David memgakhiri ceritanya.


"Kenapa kamu tega sekali sampai melakukan itu" kata Mommy disela isakan nya


"Maafkan Daddy Mom" kata David penuh penyesalan


"Daddy benar benar menyesal " tambahnya lagi


"Sudah kalian tak perlu bertengkar aku dan Kak Syasya sudah memaafkan Om" kata Alifiya


"Kami mencoba ikhlas menerima semua kenyataan ini" Alifiya tersenyum


"Terimakasih Fiya, kamu memang perempuan yang baik. Kevin sangat beruntung bisa mendapatkan mu" Mommy langsung memeluk Alifiya dan menangis haru


"Iya Mom" jawab Alifiya tersenyum


"Oh ya, kapan kapan Mommy mau bertemu dengan kaka mu" Mommy melepas pelukan nya dan menghapus air matanya


"Iya Mom" jawab Alifiya


Setelah pembicaraan itu mereka langsung makan siang bersama. Alifiya merasa lebih lega karna sudah bisa mengikhlas kan semuanya dan tidak menyimpan dendam pada siapa pun. Benar kata pepatah lebih indah memaafkan daripada menyimpan dendam.

__ADS_1


Setelah selesai makan siang mereka kembali berkumpul di taman belakang. Mereka menggelar tikar dan duduk lesehan di atas tikar sambil ditemani cemilan dan minuman segar. Mereka bercanda, tertawa dan bercerita bersama.


"Jadi kapan kalian akan menikah?" tanya Daddy


"Aku tergantung Fiya aja Dad" jawab Kevin santai


"Jadi bagaimana Fiya apa kamu sudah siap menikah dengan Kevin?" tanya Mommy yang sudah tidak sabar


Alifiya hanya tersenyum malu sebelum Dia menganggukan kepalanya.


"Fiya siap Mom" kata Alifiya


"Kalau gitu kamu cepat tentukan tanggal perniakahan nya Tuan Muda" kaat Daddy pada Kevin


"Kalau bulan depan gimana Dad?" tanya Kevin


"Bagus.. Lebih cepat lebih baik apalagi kalian sudah cukup lama pacaran. Nanti Daddy bantu mempersiapkan pernikahan mu" kata Daddy tersenyum senang


"Kevin terserah Alifiya saja Mom. Gimana sayang?" tanya Kevin pada Alifiya yang dari tadi hanya diam menyimak pembicaraan mereka.


Alifiya hanya diam berfikir sejenak. Sebenarnya Dia ingin jika pernikahan nya dilaksanakan di tanah air. Tapi Alifiya juga tak kuasa menolak permintaan calon mertua nya itu.


"Katakan saja sayang" Kevin tahu apa yang difikirkan kekasihnya, terlihat jelas dari raut wajah nya.


"Kalau boleh aku mau kita menikah di tanah air saja" kata Alifiya ragu


"Baiklah sayang kalo kamu maunya begitu. Nanti biar kami yang ke Indonesia" kata Mommy tersenyum


"Jadi semuanya sepakat ya. Kalian nikah bulan depan" kata Daddy semangat

__ADS_1


Mereka pun mengangguk dan tersenyum bahagia.


................


Ditempat Alisya dan Vano baru saja selesai dengan kegiatan panas mereka. Setelah 5 bulan berpisah Vano menjadi sangat ganas dan tak ada puasnya. Meskipun begitu Dia tetap melakukan nya dengan sangat lembut apalagi mengingat Alisya sekarang sedang hamil.


Sekarang mereka sedang duduk berpelukan. Alisya menyandarkan kepalanya di dada bidang Vano sambil memainkan jari telunjuk nya membentuk pola tidak jelas di dada Vano.


"Sayang gimana kabar Alifiya disana ya? Apa orang tua Kevin akan menerimanya?" tanya Alisya mencemaskan keadaan adik nya


"Kamu tenang aja sayang. Om David sama Tante Medina itu orang nya baik ko" kata Vano mencium kepala istrinya


"Mereka pasti bisa menerima Fiya, apalagi Fiya kan orang nya ramah dan gampang mengakrabkan diri sama orang lain" kata Vano lagi


"Semoga ya sayang" kata Alisya mendongak dan tersenyum ke arah Vano.


Cupp


Vano segera mengambil kesempatan untuk mencium bibir istrinya yang terlihat manis itu. Vano melu*at bibir Alisya dengan sangat lembut. Dengan satu gerakan Vano sudah berada diatas Alisya. Kini Vano mulai menciumi setiap lekuk tubuh istrinya. Saat sampai diperut Alisya yang sudah buncit Vano mengelusnya dengan penuh kasih sayang.


"Anak Papa sedang apa di dalam perut Mama" kata Vano mendekatkan bibir nya ke perut Alisya


Vano mengelus perut istrinya dan baby nya merespon dengan menendang nendang perut Alisya sehingga membuat Vano tersenyum bahagia.


"Sayang baby gerak" kata Vano antusias


"Kamu kangen ya sama Papa yang ganteng ini" kata Vano narsis


Alisya hanya tersenyum melihat tingkah suaminya yang terus mengajak ngobrol baby dan mengelus perut nya. Alisya sangat bersyukur bisa memiliki suami seperti Vano yang bisa merubah hidup nya menjadi berwarna kembali setelah tragedi waktu itu.

__ADS_1


Jangan Lupa Like, komen dan Vote 🤗🤗


__ADS_2