Gadis Misterius

Gadis Misterius
Part 15


__ADS_3

Hari ini Reno dan Satya akan melaksanakan miting di Restoran x. Mereka akan miting dengan perusahaan Latif property. Tak lama kemudian Siska dan Alifiya datang.


"Selamat siang.. Maaf kami terlambat" Siska sambil menarik kursi lalu duduk diikuti Alifiya.


"Tidak masalah. Ohh ya kenalkan ini CEO BRM GROUP namanya Tuan Satya" kata Reno


"Ohh. perkenalkan saya Siska dan ini Alifiya adik sekaligus asisten saya" Siska memperkenalkan


"Satya" jawab Satya dingin


'Isshh. Dingin sekali Dia' Alifiya


"Bisa kita mulai sekarang.. Saya tak punya banyak waktu" Kata Satya dingin


"Baik Tuan. kita mulai " jawab Alifiya


Akhirnya mereka pun memulai miting siang ini. Setelah miting Siska mengajak makan malam terlebih dahulu..


"Kita makan siang dulu Tuan" ajak Siska


"Tidak usah.. saya sudah makan" jawab Satya sambil berdiri dari duduknya.


"Bos kita makan dulu lah sebentar.. Kasian kan Siska sudah baik mengajak makan siang" Kata Reno menahan Satya


Satya menaikan satu alisnya seolah minta penjelasan dari Reno. Reno yg ditatap seperti itu oleh Satya hanya cengengesan sambil menggaruk kepala yg tidak gatal.


"Kalian makanlah. Saya pergi ke kantor dulu. Reno mana kunci mobil mu.? Nanti kamu naik taxi aja" Ucap Satya yg tau Reno sangat ingin makan siang dengan klien nya.


"Ini Bos. Terimakasih . Nanti saya pulang naik taxi saja" Reno menyerahkan kunci mobil kepada Satya


"Saya permisi dulu semuanya" ucap Satya sambil berjabat tangan dengan Siska dan Alifiya bergantian.


"Terimakasih banyak atas waktunya Tuan Satya" Siska dan Alifiya mengangguk hormat.


Satya hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan mereka bertiga. Tak lama kemudian pelayan datang merekapun langsung memesan makanan.

__ADS_1


Tak lama kemudian peasanan makanan pun datang. Mereka langsung memakan nya hingga habis tak tersisa.


Setelah selesai makan tiba tiba ponsel Alifiya berdering menandakan ada telpon yg masuk. Alifiya tersenyum saat melihat siapa yg menelpon nya.


"Hallo assalamualaikum " sapa Alifiya


"Waalaikumsalam. Be kamu dimana?" tanya Kevin di sebrang sana


"Aku baru aja beres makan.. sekarang masih di Restoran x" jawab Alifiya


"oke.. aku kesana sekarang. kebetulan kerjaan ku sudah selesai jadi kita jalan sekarang" Kevin


"iya aku tunggu ya. Assalamualaikum " Alifiya


"Waalaikumsalam sayangku" Kevin tersenyum bahagia dan langsung menutup telpon nya.


"Siapa yg nelpon Fiya?" tanya Siska


"Mas Kevin kak. Dia mau jemput aku disini katanya mau ngajak jalan. Kaka gk papa kan aku tinggal?" tanya Alifiya


"iya kak. oh ya Kak Reno titip Kaka ku ya" Alifiya berdiri dari duduknya dan menyelempangkan tas nya di bahu.


"Siap" jawab Reno tersenyum


"Ya udah aku pergi dulu. Assalamualaikum " Alifiya tak lupa cipika cipiki dulu bersama Siska


"Waalaikumsalam " jawab mereka serempak


Setelah Alifiya berlalu pergi Kini tinggal Siska dan Reno. Suasana mendadak menjadi canggung.


"Siska aku mau ngomong serius sama kamu" Reno memecah keheningan diantara mereka.


"Apa?" tanya Siska santai


Tiba tiba Reno berlutu di hadapan Siska dan mengeluarkan kotak cincin dari saku jas nya. Reno membuka kotak cicin itu dan terlihat lah Cincin berlian yg indah dan tentu nya pasti mahal.

__ADS_1


Siska terkejut melihat apa yg sedang Reno lakukan padanya. Untuk beberapa saat Dia hanya diam mematung dengan tangan menutup mulut nya karna sangat terkejut.


"Siska maukan kau menjadi istriku. Ibu dari anak anak ku dan menjadi pendamping hidupku selamanya" ucap Reno lancar sekali


Reno sudah menyiapkan cicin dan kata kata itu jauh jauh hari. Tapi Dia belum ada keberanian untuk mengatakan nya. Tapi hari ini entah ada angin apa keberanian itu muncul sehingga Reno mampu menyatakan perasaan nya pada Siska. Tak tanggung tanggung Reno langsung melamar nya bukan hanya menembak Siska untuk jadi pacarnya.


Siska masih diam mencoba menetralkan jantungnya yg sudah berdetak kencang.. Siska benar benar tak menyangka akan langsung dilamar oleh Reno. Tak bisa dipungkiri Siska juga sudah jatuh cinta sama pria yg ada di depan nya ini.


"Gimana Sis apa kamu mau?" tanya Reno lagi karna melihat Siska hanya diam


"Ya aku mau" jawab Siska mantap dengan mata berkaca kaca


Reno tersenyum bahagia Dia langsung menyematkan Cincin itu di jari manis Siska. Lalu Reno mencium tangan Siska dan berdiri memeluk Siska sangat erat.


"Mas Reno aku gak bisa nafas" ucap Siska dipelukan Reno karna Reno memeluknya sangat erat.


"Hehe. maaf sayang.. soalnya aku terlalu bahagia" Reno cengengesan dan langsung melepas pelukan nya


Siska hanya tersenyum malu malu karna Reno langsung memanggil nya sayang.


"Ayo kita pulang biar aku antar" ajak Reno menggandeng tangan Siska


Mereka pun berjalan bergandengan tangan keluar Restoran. Sesampainya di parkiran Reno langsung meminta kunci mobil Siska agar Dia yg menyetir. Siska pun hanya menurut dan masuk kedalam mobil.


"kalau kamu anterin aku.. nanti kamu pulang nya gimana?" tanya Siska setelah masuk kedalam mobil


"tenang aja aku bisa naik taxi ke kantor soalnya mobilku masih di kantor" Reno tersenyum dan mengelus kepala Siska


"ohh. baiklah" Siska tersenyum malu malu karna diperlakukan lembut oleh Reno.


jangan lupa Vote, like dan komen ya.


Maaf kalo masih banyak kesalahan.


Untuk saat ini akan menceritakan Reno dan Kevin dulu ya. Soalnya saya tidak menceritakan Pemeran utamanya saja takut membosankan. Terimakasih 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2